ATAPKOTA.COM, JAWA TENGAH – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan ke Masjid Chodijah Ngadiluwih, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, dalam agenda silaturahmi bersama jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Karanganyar pada Kamis, 26 Maret 2026.
Kehadiran orang nomor dua di Indonesia itu disambut pengurus PCNU serta masyarakat sekitar. Dalam kunjungan tersebut, Gibran juga berdialog langsung dengan Ketua PCNU Karanganyar, KH Nuril Huda, membahas sejumlah isu strategis yang berkembang di tingkat nasional maupun global.
Usai pertemuan, KH Nuril Huda menyampaikan apresiasi atas kedatangan Wakil Presiden yang dinilainya sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap ulama dan masyarakat.
“Bagi kami, ini sebuah kehormatan. Kehadiran Bapak Wakil Presiden, terlebih datang secara langsung ke sini, menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Nahdliyin di Karanganyar,” ujar Nuril kepada awak media.
Dalam pertemuan tersebut, kata Nuril, Wakil Presiden menyoroti pentingnya menjaga stabilitas nasional dan suasana kondusif di tengah masyarakat. Menurutnya, stabilitas tersebut menjadi faktor utama dalam memastikan berbagai agenda nasional berjalan dengan baik.
Selain itu, pembahasan juga menyinggung persiapan penyelenggaraan ibadah haji agar dapat berlangsung lancar dan sesuai rencana pemerintah.
“Beliau menekankan pentingnya menjaga kondisi negara tetap kondusif, termasuk memastikan pelaksanaan ibadah haji berjalan dengan baik dan sesuai rencana,” kata Nuril.
Dalam kesempatan itu, Gibran juga menyinggung arah kebijakan pemerintah di bidang pendidikan, khususnya penguatan peran pesantren sebagai salah satu pilar penting pendidikan keagamaan dan sosial di Indonesia.
Nuril menambahkan, Wakil Presiden turut membahas dinamika geopolitik global, termasuk perkembangan situasi di Iran. Pemerintah, kata dia, terus memantau kondisi tersebut untuk memastikan keselamatan warga negara Indonesia yang berada di kawasan itu.
“Beliau menyampaikan bahwa pemerintah terus mengupayakan perlindungan bagi WNI di sana, baik yang bekerja maupun yang sedang menjalankan ibadah umrah, agar dapat kembali ke Tanah Air dengan aman,” ujarnya.
Kunjungan tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah dan tokoh agama, sekaligus mempererat persatuan dalam mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan. (Edo/red)

































