ATAPKOTA.COM, SRAGEN – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka memanfaatkan momentum Idulfitri 1447 Hijriah untuk bersilaturahmi dengan kalangan pesantren. Dalam agenda tersebut, Gibran mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Walisongo di Kabupaten Sragen dan Ponpes Az-Zayadiyy di Surakarta, Jawa Tengah, pada Kamis, 26 Maret 2026.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mempererat hubungan dengan ulama serta santri, sekaligus memperkuat peran pesantren dalam mendukung berbagai program pembangunan nasional.
Saat tiba di Ponpes Walisongo Sragen, Wakil Presiden disambut para pengurus pesantren, santri, serta masyarakat sekitar. Ia menyempatkan diri bersalaman dan menyapa para santri. Dalam kesempatan tersebut, Gibran juga membagikan bingkisan berisi alat tulis kepada para santri.
Dalam kunjungan itu, Gibran didampingi Bupati Sragen Sigit Pamungkas. Keduanya kemudian melakukan pertemuan tertutup dengan Pengasuh Ponpes Walisongo, KH Ma’ruf Islamuddin, beserta jajaran pengurus pesantren.
Wakil Pengasuh Ponpes Walisongo, Muhammad Bahrul Mustawa, mengatakan pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Menurutnya, pembicaraan diwarnai doa serta harapan agar kepemimpinan nasional mampu menjalankan amanah dengan baik.
“Pengasuh pesantren mendoakan agar Mas Gibran, Presiden Prabowo Subianto, dan seluruh jajaran pemerintahan diberi kekuatan menjalankan amanah dengan jujur sehingga program-program pemerintah dapat berjalan dengan baik,” kata Mustawa.
Dalam dialog tersebut, lanjut Mustawa, Wakil Presiden juga memaparkan sejumlah program prioritas pemerintah. Beberapa di antaranya program Makan Bergizi Gratis (MBG), rencana pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren, serta pembangunan rumah haji.
Selain itu, Gibran turut menyinggung pentingnya pengembangan talenta digital di lingkungan pesantren. Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pesantren didorong mulai mengenalkan teknologi baru kepada para santri.
“Beliau menyampaikan agar pesantren tidak hanya berfokus pada kegiatan pembelajaran konvensional. Santri juga didorong mulai mempelajari teknologi seperti kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan robotika,” ujar Mustawa.
Usai mengunjungi Ponpes Walisongo, Wakil Presiden melanjutkan kunjungan ke Ponpes Az-Zayadiyy Surakarta. Kedatangan Gibran disambut Ketua Ponpes Az-Zayadiyy, Rakha, bersama jajaran pengurus dan para santri.
Dalam kesempatan itu, Wakil Presiden juga berdialog dengan Pengasuh Ponpes Az-Zayadiyy, KH Abdul Karim atau yang akrab disapa Gus Karim. Pembahasan dalam pertemuan tersebut tidak jauh berbeda dengan diskusi yang dilakukan di Ponpes Walisongo, yakni mengenai peran pesantren dalam mendukung program pemerintah serta penguatan pendidikan santri di era teknologi.
Kunjungan ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara pemerintah dan kalangan pesantren sekaligus mendorong kontribusi santri dalam pembangunan nasional di berbagai bidang.(Edo/red)
































