Sebanyak 1.100 Atlet Pelajar Ikuti Popkot Medan 2026

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:30 WIB

40141 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 1.100 atlet pelajar mengikuti Popkot Medan 2026.

Sebanyak 1.100 atlet pelajar mengikuti Popkot Medan 2026.

ATAPKOTA.COM, MEDAN — Sebanyak 1.100 atlet pelajar dari berbagai sekolah di Kota Medan meramaikan pembukaan Pekan Olahraga Pelajar Kota (Popkot) Medan Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Balai Desa Helvetia, Kamis, 21 Mei 2026. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas.

Dalam kegiatan itu, Rico Waas hadir bersama unsur pemerintah daerah, pengurus cabang olahraga, pelatih, serta guru olahraga. Turut hadir Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Aswindy dan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Laksamana Putra Siregar.

Di hadapan para atlet pelajar, Rico Waas menegaskan bahwa Popkot tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga bagian dari proses pembinaan atlet usia dini untuk melahirkan generasi berprestasi di masa mendatang.

“Popkot diharapkan terus melahirkan bibit-bibit atlet baru dari Kota Medan yang nantinya mampu berkembang hingga tingkat lebih tinggi,” ujar Rico Waas.

Suasana pembukaan berlangsung meriah ketika Rico Waas berinteraksi langsung dengan para atlet pelajar. Ia mengajak para peserta berdialog mengenai cita-cita dan semangat meraih prestasi melalui olahraga.

Menurutnya, keberhasilan seorang atlet tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang yang membutuhkan disiplin, latihan rutin, konsistensi, dan mental yang kuat.

“Menjadi juara tentu menjadi harapan semua atlet. Namun, prestasi itu harus dibangun sejak dini melalui keseriusan, keteguhan, rutinitas latihan yang baik, dan kedisiplinan,” katanya.

Rico Waas juga mengingatkan para atlet muda agar menjaga lingkungan pergaulan dan menjauhi berbagai aktivitas negatif yang berpotensi merusak masa depan generasi muda.

Ia mengajak para pelajar untuk tetap fokus mengembangkan kemampuan di bidang olahraga serta menghindari penyalahgunaan narkoba, perjudian daring, maupun tindakan lain yang merugikan diri sendiri.

Dalam kesempatan tersebut, Rico Waas turut mengundang sejumlah atlet muda ke atas panggung. Di antaranya Adrian Nicolas, atlet judo dari SMA Negeri 11 Medan yang telah meraih sabuk hitam setelah berlatih selama lima tahun. Selain itu, hadir pula Rayan Arutala, atlet panjat tebing berusia enam tahun, serta Cut Nadin Fitriani, atlet karate dari SMP Negeri 14 Medan.

Interaksi hangat dan kuis ringan yang diberikan Rico Waas kepada para atlet muda itu disambut antusias peserta dan tamu undangan. Suasana penuh semangat dan gelak tawa beberapa kali terdengar di area kegiatan.

Rico Waas mengaku bangga melihat potensi dan talenta atlet muda Kota Medan yang dinilainya memiliki peluang berkembang apabila mendapat pembinaan berkelanjutan.

“Ada banyak potensi dari anak-anak kita. Talenta mereka sangat baik dan harus terus dijaga serta dikembangkan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Medan, T. Chairuniza, menyampaikan bahwa Popkot Medan 2026 mempertandingkan 12 cabang olahraga, yakni bulu tangkis, catur, gulat, judo, karate, panjat tebing, pencak silat, renang, taekwondo, tenis lapangan, tenis meja, dan tinju.

Menurutnya, pelaksanaan Popkot berlangsung pada 21 hingga 26 Mei 2026 dengan total 320 medali yang diperebutkan, terdiri atas 92 medali emas, 91 perak, dan 137 perunggu.

“Seluruh pembiayaan kegiatan bersumber dari APBD Kota Medan Tahun Anggaran 2026,” kata Chairuniza.

Pembukaan Popkot Medan 2026 ditandai dengan pelepasan balon ke udara oleh Rico Waas bersama jajaran Pemerintah Kota Medan dan para atlet pelajar. (Mery/red)

Berita Terkait

Kejar-kejaran di Pematangsiantar, Dua Warga Sumbar Diamankan Polisi Setelah Mobil Diduga Tabrak Sejumlah Pengguna Jalan
Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng
Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural
Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong
Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi
Wapres Gibran Temui Pengungsi Gempa Sikka, Pastikan Kebutuhan Dasar dan Kelompok Rentan Terpenuhi
Tinjau Pelabuhan, Gereja, dan RSUD di Sikka, Wapres Gibran Soroti Fasilitas yang Perlu Segera Diperbaiki
Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Kejar-kejaran di Pematangsiantar, Dua Warga Sumbar Diamankan Polisi Setelah Mobil Diduga Tabrak Sejumlah Pengguna Jalan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:40 WIB

Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:45 WIB

Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Tinjau Pelabuhan, Gereja, dan RSUD di Sikka, Wapres Gibran Soroti Fasilitas yang Perlu Segera Diperbaiki

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Bertolak ke NTT, Wapres Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Penanganan Pascabencana

Berita Terbaru