Tinjau Renovasi SDN 7 Jangka, Wapres Gibran Pastikan Siswa Kembali Belajar dengan Layak

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:38 WIB

4022 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

: Gibran meninjau renovasi SDN 7 Jangka di Bireuen

: Gibran meninjau renovasi SDN 7 Jangka di Bireuen

ATAPKOTA.COM, BIREUEN – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau progres renovasi SD Negeri 7 Jangka, Kabupaten Bireuen, Aceh, pada Kamis (6/8/2026). Sekolah tersebut sebelumnya mengalami kerusakan pada bangunan dan fasilitas belajar akibat banjir lumpur yang terjadi pada November 2025.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda kerja Wapres di Kabupaten Bireuen sekaligus upaya pemerintah memantau pemulihan layanan dasar pascabencana, khususnya fasilitas pendidikan.

Saat meninjau sekolah, Gibran melihat langsung perkembangan renovasi serta mendengarkan kebutuhan dari pihak sekolah. Ia meminta pemerintah memastikan berbagai fasilitas penunjang pembelajaran tersedia sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung secara aman dan nyaman.

Gibran juga menyoroti kebutuhan perlengkapan belajar bagi siswa. Ia meminta Plt. Sekretaris Wakil Presiden Al Muktabar berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

“Kebutuhan sekolahnya harus dipenuhi. Mau belajar pakai apa. Nanti dibantu, ya, Pak, dengan Pak Kadisnya (Kepala Dinas),” ujar Gibran kepada Al Muktabar yang turut mendampinginya.

Gibran kemudian meminta Kepala SD Negeri 7 Jangka, Mariana, memastikan perlengkapan pembelajaran, termasuk buku, segera dipenuhi.

“Bu, nanti yang buku-buku segala macam harus dipenuhi, ya,” kata Gibran.

Dalam peninjauan itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bireuen Muslim melaporkan perkembangan renovasi sekolah. Berdasarkan laporan tersebut, pengerjaan renovasi telah mencapai 86 persen dan ditargetkan selesai pada Oktober 2026.

Guru Wali Kelas V SD Negeri 7 Jangka, Suhaiman, menjelaskan bahwa banjir lumpur sebelumnya membuat sekolah tidak dapat digunakan secara optimal. Sejumlah perlengkapan belajar mengalami kerusakan sehingga aktivitas pembelajaran ikut terdampak.

“Setelah banjir memang tidak bisa digunakan. Semua peralatan sekolah sudah hancur. Seperti meja dan kursi tidak bisa digunakan lagi. Buku pelajaran sekolah untuk anak-anak juga tidak bisa dipakai,” ujar Suhaiman.

Menurut Suhaiman, kondisi sekolah kini berangsur membaik setelah proses renovasi berjalan. Pihak sekolah dan masyarakat setempat menyambut baik perbaikan fasilitas tersebut karena siswa dapat kembali menggunakan ruang dan sarana belajar yang telah diperbaiki.

“Setelah renovasi ini kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Wapres yang telah memberikan bantuan, terutama untuk fasilitas sekolah dan renovasi gedung. Alhamdulillah, hari ini kami sudah bisa menggunakannya kembali,” katanya.

Suhaiman menambahkan, masyarakat sekitar turut merasakan manfaat dari pemulihan sekolah tersebut. Ia berharap seluruh fasilitas pendukung pembelajaran dapat segera dilengkapi sehingga proses pendidikan berjalan lebih optimal.

Dalam kesempatan tersebut, Gibran mengapresiasi kerja sama pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, tenaga pendidik, serta berbagai pihak yang ikut mempercepat pemulihan SD Negeri 7 Jangka.

Menurut Gibran, kolaborasi berbagai pihak penting dalam mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan yang terdampak bencana. Namun, penyediaan sarana dan prasarana pendidikan yang aman dan layak tetap menjadi bagian dari tanggung jawab negara.

Kunjungan tersebut juga menjadi momentum bagi pemerintah untuk memastikan proses renovasi tidak hanya berfokus pada pemulihan bangunan, tetapi juga memenuhi kebutuhan perlengkapan pembelajaran bagi siswa dan guru.

Turut mendampingi Wapres dalam kunjungan tersebut Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Bupati Bireuen Mukhlis, dan Bunda Guru PGRI Kabupaten Bireuen Sadriah.(RE/red)

Berita Terkait

Renovasi Gedung Kantor Imigrasi Asahan Dimulai, Bupati dan Wabup Ikuti Doa Bersama
Presiden Prabowo Dorong Pembaruan Buku Ajar dan Penguatan Budaya Membaca
38 Anggota Pramuka Pematangsiantar Dilepas Ikuti Jambore Nasional XII di Cibubur
Kapolsek Dolok Silau Pimpin Sambang Warga dan Pantau Salat Jumat
Wakil Wali Kota Herlina Hadiri Ceremonial Start Sumatera Utara Rally 2026 di Pematangsiantar
Nias Utara Akan Punya Rumah Produksi Kelapa, Pemprov Sumut Siapkan Anggaran Rp 2 Miliar
ALAMP AKSI Soroti IUP, E-Katalog, dan Dugaan Jual Beli Jabatan di Aceh
Warga Sambut Rencana Pembangunan SD Negeri Lasara di Nias Utara, Siswa Belajar dengan Fasilitas Terbatas

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:02 WIB

Renovasi Gedung Kantor Imigrasi Asahan Dimulai, Bupati dan Wabup Ikuti Doa Bersama

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:27 WIB

Presiden Prabowo Dorong Pembaruan Buku Ajar dan Penguatan Budaya Membaca

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:43 WIB

38 Anggota Pramuka Pematangsiantar Dilepas Ikuti Jambore Nasional XII di Cibubur

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:40 WIB

Kapolsek Dolok Silau Pimpin Sambang Warga dan Pantau Salat Jumat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Wakil Wali Kota Herlina Hadiri Ceremonial Start Sumatera Utara Rally 2026 di Pematangsiantar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:32 WIB

ALAMP AKSI Soroti IUP, E-Katalog, dan Dugaan Jual Beli Jabatan di Aceh

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:55 WIB

Warga Sambut Rencana Pembangunan SD Negeri Lasara di Nias Utara, Siswa Belajar dengan Fasilitas Terbatas

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:55 WIB

Dialog P4GN di Medan, Wagub Surya Dorong Generasi Muda Bangun Integritas

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Kapolsek Dolok Silau Pimpin Sambang Warga dan Pantau Salat Jumat

Jumat, 7 Agu 2026 - 22:40 WIB