ATAPKOTA.COM, ACEH – Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung kondisi Aceh di tengah proses penanganan dan pemulihan pascabencana. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat perkembangan di lapangan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat terdampak.
Gibran mengatakan, kehadirannya di Aceh bukan hanya untuk memantau proses pemulihan, tetapi juga mendengar secara langsung aspirasi, masukan, dan kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana.
“Kehadiran saya di Aceh hari ini adalah untuk melihat langsung kondisi di lapangan, memantau perkembangan penanganan pascabencana yang sedang berjalan, sekaligus mendengar langsung aspirasi, masukan, dan kebutuhan masyarakat terdampak,” ujar Gibran.
Menurut Gibran, pemerintah terus berupaya mempercepat pemulihan infrastruktur dan layanan dasar di wilayah terdampak. Namun, dia mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan yang harus diselesaikan serta tantangan yang perlu dibenahi.
Gibran menegaskan, pemerintah terbuka terhadap aspirasi, masukan, maupun kritik konstruktif dari masyarakat. Menurutnya, masukan tersebut penting agar kebijakan dan langkah pemulihan yang dilakukan pemerintah benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga.
“Saya terbuka terhadap setiap aspirasi, masukan, maupun kritik yang konstruktif agar setiap langkah pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut, Gibran juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang terlibat dalam proses penanganan dan pemulihan pascabencana.
Apresiasi itu diberikan kepada jajaran pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, relawan, lembaga swadaya masyarakat, dunia usaha, serta seluruh elemen masyarakat yang bergotong royong membantu warga terdampak.
Menurut Gibran, semangat gotong royong menjadi bagian penting dalam proses pemulihan. Namun, dia menekankan bahwa penyediaan infrastruktur yang aman dan layak digunakan tetap menjadi tanggung jawab negara.
“Semangat gotong royong ini sangat berharga, namun pembangunan infrastruktur yang aman dan layak pakai adalah tanggung jawab negara,” ujar Gibran.
Ia memastikan pemerintah akan terus mengawal proses penyelesaian pemulihan infrastruktur agar masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman.(red)































