ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Kapolsek Dolok Silau AKP M. Nasir Daulay, S.H., memimpin rangkaian kegiatan personel Polsek Dolok Silau di sejumlah lokasi pada Jumat, 7 Agustus 2026. Kegiatan tersebut meliputi sambang ke lokasi pemeliharaan jalan, pemantauan pelaksanaan salat Jumat, serta dialog dengan warga untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
AKP M. Nasir Daulay mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya personel Polsek Dolok Silau untuk memperkuat kehadiran kepolisian di tengah masyarakat sekaligus menjaga kondisi wilayah tetap aman dan kondusif.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri dalam menyapa masyarakat secara langsung sekaligus memastikan situasi Kamtibmas tetap kondusif di wilayah hukum Polsek Dolok Silau,” ujar Nasir saat dikonfirmasi awak media pada Jumat malam.
Rangkaian kegiatan berlangsung sejak sekitar pukul 10.00 WIB hingga 18.00 WIB. Dalam pelaksanaannya, personel mendatangi tiga lokasi, yakni Nagori Cingkes-Bawang, Masjid Agung Kabanjahe, dan Nagori Panribuan.
Kegiatan pertama berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB di lokasi proyek pemeliharaan jalan yang menghubungkan Nagori Cingkes dan Bawang.
Kapolsek bersama personel melakukan sambang sekaligus berkomunikasi dengan pihak yang berada di lokasi proyek. Kegiatan tersebut diarahkan untuk mengetahui perkembangan pekerjaan serta memastikan komunikasi antara petugas kepolisian dan masyarakat di sekitar lokasi tetap terjalin.
“Kami melakukan sambang ke lokasi proyek pemeliharaan jalan Cingkes-Bawang untuk memantau perkembangan pengerjaan sekaligus menjalin komunikasi dengan pihak-pihak yang terlibat,” kata Nasir.
Namun, dari informasi yang disampaikan dalam laporan kegiatan tersebut, belum dijelaskan secara rinci mengenai pihak pelaksana proyek, sumber anggaran, nilai pekerjaan, maupun progres fisik proyek.
Informasi tersebut penting apabila kegiatan pemantauan proyek hendak diberitakan lebih jauh sebagai bagian dari pengawasan terhadap pekerjaan publik.
Sekitar pukul 12.30 WIB, personel Polsek Dolok Silau melanjutkan kegiatan dengan melakukan pemantauan pelaksanaan salat Jumat di Masjid Agung Kabanjahe.
Menurut Nasir, pemantauan tersebut merupakan langkah preventif kepolisian untuk menjaga keamanan selama masyarakat melaksanakan ibadah.
“Monitoring salat Jumat kami laksanakan sebagai bentuk pengamanan preventif sekaligus wujud kepedulian Polri terhadap kekhusyukan masyarakat dalam menjalankan ibadah,” ujarnya.
Dalam naskah laporan kegiatan, tidak disebutkan adanya gangguan keamanan selama pelaksanaan ibadah. Rangkaian kegiatan di lokasi tersebut dilaporkan berlangsung dalam keadaan aman dan terkendali.
Sekitar pukul 17.00 WIB, personel kembali melakukan sambang dengan mendatangi warga di Nagori Panribuan.
Dalam kegiatan tersebut, polisi berdialog langsung dengan masyarakat untuk menyerap informasi dan menyampaikan imbauan terkait keamanan lingkungan.
Nasir mengatakan komunikasi langsung dengan warga menjadi salah satu cara kepolisian mengetahui persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
“Sambang ke warga Nagori Panribuan kami lakukan untuk mendengar langsung keluhan dan aspirasi masyarakat sekaligus memberikan imbauan Kamtibmas agar warga senantiasa waspada terhadap potensi gangguan keamanan,” katanya.
Setelah menyelesaikan kegiatan tersebut, personel dilaporkan kembali ke Markas Komando (Mako) Polsek Dolok Silau sekitar pukul 17.45 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan kemudian berakhir sekitar pukul 18.00 WIB.
Nasir menyampaikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana. Berdasarkan laporan yang disampaikan, tidak terdapat gangguan keamanan selama kegiatan berlangsung.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan baik sesuai rencana. Situasi di lokasi kegiatan dalam keadaan aman dan terkendali hingga rangkaian kegiatan berakhir,” ujar Nasir.
Ia menambahkan, dokumentasi kegiatan telah disiapkan sebagai bagian dari laporan pelaksanaan tugas personel di lapangan.
Rangkaian sambang dan pemantauan tersebut menunjukkan pola pendekatan kepolisian yang tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga pada pencegahan melalui komunikasi dengan masyarakat.
Meski demikian, efektivitas kegiatan tersebut tidak hanya dapat diukur dari terlaksananya kunjungan atau dialog. Keluhan warga yang berhasil dihimpun, tindak lanjut atas aspirasi masyarakat, serta persoalan Kamtibmas yang ditemukan di lapangan menjadi indikator penting untuk melihat dampak kegiatan secara nyata.
Polsek Dolok Silau diharapkan terus menjaga komunikasi dengan masyarakat dan memastikan setiap informasi maupun aspirasi yang diperoleh melalui kegiatan sambang mendapat tindak lanjut sesuai kewenangan.(AP/red)































