Eks Penghuni Rehabilitasi Sebut Tak Ada HAM: “Binatang Saja Tidak Seperti Itu”

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 18 Mei 2026 - 20:39 WIB

40241 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Richard Gultom, salah satu pasien Nazpa yang berhasil kabur dari salah satu panti rehabilitasi di kota Pematangsiantar.

Richard Gultom, salah satu pasien Nazpa yang berhasil kabur dari salah satu panti rehabilitasi di kota Pematangsiantar.

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR — Richard Gultom, mantan penghuni yang turut kabur dari Yayasan Rehabilitasi Rindung di Jalan Rindung, Kota Pematangsiantar, mengaku mengalami berbagai perlakuan tidak manusiawi selama menjalani rehabilitasi.

Menurut Richard, dirinya pernah dirantai dan dikurung selama berada di tempat tersebut.

“Binatang saja tidak seperti itu. Harusnya saya dibina, bukan diperlakukan seperti ini,” ujarnya pada Senin, 18 Mei 2026.

Richard mengaku telah menjalani rehabilitasi selama 21 bulan. Selama itu, ia mengaku kerap menerima tamparan dan pukulan.

Ia juga menyebut para penghuni sering dipaksa saling menampar atas perintah pimpinan yayasan.

“Kalau kami menampar pelan, kami yang ditampar balik supaya lebih keras,” katanya.

Selain itu, Richard mengatakan penghuni rehabilitasi NAPZA ditempatkan dalam satu ruangan bersama Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Menurutnya, terdapat sekitar 53 penghuni di lokasi tersebut, dengan sekitar 15 orang di antaranya merupakan pasien rehabilitasi NAPZA.

Richard berharap aparat penegak hukum segera mengusut tuntas dugaan pelanggaran HAM yang terjadi di tempat rehabilitasi tersebut. (AP/red)

Baca Sebelumnya :
7 Penghuni Kabur dari Panti Rehabilitasi di Pematangsiantar, Dugaan Penyiksaan Terungkap

Penghuni Rehabilitasi Mengaku Dirantai dan Dipukul, Begini Kesaksian Mereka

Penghuni Rehabilitasi Keluhkan Air Minum hingga Makanan Basi di Panti Rehab

Berita Terkait

Dari Danau Toba untuk Indonesia, Bupati Samosir dan Wagub Papua Selatan Perkuat Sinergi Budaya
PRSU ke-50 Hadir dengan Wajah Baru, Simak Jadwal Konser The Changcuters, Happy Asmara hingga Maliq & D’Essentials
Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Rico Waas Komit Benahi Infrastruktur dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga
Ribuan Warga Padati Pesona Colorful Medan, Pagelaran 100 Kulcapi Pecahkan Rekor Dunia MURI
Bupati Simalungun Dampingi AHY Buka Sinode Besar GPI 2026, Soroti Peran Gereja Perkuat Karakter Bangsa
Setelah Dilaporkan Hilang, Lansia 78 Tahun Ditemukan Meninggal di Areal PTPN IV Simalungun
Ariston Tua Sidauruk: Pesta Bolon Sagala Raja Pererat Persatuan dan Dorong Pelestarian Budaya Batak
Layanan Cathlab RSUD dr. Djasamen Saragih Kembali Layani Pasien BPJS Kesehatan Mulai 1 Juli 2026

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:55 WIB

Dari Danau Toba untuk Indonesia, Bupati Samosir dan Wagub Papua Selatan Perkuat Sinergi Budaya

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:06 WIB

PRSU ke-50 Hadir dengan Wajah Baru, Simak Jadwal Konser The Changcuters, Happy Asmara hingga Maliq & D’Essentials

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:55 WIB

Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Rico Waas Komit Benahi Infrastruktur dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:55 WIB

Ribuan Warga Padati Pesona Colorful Medan, Pagelaran 100 Kulcapi Pecahkan Rekor Dunia MURI

Sabtu, 4 Juli 2026 - 23:40 WIB

Setelah Dilaporkan Hilang, Lansia 78 Tahun Ditemukan Meninggal di Areal PTPN IV Simalungun

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:55 WIB

Ariston Tua Sidauruk: Pesta Bolon Sagala Raja Pererat Persatuan dan Dorong Pelestarian Budaya Batak

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:35 WIB

Layanan Cathlab RSUD dr. Djasamen Saragih Kembali Layani Pasien BPJS Kesehatan Mulai 1 Juli 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:25 WIB

Bupati Asahan Hadiri Pembukaan PRSU ke-50, Dorong Promosi UMKM dan Investasi Daerah

Berita Terbaru