Penghuni Rehabilitasi Mengaku Dirantai dan Dipukul, Begini Kesaksian Mereka

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 18 Mei 2026 - 20:19 WIB

40329 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hotman, warga asal pekanbaru dan juga seorang pasien NAZPA memperagakan saat leher dan kaki dirantai.

Hotman, warga asal pekanbaru dan juga seorang pasien NAZPA memperagakan saat leher dan kaki dirantai.

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR — Dugaan kekerasan di sebuah panti rehabilitasi di Kota Pematangsiantar mencuat setelah sejumlah penghuni mengaku mengalami penyiksaan selama menjalani rehabilitasi.

Erwin, salah satu penghuni yang kabur dari Yayasan Rehabilitasi Rindung di Jalan Rindung, Kota Pematangsiantar, mengaku pernah dipukuli oleh belasan orang pada hari pertama dirinya masuk ke tempat rehabilitasi tersebut.

“Satu ruangan sekitar 13 orang memukuli saya sampai hidung saya pecah dan mimisan,” ujarnya sembari menunjukkan bekas luka di bagian hidung.

Menurut Erwin, luka yang dialaminya tidak mendapat penanganan medis. Ia bahkan menirukan ucapan salah seorang pengelola yayasan yang menyebut tindakan tersebut sebagai bagian dari rehabilitasi.

Tidak hanya itu, penghuni lainnya bernama Rudi memperagakan cara rantai besi dipasang pada kaki mereka menggunakan baut ukuran 10.

“Rantai dililit ke kaki lalu dibaut,” katanya.

Sementara penghuni lain bernama Hotman mengaku ada yang dirantai dari leher hingga kaki sehingga tidak dapat berdiri tegak dan dipaksa berjalan jongkok.

“Kalau jalan lambat kami ditendang dari belakang,” tambah Erwin.

Mereka berharap aparat penegak hukum turun tangan untuk mengusut dugaan penyiksaan yang terjadi di tempat rehabilitasi tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Yayasan Rehabilitasi Rindung maupun aparat terkait atas tudingan tersebut. (AP/red)

Berita Terkait

Usai Salat Jumat, Kasat Narkoba Polres Siantar Ingatkan Remaja: Jangan Coba Narkoba
24 Rumah Warga Rusak Diterjang Angin Kencang di Pematang Bandar Simalungun
Pemprov Sumut dan BKN Percepat Pemulihan Arsip ASN Terdampak Bencana
Bobby Nasution Optimistis Kerja Sama Kesehatan Sumut-Korea Selatan Beri Manfaat Nyata
Rico Waas Minta PNM Tak Sekadar Salurkan Modal, tapi Bangun Usaha yang Sustain
5.654 Atlet Sudah Terdaftar di Porprovsu XII, 28 Cabor Perebutkan 2.683 Medali
Bobby Nasution Resmikan BRT Mebidang, 30 Bus Listrik Ditargetkan Beroperasi Penuh Desember
Wapres Gibran Hadiri Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Istana Merdeka

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Bobby Nasution Percepat Perbaikan Jalan Labusel–Rintis–Ujung Padang–Salingsing, Anggaran Rp 21,2 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Kapolda Sumut Pimpin Apel Konsolidasi Brimob, Tekankan Soliditas dan Loyalitas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:15 WIB

Polres Pelabuhan Belawan Gerebek Lokasi Diduga Transaksi Narkoba di Marelan, 4 Pria Diamankan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Gibran Dorong Kolaborasi SMK dan Industri untuk Tingkatkan Daya Saing SDM Muda

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Sambut HUT ke-78 GPIB Immanuel, Rico Waas Apresiasi Rencana Ruang Doa

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Pemprov Sumut Lakukan Modifikasi Cuaca, Sasar Hujan untuk Kurangi Kabut Asap

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Pemprov Sumut Siapkan Taman Kehati 14 Hektare di Kwala Bekala

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Jumat Keliling di Masjid Raya Al-Mashun, Sonny Irawan Tekankan Bahaya Narkoba

Berita Terbaru