Penghuni Rehabilitasi Mengaku Dirantai dan Dipukul, Begini Kesaksian Mereka

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 18 Mei 2026 - 20:19 WIB

40234 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hotman, warga asal pekanbaru dan juga seorang pasien NAZPA memperagakan saat leher dan kaki dirantai.

Hotman, warga asal pekanbaru dan juga seorang pasien NAZPA memperagakan saat leher dan kaki dirantai.

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR — Dugaan kekerasan di sebuah panti rehabilitasi di Kota Pematangsiantar mencuat setelah sejumlah penghuni mengaku mengalami penyiksaan selama menjalani rehabilitasi.

Erwin, salah satu penghuni yang kabur dari Yayasan Rehabilitasi Rindung di Jalan Rindung, Kota Pematangsiantar, mengaku pernah dipukuli oleh belasan orang pada hari pertama dirinya masuk ke tempat rehabilitasi tersebut.

“Satu ruangan sekitar 13 orang memukuli saya sampai hidung saya pecah dan mimisan,” ujarnya sembari menunjukkan bekas luka di bagian hidung.

Menurut Erwin, luka yang dialaminya tidak mendapat penanganan medis. Ia bahkan menirukan ucapan salah seorang pengelola yayasan yang menyebut tindakan tersebut sebagai bagian dari rehabilitasi.

Tidak hanya itu, penghuni lainnya bernama Rudi memperagakan cara rantai besi dipasang pada kaki mereka menggunakan baut ukuran 10.

“Rantai dililit ke kaki lalu dibaut,” katanya.

Sementara penghuni lain bernama Hotman mengaku ada yang dirantai dari leher hingga kaki sehingga tidak dapat berdiri tegak dan dipaksa berjalan jongkok.

“Kalau jalan lambat kami ditendang dari belakang,” tambah Erwin.

Mereka berharap aparat penegak hukum turun tangan untuk mengusut dugaan penyiksaan yang terjadi di tempat rehabilitasi tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Yayasan Rehabilitasi Rindung maupun aparat terkait atas tudingan tersebut. (AP/red)

Berita Terkait

Wali Kota Wesly Buka Pesparawi Sekolah Minggu GKPS 2026, Tekankan Pentingnya Pendidikan Rohani Anak
Gowes 21 Kilometer Bersama Forkopimda, Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap Pantau Kondisi Kota
Di Hadapan Senator DPD RI, Pedagang Pasar Dwikora Desak Kepastian Pascakebakaran dan Evaluasi Tata Kelola Pasar
Prabowo Apresiasi Penyelenggaraan Haji 2026, Dorong Peningkatan Layanan dan Percepatan Masa Tunggu
Pemerintah Klaim Terus Perkuat Kepercayaan Investor Lewat Deregulasi dan Hilirisasi
Pemprov Sumut Turun Tangan Bantu Korban Tusukan, Tagihan Rumah Sakit 147 Juta Berhasil Dikurangi
Prabowo Perkuat Koordinasi Program Makan Bergizi Gratis Bersama 12.173 Pelaksana dari Seluruh Indonesia
Program Cetak Sawah 2025 Dievaluasi, Bengkulu Fokus Optimalkan Lahan 572 Hektare

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:55 WIB

Dari Danau Toba untuk Indonesia, Bupati Samosir dan Wagub Papua Selatan Perkuat Sinergi Budaya

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:06 WIB

PRSU ke-50 Hadir dengan Wajah Baru, Simak Jadwal Konser The Changcuters, Happy Asmara hingga Maliq & D’Essentials

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:55 WIB

Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Rico Waas Komit Benahi Infrastruktur dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:55 WIB

Ribuan Warga Padati Pesona Colorful Medan, Pagelaran 100 Kulcapi Pecahkan Rekor Dunia MURI

Sabtu, 4 Juli 2026 - 23:40 WIB

Setelah Dilaporkan Hilang, Lansia 78 Tahun Ditemukan Meninggal di Areal PTPN IV Simalungun

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:55 WIB

Ariston Tua Sidauruk: Pesta Bolon Sagala Raja Pererat Persatuan dan Dorong Pelestarian Budaya Batak

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:35 WIB

Layanan Cathlab RSUD dr. Djasamen Saragih Kembali Layani Pasien BPJS Kesehatan Mulai 1 Juli 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:25 WIB

Bupati Asahan Hadiri Pembukaan PRSU ke-50, Dorong Promosi UMKM dan Investasi Daerah

Berita Terbaru