Libur Nyepi–Lebaran, Retribusi Pariwisata Samosir Sumbang PAD 2,26 Miliar

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 30 Maret 2026 - 12:50 WIB

4048 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, SAMOSIR — Retribusi dari sektor pariwisata di Kabupaten Samosir menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp2,26 miliar selama periode libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2026.

Pendapatan tersebut diperoleh dari 16 objek wisata yang dikelola Pemerintah Kabupaten Samosir dalam kurun waktu 12 hari, terhitung sejak 18 hingga 29 Maret 2026.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Samosir Tetty Naibaho mengatakan lonjakan kunjungan wisatawan selama masa liburan menjadi faktor utama meningkatnya pendapatan daerah dari sektor pariwisata.

Menurut Tetty, total wisatawan yang mengunjungi objek wisata yang dikelola pemerintah daerah mencapai 145.807 orang.

“Kontribusi terbesar terhadap PAD berasal dari retribusi sejumlah destinasi unggulan seperti Air Mancur Menari di Waterfront Pangururan, Panorama Tele, dan Air Terjun Efrata,” kata Tetty, Senin, 30 Maret 2026.

Tetty menjelaskan peningkatan jumlah wisatawan selama libur panjang juga berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat setempat.

Menurutnya, sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta penyedia jasa akomodasi seperti hotel dan homestay turut merasakan peningkatan aktivitas ekonomi selama masa liburan.

Ia menambahkan pemerintah daerah sebelumnya telah melakukan edukasi kepada pelaku usaha pariwisata agar menjaga kualitas pelayanan kepada wisatawan.

Selain itu, pelaku usaha juga diimbau menjaga kewajaran harga agar wisatawan tetap merasa nyaman saat berkunjung ke Samosir.

“Selama masa liburan tidak ditemukan keluhan dari wisatawan, baik terkait harga makanan di restoran maupun tarif akomodasi,” ujar Tetty.

Pariwisata Jadi Penopang Ekonomi Daerah

Pemerintah Kabupaten Samosir berharap tren positif kunjungan wisatawan ini dapat terus berlanjut.

Sektor pariwisata dinilai menjadi salah satu pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan Danau Toba. (AP/red)

Berita Terkait

Sejumlah OKP di Pematangsiantar Tolak Pencatutan Nama dalam Seruan Aksi Pemakzulan Wali Kota
BNN Pematangsiantar Buka Suara Soal Dugaan Pasien Rehabilitasi Dirantai di Yayasan Rindung
Pengakuan Mengejutkan Eks Penghuni Rehabilitasi Rindung: Dirantai, Dipukul hingga Disuruh Minum Air Keran
Penghuni Ungkap Dugaan Kematian Puluhan Orang di Panti Rehabilitasi Pematangsiantar
Eks Penghuni Rehabilitasi Sebut Tak Ada HAM: “Binatang Saja Tidak Seperti Itu”
Penghuni Rehabilitasi Keluhkan Air Minum hingga Makanan Basi di Panti Rehab
Polisi dan Security Hotel Grand Stabat Gagalkan Aksi Curanmor di Area Parkir
Wakil Bupati Asahan Terima Kunjungan Bakamla RI Bahas Pembangunan Kantor TBA

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:39 WIB

Sejumlah OKP di Pematangsiantar Tolak Pencatutan Nama dalam Seruan Aksi Pemakzulan Wali Kota

Selasa, 19 Mei 2026 - 01:33 WIB

BNN Pematangsiantar Buka Suara Soal Dugaan Pasien Rehabilitasi Dirantai di Yayasan Rindung

Senin, 18 Mei 2026 - 22:03 WIB

Pengakuan Mengejutkan Eks Penghuni Rehabilitasi Rindung: Dirantai, Dipukul hingga Disuruh Minum Air Keran

Senin, 18 Mei 2026 - 20:50 WIB

Penghuni Ungkap Dugaan Kematian Puluhan Orang di Panti Rehabilitasi Pematangsiantar

Senin, 18 Mei 2026 - 20:39 WIB

Eks Penghuni Rehabilitasi Sebut Tak Ada HAM: “Binatang Saja Tidak Seperti Itu”

Senin, 18 Mei 2026 - 20:11 WIB

Polisi dan Security Hotel Grand Stabat Gagalkan Aksi Curanmor di Area Parkir

Senin, 18 Mei 2026 - 20:10 WIB

Wakil Bupati Asahan Terima Kunjungan Bakamla RI Bahas Pembangunan Kantor TBA

Senin, 18 Mei 2026 - 20:07 WIB

Polres Tapteng Kembalikan 3 Motor Hasil Ungkap Kasus Curanmor kepada Pemilik

Berita Terbaru