Wali Kota Siantar Wesly Silalahi Terima Audiensi Pimpinan Gereja, Bahas Penguatan Pendidikan Kristen

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 27 Maret 2026 - 18:56 WIB

40167 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, S.H., M.Kn. menerima audiensi sejumlah pimpinan gereja di Kota Pematangsiantar. Pertemuan tersebut berlangsung di rumah dinas Wali Kota di Jalan MH Sitorus, Kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat, pada Jumat, 27 Maret 2026.

Pertemuan itu membahas berbagai isu terkait penguatan pendidikan Kristen, termasuk rencana pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V Majelis Pendidikan Kristen (MPK) Indonesia yang akan digelar di Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, pada 15–17 Oktober 2026.

Ketua Majelis Pendidikan Kristen Wilayah (MPKW) I Sumatera Utara–Aceh, Dr. Rustam Effendy (RE) Nainggolan, M.M., mengapresiasi kesediaan Wali Kota Pematangsiantar memfasilitasi pertemuan dengan para pemimpin gereja.

Menurut mantan Bupati Tapanuli Utara tersebut, sambutan pemerintah kota menunjukkan adanya komitmen untuk membangun sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keagamaan.

“Saya memberikan apresiasi kepada Pak Wali Kota yang menyambut pertemuan ini dengan sangat baik,” ujar RE Nainggolan.

Ia menjelaskan, rencana pertemuan itu sebenarnya telah dibicarakan saat dirinya bertemu Wesly Silalahi di Pondok Pesantren Al Kautsar, Medan, milik Syekh Ali Marbun, pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Dalam pertemuan tersebut, RE Nainggolan menyampaikan rencananya singgah di Pematangsiantar sebelum melanjutkan perjalanan ke Tarutung.

“Saat itu saya menyampaikan bahwa kami sedang mempersiapkan Rakernas V MPK Indonesia di Tarutung dan ingin bertemu para pimpinan gereja di Siantar. Pak Wali Kota langsung menyambut rencana itu dengan baik,” katanya.

Dorong Transformasi Sekolah Kristen

RE Nainggolan menjelaskan, Majelis Pendidikan Kristen Indonesia telah berdiri hampir 76 tahun, namun keberadaannya belum banyak dikenal publik secara luas.

Karena itu, MPK kini mendorong gerakan transformasi pendidikan Kristen agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Menurutnya, transformasi tersebut bertujuan meningkatkan daya saing sekolah Kristen sekaligus memperkuat karakter peserta didik.

“Kami ingin sekolah-sekolah Kristen menjadi lebih kreatif dan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya berilmu, tetapi juga memiliki karakter kuat,” ujarnya.

Program tersebut tidak hanya menyasar sekolah yang berada di bawah naungan gereja, tetapi juga sekolah Kristen yang dikelola lembaga lain.

Selain itu, MPK juga mendorong perubahan pendekatan dalam proses pembelajaran. Guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga pembimbing spiritual bagi peserta didik.

“Setidaknya lima sampai lima belas menit dalam proses belajar, guru diharapkan memberikan pembinaan rohani kepada siswa,” kata RE Nainggolan, yang merupakan putra kelahiran Kota Pematangsiantar.

Ia juga berharap Wali Kota Pematangsiantar dapat menghadiri pembukaan Rakernas MPK Indonesia di Tarutung.

Pendidikan Kristen Dinilai Hadapi Tantangan

Rektor Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Dr. Mukhtar Panjaitan, M.Pd., menilai pendidikan Kristen di Sumatera Utara saat ini menghadapi berbagai tantangan, salah satunya kesenjangan kualitas antar lembaga pendidikan.

Menurut Mukhtar, pendidikan Kristen seharusnya tetap menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan bangsa, terutama dalam pembentukan karakter generasi muda.

“Pendidikan Kristen harus mampu menjembatani anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak,” ujarnya.

Ia juga menyatakan dukungannya terhadap rencana pelaksanaan Rakernas MPK Indonesia.

“Semoga MPK Wilayah Sumatera Utara–Aceh dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Indonesia,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Mukhtar turut menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi serta Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Ny. Liswati Wesly Silalahi atas dukungan terhadap pengembangan pendidikan.

Gereja Diminta Lakukan Evaluasi

Bishop Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI), Pdt. Dr. Humala Lumbantobing, M.Th., menilai lembaga pendidikan Kristen perlu melakukan evaluasi dan refleksi menyeluruh.

Ia menyebut berbagai tantangan yang dihadapi sekolah Kristen saat ini, termasuk persoalan rekrutmen siswa.

“Sekolah-sekolah Kristen harus melakukan refleksi terhadap berbagai tantangan yang ada, agar tetap mampu bertahan dan berkembang,” katanya.

Humala juga menyatakan dukungan terhadap kepemimpinan Wesly Silalahi sebagai Wali Kota Pematangsiantar serta terhadap rencana pelaksanaan Rakernas MPK Indonesia.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Wali Kota Wesly Silalahi, S.H., M.Kn. menegaskan bahwa Kota Pematangsiantar dikenal sebagai salah satu kota paling toleran di Indonesia.

Ia menyebut kota itu bahkan menempati peringkat kelima sebagai Kota Toleran di Indonesia.

Wesly menilai pertemuan antara pemerintah daerah dan pemimpin gereja menjadi ruang penting untuk memperkuat kolaborasi dalam pembangunan sumber daya manusia.

“Pertemuan seperti ini penting untuk mempererat persaudaraan sekaligus membangun sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan lembaga pendidikan,” ujar Wesly.

Menurutnya, pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, moral, serta kualitas generasi muda.

“Lembaga pendidikan berbasis keagamaan memiliki kontribusi besar dalam menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan etika,” katanya.

Wesly juga menyambut baik rencana pelaksanaan Rakernas V MPK Indonesia di Tarutung.

Ia berharap pertemuan tersebut mampu menghasilkan gagasan konstruktif bagi peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

Pertemuan diakhiri dengan penyerahan cenderamata dari RE Nainggolan kepada Wali Kota Wesly Silalahi, dilanjutkan kepada sejumlah pimpinan gereja dan pimpinan lembaga pendidikan yang hadir.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kota Pematangsiantar Junaedi Antonius Sitanggang, S.S.T.P., M.Si.; Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Johannes Sihombing, S.S.T.P., M.Si.; Kepala Dinas Perhubungan Drs. Daniel Hamonangan Siregar; Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdako Irwansyah Saragih, S.Sos., M.Si.; serta Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Ny. Liswati Wesly Silalahi.(AP/red)

Berita Terkait

Pendapatan Daerah Samosir Diproyeksi Naik 71 Miliar, Bupati Sampaikan P-KUA dan P-PPAS 2026
BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat Sepekan, Pemkab Samosir Minta Warga Waspada
Lima Calon Mahasiswa ULB Terima Beasiswa Penuh, Doni Nasution Dukung Labuhanbatu Cerdas
PGI Dorong Gereja Perkuat Perlindungan Pekerja Migran dan Cegah TPPO
Pimpin Apel Gabungan September, Wabup Asahan Tekankan Disiplin dan Kebersamaan ASN
Pesta Olob-olob GKPS Resort Siantar II, Pemko Pematangsiantar Tekankan Persaudaraan dan Kerukunan
Bupati Asahan Lepas Pemain Muda U-13 dan U-15 ke Ajang Piala Soeratin Sumut
Patroli Malam Sat Lantas Polres Simalungun Sasar Jalur Pematangsiantar–Perdagangan

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 08:44 WIB

Pendapatan Daerah Samosir Diproyeksi Naik 71 Miliar, Bupati Sampaikan P-KUA dan P-PPAS 2026

Senin, 7 September 2026 - 18:50 WIB

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat Sepekan, Pemkab Samosir Minta Warga Waspada

Senin, 7 September 2026 - 17:05 WIB

Lima Calon Mahasiswa ULB Terima Beasiswa Penuh, Doni Nasution Dukung Labuhanbatu Cerdas

Senin, 7 September 2026 - 15:44 WIB

PGI Dorong Gereja Perkuat Perlindungan Pekerja Migran dan Cegah TPPO

Senin, 7 September 2026 - 10:27 WIB

Pimpin Apel Gabungan September, Wabup Asahan Tekankan Disiplin dan Kebersamaan ASN

Sabtu, 5 September 2026 - 20:07 WIB

Bupati Asahan Lepas Pemain Muda U-13 dan U-15 ke Ajang Piala Soeratin Sumut

Sabtu, 5 September 2026 - 12:40 WIB

Patroli Malam Sat Lantas Polres Simalungun Sasar Jalur Pematangsiantar–Perdagangan

Jumat, 4 September 2026 - 18:55 WIB

Pustaha Resmi Diluncurkan di Pematangsiantar, Integrasikan Data Layanan Antar-OPD

Berita Terbaru