ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN — Ajang olahraga bela diri Jawara Fighting Championship (JFC) digelar di Carnival Arty Sampantao, Kota Perdagangan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, Sabtu (28 Maret 2026) malam. Sejumlah petarung dari berbagai daerah tampil dalam pertarungan sengit untuk memperebutkan sabuk juara.
Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih hadir langsung menyaksikan pertandingan tersebut. Ia menilai kegiatan tersebut memiliki dampak positif karena menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat di bidang olahraga bela diri.
“Ajang seperti ini sangat positif dan perlu terus didukung karena dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan prestasi di bidang olahraga,” ujar Anton.
Menurut Anton, kegiatan olahraga kompetitif seperti ini juga dapat melahirkan atlet-atlet berbakat dari Kabupaten Simalungun yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
Dalam kompetisi tersebut, para petarung bertanding untuk memperebutkan sejumlah sabuk bergengsi, yakni Sabuk Gubernur Sumatera Utara, Sabuk Bupati Simalungun, serta Sabuk Jawara Fighting Championship (JFC).
Sejumlah duel menarik tersaji dalam kategori putra, di antaranya pertarungan Tambunan melawan Ali Akbar dari Malaysia, Hutapea menghadapi Mirza, Sinaga berhadapan dengan Sitikam Sembat, serta Aritonang melawan Girsang.
Selain itu, pertandingan juga mempertemukan Ashgar melawan Piter, Satria melawan Boy, Robert menghadapi Rehan, dan Ramono melawan Adrian.
Pada kategori putri, dua pertarungan juga berlangsung sengit yakni Nabila melawan Rere serta Gita menghadapi Flora.
Ajang Jawara Fighting Championship digagas dan dipromotori oleh Jeka Asparido Saragih, petarung asal Simalungun yang telah menembus ajang bela diri dunia Ultimate Fighting Championship (UFC).
Kehadiran Jeka menjadi perhatian tersendiri bagi para peserta dan penonton. Ia dinilai menjadi inspirasi bagi atlet muda yang ingin berkarier di dunia olahraga bela diri profesional.
Dalam pertandingan tersebut, Jerico Moi Tambunan berhasil meraih Sabuk Gubernur Sumatera Utara.
Sementara itu, Roni Hutapea keluar sebagai pemenang Sabuk Bupati Simalungun, dan Rere Last Girl meraih Sabuk Jawara Fighting Championship (JFC).
Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah pejabat daerah, antara lain Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, Sekretaris Daerah Simalungun Mixnon Andreas Simamora, serta jajaran perangkat daerah lainnya.
Selain itu, hadir pula Boimin, pemilik lokasi Arty Sampantao, yang menjadi tempat penyelenggaraan pertandingan.
Pemerintah Kabupaten Simalungun berharap kegiatan olahraga seperti ini dapat terus digelar secara berkelanjutan untuk mendorong perkembangan olahraga bela diri sekaligus membuka peluang bagi atlet daerah untuk berprestasi di tingkat yang lebih tinggi. (AP/red)

































