ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR — Sebuah truk bermuatan pupuk menabrak gapura di Jalan Bahagia, Simpang Jalan Gereja, Kelurahan Kristen, Kecamatan Siantar Selatan, Kota Pematangsiantar, Senin, 30 Maret 2026 pagi.
Akibat insiden tersebut, bangunan gapura roboh dan menimpa seorang pengendara sepeda motor yang sedang melintas. Korban mengalami luka pada bagian kaki kiri.
Peristiwa itu sempat memicu kepanikan warga sekitar. Arus lalu lintas di lokasi juga mengalami kemacetan karena jalan tersebut berada tidak jauh dari Jalan Gereja yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat badan jalan amblas.
Salah seorang warga yang berada di lokasi kejadian mengatakan, sebelum peristiwa terjadi warga telah memperingatkan sopir truk agar tidak melintas di jalan tersebut karena kondisi gapura dinilai sempit.
Namun, sopir tetap memaksa melintas hingga akhirnya menabrak bangunan gapura tersebut.
“Sudah kami larang, tapi sopir tidak mengindahkan dan tetap melintas sampai gapura roboh,” ujar warga tersebut kepada wartawan.
Saat gapura ambruk, korban yang diketahui bernama Ivan Hutauruk, warga Jalan Parapat, Kecamatan Siantar Marimbun, sedang melintas menggunakan sepeda motor.
Reruntuhan bangunan mengenai korban hingga terjatuh dan mengalami luka di bagian kaki.
Petugas dari Polsek Siantar Selatan, Satuan Lalu Lintas Polres Pematangsiantar, bersama tim penanggulangan bencana dan pihak kecamatan segera turun ke lokasi untuk melakukan penanganan.
Korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Polisi Tutup Sementara Akses Jalan
Kapolsek Siantar Selatan IPTU Priston Simbolon membenarkan peristiwa tersebut.
Menurutnya, polisi telah memasang garis pembatas di lokasi kejadian serta melakukan pengalihan arus lalu lintas untuk mencegah kemacetan.
“Korban sudah dievakuasi ke rumah sakit. Untuk sementara akses di Jalan Bahagia ditutup dan kendaraan dialihkan,” ujar Priston.
Polisi juga mengamankan barang bukti berupa truk bermuatan pupuk serta sepeda motor korban.
Sopir truk diketahui bernama Daryono, warga Kecamatan Siantar Martoba. Saat kejadian, ia sedang dalam perjalanan menuju Raya, Kabupaten Simalungun. (AP/red)

































