194 Ribu IKM di Sumut, Pemprov Dorong Daya Saing dan Hilirisasi Industri

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:00 WIB

4095 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, MEDAN — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus mendorong penguatan industri kecil dan menengah (IKM) guna meningkatkan daya saing industri daerah serta mempercepat hilirisasi komoditas unggulan.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi, dan Sumber Daya Mineral (Perindag ESDM) Sumut Dedi Jaminsyah Putra Harahap mengatakan pengembangan sektor industri di Sumut memiliki potensi besar karena didukung kekayaan sumber daya alam, letak geografis yang strategis, serta ketersediaan tenaga kerja.

Hal tersebut disampaikannya dalam konferensi pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Lobby Dekranasda Kantor Gubernur Sumut, Medan, Selasa, 31 Maret 2026.

“Untuk meningkatkan potensi industri di Sumut, kita perlu memfokuskan pada penguatan industri kecil dan menengah. Selain itu juga pengembangan kawasan industri dan hilirisasi komoditas unggulan,” kata Dedi.

Menurut dia, industri lokal masih menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya tingginya biaya produksi dan rendahnya daya saing produk di pasar.

Berdasarkan data Dinas Perindag ESDM Sumut, hingga 2025 terdapat 194.089 IKM yang telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dengan total penyerapan tenaga kerja mencapai 399.194 orang.

Dedi menilai IKM berbasis potensi lokal mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar sekaligus menjaga keberlanjutan ekonomi masyarakat.

Karena itu, dukungan terhadap sektor ini perlu terus diperkuat, mulai dari peningkatan proteksi usaha, akses pembiayaan, hingga pengembangan kapasitas pelaku usaha.

“IKM perlu didukung melalui pelatihan keterampilan, pendampingan manajemen dan pemasaran, serta pemanfaatan teknologi digital agar produk mereka dapat menjangkau pasar nasional maupun internasional,” ujarnya.

Pada 2026, Dinas Perindag ESDM Sumut menargetkan peningkatan kapasitas dan daya saing IKM melalui berbagai program pelatihan serta bantuan peralatan.

Program tersebut antara lain menyasar 80 IKM kopi, sekaligus menumbuhkan 60 wirausaha baru di sektor kopi dan 35 wirausaha baru di sektor kuliner.

Selain itu, pemerintah daerah juga berkolaborasi dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) untuk memberikan pelatihan diversifikasi produk serta memfasilitasi promosi melalui berbagai pameran.

“Kami mendorong produk lokal agar dapat tampil dalam berbagai event promosi sehingga mampu menembus pasar nasional hingga internasional,” kata Dedi.

Dalam hal pengembangan kawasan industri, Dedi menyebut Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei dan Kawasan Industri Medan telah menjadi pusat pertumbuhan industri yang signifikan di Sumatera Utara.

Kawasan tersebut dinilai mampu menarik investasi, membuka lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi regional.

Ke depan, pemerintah provinsi juga akan mendorong pengembangan kawasan industri baru berbasis potensi daerah guna meningkatkan efisiensi produksi dan distribusi.

Selain itu, pemerintah juga memperkuat strategi hilirisasi komoditas unggulan daerah.

Sumatera Utara dikenal sebagai salah satu penghasil utama kelapa sawit, karet, kopi, dan kakao. Namun selama ini sebagian besar komoditas tersebut masih diekspor dalam bentuk bahan mentah atau setengah jadi.

“Melalui hilirisasi, komoditas tersebut dapat diolah menjadi produk bernilai tambah tinggi, seperti produk oleokimia dari kelapa sawit, barang jadi berbahan karet, maupun produk makanan dan minuman berbasis kopi dan kakao,” ujarnya.

Menurut Dedi, langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomi komoditas daerah sekaligus memberikan dampak yang lebih luas bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat di Sumatera Utara. (AP/red)

Berita Terkait

Dari Bali, Firman Jaya Daeli Serukan Pembangunan Peradaban Indonesia Berbasis SDM, Budaya, dan Hukum
Rico Waas Lepas Ribuan Peserta Fun Walk MUI Medan, Dua Paket Umrah Jadi Hadiah Utama
MTQ ke-40 Sumut Resmi Dibuka, 1.109 Peserta Berebut Tiket ke MTQ Nasional Semarang
Wakil Wali Kota Herlina Hadiri Pembukaan MTQ ke-40 Sumut, Semangati Kafilah Pematangsiantar Raih Prestasi
Wesly Silalahi Sumbang 500 Sak Semen untuk Pembangunan GBI di Pematangsiantar
MTQ ke-40 Sumut Resmi Dibuka, Bobby Nasution Minta Nilai Al-Qur’an Diterapkan dalam Pelayanan Publik
Kejaksaan Setor 1,03 Triliun ke Negara, Hasil Lelang Aset dan Penelusuran Harta Edi Tansil
Prabowo Terima Telepon Presiden Palestina Bahas Dukungan Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:50 WIB

Dari Bali, Firman Jaya Daeli Serukan Pembangunan Peradaban Indonesia Berbasis SDM, Budaya, dan Hukum

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:42 WIB

Rico Waas Lepas Ribuan Peserta Fun Walk MUI Medan, Dua Paket Umrah Jadi Hadiah Utama

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:38 WIB

MTQ ke-40 Sumut Resmi Dibuka, 1.109 Peserta Berebut Tiket ke MTQ Nasional Semarang

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:33 WIB

Wakil Wali Kota Herlina Hadiri Pembukaan MTQ ke-40 Sumut, Semangati Kafilah Pematangsiantar Raih Prestasi

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:41 WIB

Wesly Silalahi Sumbang 500 Sak Semen untuk Pembangunan GBI di Pematangsiantar

Selasa, 16 Juni 2026 - 03:53 WIB

Kejaksaan Setor 1,03 Triliun ke Negara, Hasil Lelang Aset dan Penelusuran Harta Edi Tansil

Selasa, 16 Juni 2026 - 02:45 WIB

Prabowo Terima Telepon Presiden Palestina Bahas Dukungan Indonesia

Selasa, 16 Juni 2026 - 02:39 WIB

Prabowo Terima Menlu Qatar Bahas Investasi USD 4 Miliar

Berita Terbaru