Hari Ketiga Pascabanjir Serbelawan, Pemkab Simalungun Bersama TNI-Polri Gelar Gotong Royong Massal

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:03 WIB

40103 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Simalungun bersama TNI, Polri, relawan, dan warga menggelar gotong royong massal untuk mempercepat pemulihan pascabanjir di Serbelawan.

Pemkab Simalungun bersama TNI, Polri, relawan, dan warga menggelar gotong royong massal untuk mempercepat pemulihan pascabanjir di Serbelawan.

ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun terus mempercepat pemulihan wilayah terdampak banjir setelah Sungai Sikkam meluap dan merendam kawasan Pasar Bawah, Kelurahan Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar. Memasuki hari ketiga pascabanjir, Minggu (2/8/2026), pemerintah bersama berbagai unsur menggelar gotong royong massal untuk membersihkan sisa material banjir dan memulihkan akses masyarakat.

Kegiatan tersebut melibatkan personel TNI, Polri, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, relawan, serta masyarakat setempat.

Fokus utama gotong royong diarahkan pada pembersihan lumpur, puing-puing bangunan, material banjir, dan sampah yang masih menumpuk di sejumlah titik, terutama di Lingkungan V Marihat Tengah, yang menjadi salah satu kawasan terdampak.

Camat Dolok Batu Nanggar Siti Aminah Siregar, didampingi Lurah Serbelawan Lasma Damanik, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan pemulihan lingkungan pascabencana.

“Hari ketiga pascabanjir kami bersama seluruh unsur melaksanakan gotong royong di Lingkungan V Marihat Tengah. Salah satu fokus pekerjaan adalah membersihkan material tembok penahan di area pemakaman muslim yang roboh akibat derasnya arus banjir hingga menutup sebagian badan jalan,” ujar Siti Aminah.

Selain membersihkan material, pemerintah dan masyarakat juga memanfaatkan batu-batu bekas reruntuhan tembok untuk menimbun ruas jalan yang mengalami kerusakan akibat tergerus banjir.

Menurut Siti Aminah, langkah tersebut dilakukan agar akses masyarakat dapat kembali digunakan sambil menunggu penanganan permanen.

“Material batu yang masih layak dimanfaatkan untuk menimbun jalan yang rusak sehingga akses warga dapat kembali dilalui dengan lebih aman,” katanya.

Petugas dan warga juga membersihkan sampah yang terbawa arus banjir guna mengurangi risiko gangguan kesehatan serta mempercepat pemulihan lingkungan.

Di sisi lain, Pemkab Simalungun melalui Dinas Sosial masih mengoperasikan dapur umum untuk menyediakan makanan siap saji bagi warga terdampak maupun relawan yang bertugas di lapangan.

Sementara itu, Dinas Kesehatan melalui UPTD Puskesmas Serbelawan terus memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Tim medis juga melakukan pemeriksaan dari rumah ke rumah sebagai langkah pemantauan kondisi kesehatan warga dan mengantisipasi munculnya penyakit pascabanjir.

Pemerintah Kabupaten Simalungun mengapresiasi partisipasi seluruh unsur yang terlibat dalam proses pemulihan, mulai dari TNI, Polri, organisasi masyarakat, relawan, hingga warga yang bergotong royong membersihkan lingkungan.

Pemerintah berharap kolaborasi tersebut dapat mempercepat proses pemulihan sehingga aktivitas masyarakat di Kelurahan Serbelawan dapat kembali berjalan secara bertahap.(AP/red)

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru