ATAPKOTA.COM, JAKARTA – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menerima audiensi WHIM Management Indonesia di Istana Wakil Presiden, Jakarta, pada Selasa, 14 April 2026. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat sektor ekonomi kreatif berbasis teknologi, khususnya industri gim nasional.
Dalam pertemuan tersebut, Wapres menyoroti potensi industri gim sebagai salah satu sektor yang dinilai mampu menjadi pilar baru pertumbuhan ekonomi. Ia juga menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia serta inovasi teknologi untuk meningkatkan daya saing industri ini.
Pembahasan antara pemerintah dan pelaku industri mencakup peluang sekaligus tantangan dalam pengembangan gim di Indonesia, termasuk ekosistem produksi, distribusi, dan monetisasi produk digital.
CEO dan Co-Founder ATTN, Hartman Harris, menyatakan pertemuan tersebut membuka ruang dialog mengenai arah pengembangan industri gim ke depan. Ia menyebut pemerintah menunjukkan perhatian terhadap perkembangan sektor ini.
“Kami membahas arah penguatan industri gim agar dapat berkontribusi terhadap ekonomi nasional,” kata Hartman usai pertemuan.
Menurut dia, Wapres juga mendorong pelaku industri untuk terus mengembangkan kapasitas dan daya saing, seiring dengan meningkatnya kebutuhan inovasi di sektor ekonomi kreatif.
Hartman menilai audiensi ini dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri. Ia berharap, dalam jangka panjang, industri gim nasional mampu tumbuh lebih besar dan memberikan kontribusi nyata menjelang target Indonesia Emas 2045.
Pemerintah sebelumnya menempatkan penguatan ekonomi kreatif sebagai bagian dari agenda pembangunan nasional, termasuk melalui visi Asta Cita yang menekankan inovasi, pengembangan talenta, dan pemanfaatan teknologi. (Rahmat/red)

































