RS Murni Teguh Horas Insani Tembus Standar Internasional, Raih WSO Angels Award Diamond

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 20 April 2026 - 15:00 WIB

40337 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RS Murni Teguh Horas Insani raih WSO Angels Award Diamond dari World Stroke Organization. Senin, 20 April 2026.

RS Murni Teguh Horas Insani raih WSO Angels Award Diamond dari World Stroke Organization. Senin, 20 April 2026.

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Rumah Sakit Murni Teguh Horas Insani (RS MTHI) meraih penghargaan internasional “WSO Angels Award Diamond” dari World Stroke Organization (WSO) pada 2026. Penghargaan ini menandai pengakuan atas sistem layanan stroke yang dinilai cepat, tepat, dan selaras dengan standar global.

Kepala Pemasaran dan Humas RS MTHI, Elly Soraya Sembiring, S.Kom., menyatakan capaian tersebut merupakan hasil konsistensi peningkatan layanan stroke dalam beberapa waktu terakhir. Ia menekankan, rumah sakit menempatkan kecepatan respons dan ketepatan tindakan sebagai prioritas utama dalam penanganan pasien.

“Penghargaan ini mencerminkan upaya berkelanjutan kami dalam menghadirkan layanan stroke yang responsif dan terstandar,” kata Elly saat ditemui diakhir acara penyerahan penghargaan Internasional tersebut. Senin, 20 April 2026.

Pengembangan layanan stroke di RS MTHI dimulai sejak 12 Juli 2025. Saat itu, tim medis yang terdiri dari dokter spesialis, dokter Instalasi Gawat Darurat (IGD), dan perawat mengikuti pelatihan Code Stroke serta penguatan jejaring Emergency Medical Service (EMS) siaga stroke di Kantor Gubernur Sumatera Utara. Langkah ini menjadi fondasi awal pembentukan layanan stroke terpadu di wilayah tersebut.

Sejak sistem tersebut diterapkan, RS MTHI mencatat peningkatan kinerja layanan. Dalam periode Oktober 2025 hingga Maret 2026, tim medis menangani 32 kasus Code Stroke. Dari jumlah itu, 13 pasien mendapatkan terapi trombolisis, tindakan penting untuk melarutkan bekuan darah pada fase akut. Rumah sakit melaporkan luaran klinis yang dinilai baik, yang menunjukkan efektivitas sistem penanganan berbasis waktu.

Capaian ini ditopang oleh kerja tim multidisiplin yang terkoordinasi, melibatkan tenaga IGD, dokter spesialis neurologi, dokter radiologi, tim farmasi dan laboratorium, tim ambulans, serta petugas registrasi. Koordinasi lintas unit tersebut mempercepat proses diagnosis hingga tindakan medis, terutama dalam mengejar golden period, fase krusial yang berpengaruh terhadap risiko kecacatan dan kematian akibat stroke.

Direktur RS MTHI, dr. Herman Ramli, menyebut penghargaan ini menjadi dorongan untuk memperkuat layanan berbasis bukti ilmiah. Ia memastikan rumah sakit akan terus mengembangkan standar pelayanan sekaligus memperluas edukasi publik.

“Ke depan, kami fokus meningkatkan literasi masyarakat agar mampu mengenali gejala stroke sejak dini dan segera mencari pertolongan medis,” ujarnya.

Ia menambahkan, capaian ini mempertegas posisi RS MTHI sebagai ready stroke hospital, yakni fasilitas kesehatan yang siap memberikan penanganan stroke secara komprehensif dan cepat.

Edukasi publik menjadi faktor penting dalam meningkatkan keberhasilan terapi. Respons cepat sejak gejala awal dinilai memperbesar peluang pasien mendapatkan penanganan dalam periode emas.

Manajemen RS MTHI berharap kolaborasi antara tenaga kesehatan dan masyarakat dapat meningkatkan kualitas hidup pasien sekaligus menekan beban penyakit stroke di Sumatera Utara.

Penulis :  Andrew T Panjaitan,ST      |   Editor : Andrew T Panjaitan,ST.

Berita Terkait

Patroli Malam Sat Lantas Polres Simalungun Sasar Jalur Pematangsiantar–Perdagangan
Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia Pasifik saat Bertemu Prabowo
Pidato di EEF ke-11 Vladivostok, Prabowo: Pembangunan Harus Diukur dari Kehidupan Rakyat
Wakil Bupati Asahan Pimpin Rapat P4GN, Persempit Ruang Gerak Peredaran Narkoba
Wapres Gibran Dukung Inovasi Mahasiswa UB, Rompi Anti-Tantrum Didorong Segera Dihilirisasi
Gunung Sinabung Masih Siaga, 374 Warga Bertahan di Pengungsian dan 202 Personel Disiagakan
Belacan Khas Asahan Ditargetkan Tembus Pasar Thailand, Pemkab Siapkan Dukungan untuk UMKM
Istilah Proyek Siluman Mencuat di Puskesmas BP Nauli, Pekerja Mengaku Tak Tahu Pemborong Pelaksana

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 12:40 WIB

Patroli Malam Sat Lantas Polres Simalungun Sasar Jalur Pematangsiantar–Perdagangan

Kamis, 3 September 2026 - 23:37 WIB

Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia Pasifik saat Bertemu Prabowo

Kamis, 3 September 2026 - 23:32 WIB

Pidato di EEF ke-11 Vladivostok, Prabowo: Pembangunan Harus Diukur dari Kehidupan Rakyat

Kamis, 3 September 2026 - 22:35 WIB

Wakil Bupati Asahan Pimpin Rapat P4GN, Persempit Ruang Gerak Peredaran Narkoba

Kamis, 3 September 2026 - 21:29 WIB

Wapres Gibran Dukung Inovasi Mahasiswa UB, Rompi Anti-Tantrum Didorong Segera Dihilirisasi

Kamis, 3 September 2026 - 20:35 WIB

Belacan Khas Asahan Ditargetkan Tembus Pasar Thailand, Pemkab Siapkan Dukungan untuk UMKM

Kamis, 3 September 2026 - 20:09 WIB

Istilah Proyek Siluman Mencuat di Puskesmas BP Nauli, Pekerja Mengaku Tak Tahu Pemborong Pelaksana

Kamis, 3 September 2026 - 20:09 WIB

Resmikan Jembatan Bailey di Tapteng, Bobby Nasution Siapkan Modal Usaha bagi 50 Warga

Berita Terbaru