HKB 2026, Wakil Wali Kota Medan Tekankan Edukasi Warga dan Sistem Peringatan Dini Banjir

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Minggu, 26 April 2026 - 16:25 WIB

40131 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026 di Lapangan Avros, Kecamatan Medan Maimun, pada Minggu, 26 April 2026.

Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026 di Lapangan Avros, Kecamatan Medan Maimun, pada Minggu, 26 April 2026.

ATAPKOTA.COM, MEDAN — Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, menegaskan pentingnya kesiapsiagaan bencana berbasis tindakan nyata saat memimpin Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026 di Lapangan Avros, Kecamatan Medan Maimun, pada Minggu, 26 April 2026.

Dalam amanatnya, Zakiyuddin menyoroti perlunya evaluasi menyeluruh pascabanjir yang terjadi dalam dua tahun terakhir. Ia menilai kejadian berulang tersebut harus menjadi peringatan serius, bukan sekadar agenda seremonial tahunan.

Apel yang melibatkan unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, relawan, serta organisasi kemasyarakatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif terhadap risiko bencana di wilayah perkotaan.

Zakiyuddin mengungkapkan bahwa banjir besar pada November 2025 menjadi salah satu yang terparah dalam pengamatannya. Ia juga mencermati pola kejadian yang berulang pada periode waktu yang sama, sehingga potensi risiko serupa dinilai masih terbuka.

Menurutnya, persoalan banjir di Kota Medan tidak hanya disebabkan faktor curah hujan, tetapi juga berkaitan dengan kondisi sistem drainase, aliran sungai, serta pengelolaan lingkungan.

Ia menilai masih terdapat hambatan pada aliran air akibat drainase yang tidak berfungsi optimal, parit tersumbat, serta kemungkinan pengaruh dari wilayah hulu yang berdampak pada aliran menuju kota.

Dalam konteks mitigasi, Zakiyuddin memberi penekanan khusus pada peran kepala lingkungan (kepling). Ia meminta aparatur di tingkat paling dekat dengan masyarakat tersebut aktif dalam edukasi kebencanaan dan pemantauan kondisi lingkungan.

Selain itu, ia menyoroti rendahnya kesadaran sebagian masyarakat dalam menghadapi potensi bencana, termasuk saat banjir sebelumnya. Kondisi tersebut dinilai memengaruhi kecepatan evakuasi ketika air mulai meningkat.

Untuk itu, ia mendorong penerapan sistem peringatan dini yang mudah dipahami warga, seperti penggunaan kentongan atau sirene lingkungan. Pada peringatan HKB 2026, pemukulan kentongan dilakukan sebagai simbol kesiapsiagaan.

Zakiyuddin juga menyinggung persoalan perilaku masyarakat yang masih membuang sampah ke sungai dan parit. Ia menilai praktik tersebut memperparah risiko banjir, terutama ketika aliran air terhambat oleh tumpukan sampah.

Selain itu, keberadaan bangunan di bantaran sungai dan jalur inspeksi turut menjadi perhatian karena dinilai dapat mengganggu fungsi aliran air dan akses penanganan.

Di akhir arahannya, Zakiyuddin menegaskan bahwa peringatan HKB harus menjadi momentum pembenahan berkelanjutan, termasuk melalui edukasi masif kepada masyarakat agar risiko bencana dapat ditekan.

Ia juga menginstruksikan agar aparatur lingkungan bekerja sama dengan BPBD Kota Medan dalam menyebarluaskan informasi mitigasi serta sistem peringatan dini.

Sebelumnya, Kepala BPBD Kota Medan Yunita Sari menyampaikan bahwa peringatan HKB 2026 mengusung tema “Siap Untuk Selamat” dengan subtema “Bersatu dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana”.

Ia menjelaskan, kegiatan tahun ini tidak hanya berupa apel, tetapi juga diisi aksi nyata berupa gotong royong pembersihan Sungai Deli sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat. (Mery/red)

Berita Terkait

Polres Pematangsiantar Tangkap Pemilik 9 Paket Ganja Seberat 12,36 Gram di Jalan Merbou
Dari Bali, Firman Jaya Daeli Serukan Pembangunan Peradaban Indonesia Berbasis SDM, Budaya, dan Hukum
Rico Waas Lepas Ribuan Peserta Fun Walk MUI Medan, Dua Paket Umrah Jadi Hadiah Utama
MTQ ke-40 Sumut Resmi Dibuka, 1.109 Peserta Berebut Tiket ke MTQ Nasional Semarang
Wakil Wali Kota Herlina Hadiri Pembukaan MTQ ke-40 Sumut, Semangati Kafilah Pematangsiantar Raih Prestasi
Wesly Silalahi Sumbang 500 Sak Semen untuk Pembangunan GBI di Pematangsiantar
MTQ ke-40 Sumut Resmi Dibuka, Bobby Nasution Minta Nilai Al-Qur’an Diterapkan dalam Pelayanan Publik
Kejaksaan Setor 1,03 Triliun ke Negara, Hasil Lelang Aset dan Penelusuran Harta Edi Tansil

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:18 WIB

Polres Pematangsiantar Tangkap Pemilik 9 Paket Ganja Seberat 12,36 Gram di Jalan Merbou

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:50 WIB

Dari Bali, Firman Jaya Daeli Serukan Pembangunan Peradaban Indonesia Berbasis SDM, Budaya, dan Hukum

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:42 WIB

Rico Waas Lepas Ribuan Peserta Fun Walk MUI Medan, Dua Paket Umrah Jadi Hadiah Utama

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:38 WIB

MTQ ke-40 Sumut Resmi Dibuka, 1.109 Peserta Berebut Tiket ke MTQ Nasional Semarang

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:33 WIB

Wakil Wali Kota Herlina Hadiri Pembukaan MTQ ke-40 Sumut, Semangati Kafilah Pematangsiantar Raih Prestasi

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:43 WIB

MTQ ke-40 Sumut Resmi Dibuka, Bobby Nasution Minta Nilai Al-Qur’an Diterapkan dalam Pelayanan Publik

Selasa, 16 Juni 2026 - 03:53 WIB

Kejaksaan Setor 1,03 Triliun ke Negara, Hasil Lelang Aset dan Penelusuran Harta Edi Tansil

Selasa, 16 Juni 2026 - 02:45 WIB

Prabowo Terima Telepon Presiden Palestina Bahas Dukungan Indonesia

Berita Terbaru