Pematangsiantar Masuk Wilayah Prioritas Antisipasi Flu Burung, Pemprov Sumut Perkuat TGC

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:20 WIB

4045 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Sulaiman Harahap di dampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut Muhammad Faisal Hasrimy beserta sejumlah OPD membuka workshop penguatan TGC Provinsi dan Kabupaten/Kota terkait JOI dan respons KLB Flu Burung di Hotel Santika Medan, Selasa (9/6/26).

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Sulaiman Harahap di dampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut Muhammad Faisal Hasrimy beserta sejumlah OPD membuka workshop penguatan TGC Provinsi dan Kabupaten/Kota terkait JOI dan respons KLB Flu Burung di Hotel Santika Medan, Selasa (9/6/26).

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman flu burung (Avian Influenza) melalui penguatan Tim Gerak Cepat (TGC) di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Langkah ini dilakukan untuk memastikan deteksi dini dan respons wabah dapat berjalan cepat, tepat, dan terintegrasi.

Penguatan kapasitas tersebut dibahas dalam Workshop Penguatan Tim Gerak Cepat (TGC) Tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam Joint Outbreak Investigation (JOI) serta Respons Kejadian Luar Biasa (KLB) Flu Burung yang digelar di Hotel Santika Diandra Medan, Selasa, 9 Juni 2026.

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, menegaskan bahwa flu burung masih menjadi ancaman zoonosis global yang perlu diwaspadai secara serius. Menurutnya, tingginya aktivitas peternakan, perdagangan, dan mobilitas masyarakat di Sumut membuat daerah ini membutuhkan sistem ketahanan kesehatan yang kuat.

“Perkembangan global menunjukkan adanya berbagai varian virus baru. Kewaspadaan kita tidak boleh berkurang sedikit pun. Investigasi lapangan yang cepat dan koordinasi lintas sektor harus terus diperkuat agar potensi penularan bisa diantisipasi sedini mungkin,” ujar Sulaiman saat membuka kegiatan.

Ia menjelaskan penanggulangan penyakit zoonosis tidak dapat dilakukan oleh satu sektor saja. Karena itu, Pemprov Sumut mendorong penerapan pendekatan One Health (Satu Kesehatan), yaitu integrasi antara kesehatan manusia, kesehatan hewan, dan kesehatan lingkungan.

“Jika ketiga aspek dalam One Health berjalan padu, maka kemampuan deteksi dini, pencegahan, dan respons wabah akan jauh lebih efektif,” katanya.

Workshop ini melibatkan 47 peserta yang berasal dari Tim Gerak Cepat lintas sektor. Penguatan kapasitas diprioritaskan untuk tiga wilayah dengan mobilitas tinggi, yakni Kota Medan, Kota Pematangsiantar, dan Kabupaten Deliserdang.

Kegiatan tersebut juga didukung sejumlah instansi strategis, di antaranya RSUP H. Adam Malik Medan, Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP/PTKM) Medan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumut, asosiasi profesi, serta mitra pembangunan internasional seperti FAO dan Health Security Partners (HSP).

Ketua panitia pelaksana, Windy, menyebut workshop berlangsung selama empat hari, mulai 9 hingga 12 Juni 2026. Fokus utamanya adalah memperkuat koordinasi lapangan, kemampuan investigasi wabah bersama, dan penyusunan rekomendasi taktis untuk menghadapi potensi KLB flu burung.

Melalui penguatan TGC dan pendekatan One Health, Pemprov Sumut berharap sistem ketahanan kesehatan daerah semakin tangguh dan mampu melindungi masyarakat dari ancaman wabah zoonosis secara lebih efektif. (AP/red)

Berita Terkait

Bupati Asahan Sambut 240 Jamaah Haji Kloter 7, Satu Jamaah Masih Dirawat di Makkah
Sumut Tumbuh 4,98 Persen di Tengah Gejolak Global, Event Internasional Jadi Motor Ekonomi
Wesly Silalahi Apresiasi Polres Pematangsiantar, Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Bandar Narkoba
9 Ruas Jalan Provinsi di Simalungun Segera Diperbaiki, Anton Saragih Tinjau Lokasi Proyek
234 Jamaah Haji Asahan Tiba di Tanah Air, Wakil Bupati Rianto Sambut Langsung
Kades Lulus Pelatihan Basarnas Akan Dapat Insentif dari Bobby Nasution, Ini Alasannya
Polres Pematangsiantar Musnahkan 77 Kg Ganja dan 1 Kg Sabu, Klaim Selamatkan 236 Ribu Jiwa
Momen Rico Waas Ajak Peserta Khitanan Massal Kuis dan Bagi Uang Saku di Medan

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:30 WIB

Bupati Asahan Sambut 240 Jamaah Haji Kloter 7, Satu Jamaah Masih Dirawat di Makkah

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:40 WIB

Sumut Tumbuh 4,98 Persen di Tengah Gejolak Global, Event Internasional Jadi Motor Ekonomi

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:22 WIB

Wesly Silalahi Apresiasi Polres Pematangsiantar, Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Bandar Narkoba

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:05 WIB

9 Ruas Jalan Provinsi di Simalungun Segera Diperbaiki, Anton Saragih Tinjau Lokasi Proyek

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:00 WIB

234 Jamaah Haji Asahan Tiba di Tanah Air, Wakil Bupati Rianto Sambut Langsung

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:00 WIB

Polres Pematangsiantar Musnahkan 77 Kg Ganja dan 1 Kg Sabu, Klaim Selamatkan 236 Ribu Jiwa

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:00 WIB

Momen Rico Waas Ajak Peserta Khitanan Massal Kuis dan Bagi Uang Saku di Medan

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:50 WIB

DPRD Simalungun Sampaikan Rekomendasi LKPj 2025, Ini Pesan untuk Pemerintahan Anton Saragih

Berita Terbaru