ATAPKOTA.COM, JAKARTA – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming, mengajak kalangan alumni mahasiswa untuk berperan aktif dalam pembangunan nasional dengan menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Ajakan tersebut disampaikan saat menerima jajaran Pengurus Besar Ikatan Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (IKA BEM) Nusantara di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (22/6/2026).
Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara pemerintah dan organisasi alumni mahasiswa yang menghimpun mantan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Ketua Umum Pengurus Besar IKA BEM Nusantara, Tommy Suswanto, mengatakan Wakil Presiden memandang alumni mahasiswa sebagai mitra strategis dalam mendukung pembangunan bangsa sekaligus menyalurkan berbagai aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat.
Menurut Tommy, Wapres mengajak seluruh elemen alumni mahasiswa untuk bergandengan tangan dan berkolaborasi dalam mendukung kemajuan bangsa dan negara.
“Harapan Mas Wakil Presiden kepada kami adalah bersama-sama bergandengan tangan membangun bangsa dan negara,” kata Tommy usai pertemuan.
Dalam audiensi tersebut, IKA BEM Nusantara menyampaikan sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat di berbagai daerah. Beberapa isu yang disampaikan antara lain ketersediaan Minyakita, tantangan yang dihadapi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta persoalan harga beras dan pupuk yang berdampak langsung terhadap masyarakat.
Tommy menilai keterbukaan Wakil Presiden dalam menerima masukan menjadi sinyal positif bagi penguatan komunikasi antara pemerintah dan kelompok masyarakat sipil.
Menurutnya, seluruh aspirasi yang disampaikan diterima dengan baik dan menjadi bagian dari proses dialog yang konstruktif antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan.
“Beliau menerima berbagai masukan yang kami sampaikan secara terbuka dan memberikan ruang yang luas bagi kami untuk menyampaikan pandangan maupun aspirasi masyarakat,” ujarnya.
Tommy juga mengungkapkan bahwa Wakil Presiden mendorong IKA BEM Nusantara untuk terus menyampaikan berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat melalui jalur komunikasi yang tersedia, termasuk melalui surat maupun forum-forum dialog lainnya.
Atas respons tersebut, IKA BEM Nusantara menyatakan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pembangunan nasional sekaligus mengawal berbagai program pemerintah yang dinilai bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami mengapresiasi keterbukaan Wakil Presiden dalam menerima aspirasi. Kami juga berkomitmen untuk terus berkontribusi dan mengawal agenda pembangunan nasional sesuai peran organisasi,” ujar Tommy.
IKA BEM Nusantara merupakan organisasi yang dibentuk pada Oktober 2025 dan telah melantik pengurus besarnya pada 18 Juni 2026. Organisasi tersebut menghimpun alumni Badan Eksekutif Mahasiswa dari 189 perguruan tinggi di Indonesia serta berencana terus memperluas jaringan keanggotaannya di berbagai daerah.
Pertemuan di Istana Wakil Presiden tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan kalangan alumni mahasiswa dalam merespons berbagai persoalan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan. (AP/red)




































