Pemilik Toko Emas Apresiasi Polres Pematangsiantar Usai Pelaku Pencurian Emas Ditangkap

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:22 WIB

40254 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Pemilik Toko Emas M.A. Siregar di Pasar Horas, Khairani Sianturi, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Pematangsiantar setelah terduga pelaku pencurian emas batangan yang terjadi di tokonya berhasil diamankan. Jumat, (26 Juni 2026).

Ucapan tersebut disampaikan Khairani kepada wartawan saat ditemui di tokonya, setelah Satreskrim Polres Pematangsiantar mengumumkan penangkapan terduga pelaku.

Khairani mengaku bersyukur karena laporan yang disampaikan kepada pihak kepolisian mendapat tindak lanjut hingga akhirnya terduga pelaku berhasil ditangkap.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian yang telah menindaklanjuti laporan kami hingga akhirnya terduga pelaku berhasil diamankan. Harapan kami, proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku sehingga dapat memberikan efek jera,” ujar Khairani.

Selain berharap proses hukum berjalan sebagaimana mestinya, Khairani juga berharap emas batangan yang hilang dapat ditemukan kembali sebagai bagian dari proses penyidikan.

“Kalau memang memungkinkan, kami berharap barang tersebut bisa kembali. Alhamdulillah jika nantinya dapat dikembalikan,” katanya.

Ia juga mengaku berharap dapat bertemu dengan terduga pelaku maupun keluarganya.

Sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pematangsiantar melalui Tim Opsnal Unit Jatanras berhasil mengungkap kasus dugaan pencurian emas batangan yang terjadi di Toko Emas M.A. Siregar, Lantai II Gedung II Pasar Horas.

Kapolres Pematangsiantar, AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim AKP Sandi Riz Akbar, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 3 Juni 2026, sekitar pukul 12.15 WIB.

Berdasarkan hasil penyelidikan, seorang pria berinisial LM (32), warga Jalan Pattimura, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, diduga datang ke toko dengan berpura-pura sebagai calon pembeli.

Pelaku semula meminta diperlihatkan kalung dan gelang emas. Karena mengaku belum tertarik, pelaku kemudian meminta melihat emas batangan.

Anak pemilik toko yang saat itu membantu pelayanan mengambil contoh emas batangan seberat 70 gram. Ketika emas tersebut didekatkan, pelaku diduga langsung mengambilnya dari tangan pelapor sebelum melarikan diri melalui tangga samping Gedung II Pasar Horas.

Korban memperkirakan kerugian akibat kejadian tersebut mencapai sekitar Rp160 juta dan langsung melaporkan peristiwa itu ke Polsek Siantar Barat.

Setelah melakukan penyelidikan selama lebih kurang tiga pekan, Tim Opsnal Unit Jatanras yang dipimpin Ipda Revanto Barasa, S.H., berhasil mengamankan LM pada Kamis, 25 Juni 2026, sekitar pukul 21.00 WIB di sebuah rumah di Jalan Samosir, Kelurahan Toba, Kecamatan Siantar Selatan, Kota Pematangsiantar.

Menurut keterangan penyidik, dalam pemeriksaan awal LM mengaku telah menjual emas batangan tersebut di wilayah Panyabungan. Keterangan tersebut masih didalami sebagai bagian dari proses penyidikan.

“Saat ini terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut,” ujar AKP Sandi Riz Akbar.

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru