ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun mengalokasikan anggaran lebih dari Rp39 miliar untuk membangun ruas jalan Ujung Padang–Sayur Matinggi sepanjang 11,6 kilometer. Program yang diumumkan saat kunjungan kerja Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih di Kantor Camat Ujung Padang, Jumat (26/6/2026) itu mendapat apresiasi dari masyarakat yang menyebutnya sebagai pembangunan jalan terbesar yang pernah dilakukan di kecamatan tersebut.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan berdialog langsung dengan masyarakat serta pemerintah kecamatan mengenai kebutuhan pembangunan di wilayah Ujung Padang.
Mewakili masyarakat, anggota DPRD Kabupaten Simalungun H. Budi menyampaikan apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan infrastruktur jalan.
“Atas nama masyarakat Ujung Padang, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati. Ini menjadi sejarah bagi kami karena baru kali ini pembangunan jalan dengan nilai anggaran sebesar ini dilaksanakan di wilayah Ujung Padang,” ujarnya.
Menurut H. Budi, masyarakat siap mendukung seluruh program pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah demi mempercepat kemajuan wilayah.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Anton Achmad Saragih menjelaskan bahwa pembangunan ruas Ujung Padang–Sayur Matinggi akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Simalungun dengan nilai lebih dari Rp39 miliar. Jalan tersebut akan dibangun dengan lebar 4,5 meter untuk meningkatkan konektivitas dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Selain proyek tersebut, Pemkab Simalungun juga merencanakan rekonstruksi sejumlah ruas jalan lainnya, di antaranya Jalan Huta Budi, Jalan Sordang Bolon, Jalan Huta IV Huta Parik, Jalan Lingkungan Kampung Jawa, Jalan Huta I Nagori Banjar Hulu, serta Jalan Huta I dan II Nagori Riah Naposo.
Tidak hanya berfokus pada infrastruktur jalan, Bupati juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan memperbaiki jaringan irigasi dan menyalurkan bantuan alat pertanian berupa hand tractor guna meningkatkan produktivitas sektor pertanian yang menjadi mata pencaharian utama masyarakat.
Dalam bidang pelayanan publik, Bupati meminta agar pendataan penerima bantuan sosial segera diperbarui sehingga bantuan dapat tepat sasaran. Ia juga menginstruksikan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil mempercepat perbaikan mesin pencetak KTP yang mengalami kerusakan.
Menurut Bupati, perbaikan tersebut penting karena ratusan lulusan SMA di wilayah Ujung Padang membutuhkan dokumen kependudukan untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.
Kunjungan kerja tersebut juga dirangkai dengan pelayanan publik terpadu. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil membuka layanan administrasi kependudukan, sedangkan Dinas Kesehatan memberikan pemeriksaan kesehatan dan layanan pengobatan gratis kepada masyarakat.
Sementara itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan menggelar pasar murah dengan menyediakan sekitar 1 ton beras, 180 liter minyak goreng, dan 100 papan telur. Dinas Sosial juga menyalurkan bantuan sembako kepada warga yang membutuhkan.
Camat Ujung Padang Manaon Siregar, bersama para pangulu dan tokoh masyarakat, menyambut baik berbagai program yang dibawa pemerintah daerah. Mereka menilai pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik yang dihadirkan secara langsung akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendorong percepatan pembangunan wilayah.
Melalui program tersebut, Pemkab Simalungun menegaskan komitmennya untuk memperluas pemerataan pembangunan infrastruktur, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Simalungun. (AP/red)




































