Puluhan Tahun Rusak, Jalan Strategis di Labuhanbatu Akhirnya Diperbaiki dan Diperlebar Bobby Nasution

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 07:50 WIB

40140 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov Sumut mulai memperbaiki dan memperlebar jalan strategis sepanjang 10 kilometer di Labuhanbatu.

Pemprov Sumut mulai memperbaiki dan memperlebar jalan strategis sepanjang 10 kilometer di Labuhanbatu.

ATAPKOTA.COM, LABUHANBATU – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mulai merealisasikan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Infrastruktur Terintegrasi (INSTANSI) melalui perbaikan dua ruas jalan strategis di Kabupaten Labuhanbatu yang selama puluhan tahun dilaporkan mengalami kerusakan. Pengerjaan dimulai pada Jumat (26/6/2026) dengan total penanganan sepanjang 10 kilometer.

Dua ruas jalan yang ditangani meliputi jalur Aek Nabara–Negeri Lama sepanjang 3 kilometer dan Negeri Lama–Tanjung Elang sepanjang 7 kilometer. Selain memperbaiki permukaan jalan yang rusak, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga melakukan pelebaran badan jalan guna meningkatkan kapasitas dan keselamatan pengguna jalan.

Kepala Seksi Jalan dan Jembatan UPTD Rantauprapat Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Utara, Syahrizal, menjelaskan bahwa pekerjaan dibagi ke dalam dua paket.

“Paket pertama ruas Aek Nabara–Negeri Lama sepanjang 3 kilometer dibagi menjadi lima segmen, sedangkan paket kedua ruas Negeri Lama–Tanjung Elang sepanjang 7 kilometer dibagi menjadi tiga segmen. Seluruh pekerjaan ditargetkan selesai pada akhir tahun 2026,” ujarnya.

Menurut Syahrizal, peningkatan infrastruktur tidak hanya dilakukan melalui perbaikan badan jalan, tetapi juga dengan memperlebar jalan dari semula 5 meter menjadi 6 meter. Di sisi kiri dan kanan jalan juga dibangun bahu jalan menggunakan rigid beton selebar 70 sentimeter untuk memperkuat konstruksi.

“Lebar jalan ditingkatkan menjadi 6 meter dan ditambah bahu jalan rigid beton di kedua sisi agar konstruksi lebih kuat dan memiliki usia layanan yang lebih panjang,” katanya.

Selama proses pengerjaan berlangsung, Pemprov Sumut mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat melintasi lokasi proyek karena aktivitas alat berat dan debu yang ditimbulkan.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan selama proses pengerjaan. Kami juga mengimbau pengguna jalan agar lebih berhati-hati ketika melintas,” ucap Syahrizal.

Perbaikan jalan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah seorang warga, Muslim Manik, berharap seluruh ruas jalan dari Tanjung Elang hingga Aek Nabara dapat diperbaiki secara menyeluruh karena menjadi akses utama mobilitas masyarakat.

“Harapan kami seluruh ruas jalan ini bisa diperbaiki. Jalan yang baik akan mempercepat akses ke rumah sakit saat keadaan darurat, memperlancar distribusi hasil pertanian, dan memberikan dampak besar terhadap perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Salomo Sihite, warga Aek Nabara yang bekerja sebagai mekanik sepeda motor. Ia mengaku selama ini kerap menyaksikan kecelakaan lalu lintas akibat kondisi jalan yang rusak.

“Sering terjadi kecelakaan karena pengendara menghindari lubang atau kendaraan terguling akibat jalan rusak. Kami bersyukur karena jalan ini akhirnya mulai diperbaiki,” katanya.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menargetkan pembangunan infrastruktur tersebut dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi barang dan hasil pertanian, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Labuhanbatu. (AP/red)

Berita Terkait

Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng
Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural
Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong
Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi
Wapres Gibran Temui Pengungsi Gempa Sikka, Pastikan Kebutuhan Dasar dan Kelompok Rentan Terpenuhi
Tinjau Pelabuhan, Gereja, dan RSUD di Sikka, Wapres Gibran Soroti Fasilitas yang Perlu Segera Diperbaiki
Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana
Bertolak ke NTT, Wapres Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Penanganan Pascabencana

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:40 WIB

Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:45 WIB

Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:40 WIB

Wapres Gibran Temui Pengungsi Gempa Sikka, Pastikan Kebutuhan Dasar dan Kelompok Rentan Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Bertolak ke NTT, Wapres Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Penanganan Pascabencana

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Wapres Gibran Tinjau Dampak Gempa Sikka, Minta Bantuan Menjangkau Warga di Wilayah Sulit Diakses

Berita Terbaru