ATAPKOTA.COM, SAMOSIR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir memulai pembangunan gedung Catheterization Laboratory (Cathlab) di RSUD Hadrianus Sinaga sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan, khususnya penanganan penyakit jantung. Pembangunan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan pada Rabu (22/7/2026) oleh Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Republik Indonesia Benyamin Paulus Octavianus, bersama Bupati Samosir Vandiko T. Gultom dan Direktur Dekonsentrasi, Tugas Pembantuan, dan Kerja Sama Kementerian Dalam Negeri Elfin Elyas, di kompleks RSUD Hadrianus Sinaga.
Pembangunan gedung Cathlab menjadi salah satu langkah strategis Pemkab Samosir dalam memperluas akses layanan kesehatan masyarakat. Proyek tersebut didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Kesehatan RI Tahun Anggaran 2026 dengan nilai anggaran lebih dari Rp1,49 miliar.
Selain menghadiri peletakan batu pertama, kunjungan kerja Wamenkes RI juga dirangkaikan dengan kegiatan percepatan eliminasi Tuberkulosis (TB) di Sumatera Utara melalui penguatan implementasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Republik Indonesia, termasuk integrasi skrining TB dalam Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan sektor kesehatan di Kabupaten Samosir.
Menurutnya, pembangunan gedung Cathlab telah lama menjadi kebutuhan masyarakat untuk melengkapi pelayanan kesehatan, terutama dalam penanganan penyakit jantung.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Samosir, kami mengucapkan selamat datang di Negeri Indah Kepingan Surga, titik awal peradaban Batak. Kehadiran Bapak Wakil Menteri menjadi kehormatan bagi kami. Pembangunan Cathlab ini merupakan kebutuhan yang sudah lama kami nantikan demi meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat,” ujar Vandiko.
Ia menjelaskan, sebelum pembangunan Cathlab dimulai, RSUD Hadrianus Sinaga juga telah memperoleh dukungan pembangunan ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU) dari Kementerian Kesehatan RI.
Karena itu, Vandiko berharap dukungan pemerintah pusat dapat terus berlanjut melalui penyediaan peralatan medis untuk ruang PICU maupun Cathlab setelah pembangunan gedung selesai.
“Kami berharap setelah gedung ini selesai dibangun, Kementerian Kesehatan dapat membantu penyediaan peralatan Cathlab sehingga pelayanan jantung di Kabupaten Samosir dapat berjalan secara optimal,” katanya.
Vandiko menegaskan, Pemkab Samosir terus berkomitmen memperluas akses pelayanan kesehatan. Salah satu indikatornya adalah keberhasilan mempertahankan status Universal Health Coverage (UHC) selama tiga tahun berturut-turut, dengan cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan yang telah mencapai 99,8 persen dari total penduduk.
Menurutnya, peningkatan fasilitas kesehatan menjadi semakin penting mengingat Kabupaten Samosir merupakan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yang setiap tahun menerima kunjungan sekitar 2,4 juta wisatawan.
Dalam kesempatan tersebut, Vandiko juga mengusulkan pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas), penambahan puskesmas di kawasan Tele sebagai pintu masuk Kabupaten Samosir, serta dukungan peralatan kesehatan bagi Puskesmas Ambarita yang telah selesai direnovasi.
“Kami berharap kunjungan Bapak Wakil Menteri semakin memperkuat perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan kesehatan di Kabupaten Samosir sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ucapnya.
Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan RI Benyamin Paulus Octavianus menegaskan bahwa pembangunan Cathlab merupakan bagian dari keberlanjutan program pembangunan kesehatan nasional.
Ia mengatakan pemerintah saat ini terus memperkuat berbagai program prioritas di bidang kesehatan, mulai dari pembangunan rumah sakit, peningkatan layanan penyakit jantung, kanker, stroke, dan gagal ginjal, hingga percepatan eliminasi Tuberkulosis serta pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis sebagai langkah preventif.
“Program-program yang telah dirintis sebelumnya terus kami lanjutkan. Pada masa pemerintahan Presiden Prabowo, kami memperkuat upaya pemberantasan Tuberkulosis dan Program Cek Kesehatan Gratis agar masyarakat semakin sehat dan penyakit dapat dicegah sejak dini,” ujar Benyamin.
Dalam kesempatan itu, Benyamin juga menyampaikan bahwa RSUD Hadrianus Sinaga termasuk salah satu dari sekitar 400 rumah sakit daerah di Indonesia yang akan memperoleh program renovasi dari Kementerian Kesehatan RI.
Menurutnya, kondisi bangunan rumah sakit yang telah berusia cukup lama perlu ditingkatkan agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat semakin optimal.
“RSUD Hadrianus Sinaga menjadi salah satu rumah sakit yang akan direnovasi sehingga kualitas pelayanan kesehatan dapat terus meningkat,” katanya.
Ia menargetkan pembangunan gedung Cathlab dapat diselesaikan pada tahun 2026 sehingga mulai beroperasi pada tahun berikutnya.
“Saya akan memantau langsung progres pembangunan ini. Harapannya, tahun depan Cathlab sudah dapat beroperasi sehingga masyarakat Samosir yang membutuhkan pelayanan jantung tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah,” tegas Benyamin.
Selain pembangunan sarana kesehatan, Wamenkes juga menyoroti pentingnya peningkatan kesejahteraan tenaga kesehatan. Ia berharap pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) rumah sakit dilakukan secara efisien agar mampu meningkatkan kesejahteraan pegawai tanpa mengurangi mutu pelayanan kepada masyarakat.
Sebagai bentuk penghormatan kepada tamu kehormatan, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyerahkan ulos kepada Wakil Menteri Kesehatan RI Benyamin Paulus Octavianus beserta rombongan. Prosesi mangulosi tersebut menjadi simbol penghormatan masyarakat Batak sekaligus doa agar Wamenkes senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan kekuatan dalam menjalankan tugas meningkatkan pelayanan kesehatan di Indonesia.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut istri Wakil Menteri Kesehatan RI Ny. Linda Octavianus Taroreh, Ketua Tim Kerja Tuberkulosis Triya Novita, Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Sunarto, Direktur Produksi dan Distribusi Alat Kesehatan Dede Mulyadi, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara Muhammad Faisal Hasrimy, Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir Marudut Tua Sitinjak, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir Dina Hutapea, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Samosir Immanuel Sitanggang, Direktur RSUD Hadrianus Sinaga Iwan H. Sihaloho, jajaran pimpinan OPD, serta tamu undangan lainnya.(AP/red)

































