Data RUP Ungkap Serapan Anggaran PUPR Aceh Singkil Masih Rendah, 33 Miliar Ngendap

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:09 WIB

4077 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi AI.

Ilustrasi AI.

ATAPKOTA.COM, ACEH SINGKIL – Realisasi anggaran Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Aceh Singkil hingga Jumat (31/7/2026) menjadi sorotan setelah data Rencana Umum Pengadaan (RUP) menunjukkan tingkat penyerapan anggaran dan pelaksanaan paket pekerjaan masih relatif rendah pada paruh kedua Tahun Anggaran 2026.

Berdasarkan data resmi pemerintah yang diakses ATAPKOTA.COM per 31 Juli 2026, Dinas PUPR Aceh Singkil memiliki total pagu pengadaan sebesar Rp37,68 miliar. Dari jumlah tersebut, realisasi belanja tercatat Rp4,66 miliar atau 12,38 persen, sehingga masih terdapat sekitar Rp33,01 miliar atau 87,62 persen anggaran yang belum terealisasi.

Data yang sama menunjukkan, dari 263 paket pengadaan yang tercantum dalam RUP, baru empat paket yang telah terealisasi hingga akhir Juli 2026. Dengan demikian, tingkat realisasi paket pekerjaan tercatat sekitar 1,52 persen.

Rincian realisasi berdasarkan jenis pengadaan meliputi:

  • Pekerjaan konstruksi memiliki alokasi Rp33,30 miliar untuk 114 paket. Hingga 31 Juli 2026, tercatat tiga paket telah direalisasikan dengan nilai sekitar Rp3,81 miliar.
  • Jasa konsultansi dialokasikan sebesar Rp2,90 miliar untuk 93 paket. Dari jumlah tersebut, baru satu paket yang terealisasi dengan nilai sekitar Rp847,81 juta.
  • Pengadaan barang dan jasa lainnya memiliki pagu Rp1,47 miliar untuk 56 paket, namun berdasarkan data RUP belum tercatat realisasi hingga akhir Juli 2026.

Salah satu data yang menjadi perhatian adalah pelaksanaan skema Pengadaan Langsung (PL). Berdasarkan RUP, Dinas PUPR Aceh Singkil mengalokasikan 220 paket Pengadaan Langsung dengan total nilai sekitar Rp21,61 miliar.

Namun, hingga 31 Juli 2026, data RUP menunjukkan belum terdapat paket Pengadaan Langsung yang terealisasi.

Dalam ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah, mekanisme Pengadaan Langsung pada prinsipnya dirancang untuk proses pengadaan dengan nilai tertentu melalui prosedur yang lebih sederhana dibandingkan tender, sehingga pelaksanaannya diharapkan dapat berlangsung lebih cepat sesuai ketentuan yang berlaku.

Rendahnya realisasi anggaran dan paket pekerjaan hingga pertengahan tahun berpotensi menyebabkan penumpukan pelaksanaan proyek pada akhir tahun anggaran apabila percepatan tidak dilakukan.

Dalam praktik pengelolaan proyek pemerintah, percepatan pekerjaan pada akhir tahun dapat meningkatkan tantangan terhadap pengendalian mutu, pengawasan pelaksanaan, dan efektivitas penggunaan anggaran. Namun demikian, dampak tersebut akan bergantung pada strategi percepatan yang diterapkan oleh instansi pelaksana.

ATAPKOTA.COM masih berupaya memperoleh konfirmasi dari Kepala Dinas PUPR Kabupaten Aceh Singkil mengenai faktor penyebab rendahnya realisasi anggaran tersebut, langkah percepatan yang telah disiapkan, serta target penyelesaian paket pekerjaan hingga akhir Tahun Anggaran 2026.

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik, media ini memberikan ruang hak jawab kepada Dinas PUPR Kabupaten Aceh Singkil maupun pihak terkait untuk menyampaikan penjelasan atau tanggapan atas data yang dipublikasikan.

Laporan : Dalian Bancin-atapkota.

Berita Terkait

Sambut Sumpah Pemuda ke-98, Ratusan Peserta Ikuti Lomba Mancing Piala Wali Kota Pematangsiantar
Polres Pematangsiantar Amankan Dua Pria, Sabu 1,80 Gram Disita
Lima Tahun Berturut-turut, Pemkab Asahan Raih Predikat Informatif KI Award 2026
DEN Bahas Strategi Menjaga Harga BBM Bersubsidi dan Keberlanjutan Fiskal
DEN Laporkan Isu Strategis kepada Prabowo, dari Pangan hingga Pasar Modal
Prabowo Hadiri Persemayaman Mantan KSAD Subagyo Hadi Siswoyo di Mabesad
Bupati Asahan Kukuhkan Pokja Bunda PAUD dan Lantik Bunda PAUD Tingkat Kecamatan
DEN Proyeksikan Ekspor Hilirisasi Indonesia Capai US$ 50 Miliar pada 2026

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Sambut Sumpah Pemuda ke-98, Ratusan Peserta Ikuti Lomba Mancing Piala Wali Kota Pematangsiantar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Polres Pematangsiantar Amankan Dua Pria, Sabu 1,80 Gram Disita

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Lima Tahun Berturut-turut, Pemkab Asahan Raih Predikat Informatif KI Award 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:53 WIB

DEN Bahas Strategi Menjaga Harga BBM Bersubsidi dan Keberlanjutan Fiskal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:04 WIB

DEN Laporkan Isu Strategis kepada Prabowo, dari Pangan hingga Pasar Modal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:43 WIB

Bupati Asahan Kukuhkan Pokja Bunda PAUD dan Lantik Bunda PAUD Tingkat Kecamatan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:15 WIB

DEN Proyeksikan Ekspor Hilirisasi Indonesia Capai US$ 50 Miliar pada 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Kajian DEN: Penerima MBG Cenderung Lebih Jarang Absen dan Lebih Semangat Belajar

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Polres Pematangsiantar Amankan Dua Pria, Sabu 1,80 Gram Disita

Rabu, 21 Okt 2026 - 14:22 WIB

Presiden Prabowo Subianto menerima Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan bersama jajaran DEN dan sejumlah menteri terkait di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 20 Oktober 2026.

EKONOMI & BISNIS

DEN Laporkan Isu Strategis kepada Prabowo, dari Pangan hingga Pasar Modal

Selasa, 20 Okt 2026 - 23:04 WIB