ATAPKOTA.COM, ACEH SINGKIL – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Kabupaten Aceh Singkil. Tiga putra daerah dinyatakan lulus sebagai Calon Taruna Akademi Militer (Akmil) Tahun 2026, sebuah pencapaian yang menjadi kebanggaan masyarakat sekaligus menunjukkan daya saing putra-putri Aceh Singkil di tingkat nasional. Informasi tersebut diperoleh pada Jumat (31/7/2026) dari keluarga salah satu calon taruna.
Informasi awal disampaikan oleh Ali Hasmi Pohan, paman dari Muhammad Fauzan Pohan. Ia menjelaskan bahwa dua calon taruna yang lebih dahulu dinyatakan lulus adalah Muhammad Fauzan Pohan dan Muhammad Iqbal Alzuhdi Pohan. Keduanya merupakan alumni SMA Taruna Nusantara Magelang Angkatan ke-34.
Belakangan, kabar gembira kembali datang setelah Bendana Ade Prana Tumangger juga dinyatakan lulus sebagai Calon Taruna Akademi Militer Tahun 2026. Ia merupakan putra Decroly Tumangger, tokoh masyarakat Aceh Singkil.
Muhammad Fauzan Pohan merupakan putra ketiga Kapten Laut Khairul Anwar Pohan, prajurit TNI Angkatan Laut yang berasal dari Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, dan saat ini bertugas di Lantamal VIII Manado, Sulawesi Utara.
Sementara itu, Muhammad Iqbal Alzuhdi Pohan merupakan putra ketiga Asmarudin Pohan, aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Aceh Singkil, yang berdomisili di Desa Sianjo-Anjo Meriah, Kecamatan Gunung Meriah.
Keberhasilan ketiga putra daerah tersebut dinilai menjadi bukti bahwa generasi muda Aceh Singkil memiliki kemampuan untuk bersaing dalam seleksi nasional melalui disiplin, kerja keras, dan persiapan yang matang.
Melalui pesan yang disampaikan kepada generasi muda, para calon taruna mengajak pelajar, khususnya siswa SMA dan sederajat, agar tidak ragu mengikuti seleksi masuk Akademi TNI maupun Akademi Kepolisian.
“Seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara transparan, objektif, akuntabel, dan tidak dipungut biaya. Persiapkan diri dengan sebaik-baiknya serta jangan pernah takut untuk mencoba,” demikian pesan yang disampaikan para calon taruna.
Mereka juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap berbagai bentuk penipuan yang mengatasnamakan proses penerimaan Taruna Akademi TNI maupun Akademi Kepolisian. Sesuai ketentuan resmi, seluruh proses seleksi dilaksanakan secara terbuka dan tidak dipungut biaya.
Keberhasilan tiga putra Aceh Singkil tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus meningkatkan prestasi akademik, membangun karakter, dan berani mengejar cita-cita melalui jalur yang resmi, transparan, dan kompetitif.
Laporan : Dalian bancin-atapkota.

































