Pemkab Simalungun Salurkan Bantuan bagi Korban Puting Beliung di Nagori Karang Rejo

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 17 September 2026 - 16:11 WIB

4021 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Simalungun menyalurkan bantuan bagi dua keluarga korban puting beliung di Karang Rejo.

Pemkab Simalungun menyalurkan bantuan bagi dua keluarga korban puting beliung di Karang Rejo.

ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Sosial menyalurkan bantuan kepada warga terdampak angin puting beliung di Nagori Karang Rejo, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, Kamis (17/9/2026).

Bantuan tersebut diberikan kepada dua keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat bencana, yakni keluarga Ustad Wajir Candiago dan Supardi. Bantuan yang disalurkan berupa seng, paket sembako, serta tali asih. Berdasarkan keterangan pemerintah daerah, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kepala BPBD Kabupaten Simalungun Budiman Silalahi menyerahkan bantuan didampingi Kepala Dinas Sosial Osnidar Marpaung. Dalam kesempatan tersebut, Budiman menyampaikan salam dan keprihatinan Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih kepada keluarga terdampak.

Menurut Budiman, bantuan pemerintah daerah tidak dimaksudkan untuk mengganti seluruh kerugian yang dialami korban, tetapi diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga dalam masa pemulihan.

“Bantuan ini belum sepenuhnya menggantikan kerugian yang dialami, tetapi kami berharap dapat meringankan beban keluarga dan menjadi penyemangat untuk kembali bangkit,” ujar Budiman mewakili Bupati Simalungun.

Selain menyerahkan bantuan, BPBD mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat menimbulkan bencana.

Budiman meminta masyarakat segera melaporkan kondisi yang berpotensi membahayakan kepada pemerintah setempat maupun BPBD agar dapat dilakukan penanganan sesuai kebutuhan.

“Segera hubungi pemerintah setempat atau BPBD apabila terjadi kondisi yang membahayakan,” katanya.

Sementara itu, Ustad Wajir Candiago yang mewakili keluarga penerima bantuan menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Simalungun atas bantuan yang diberikan.

Menurutnya, bantuan tersebut membantu keluarga dalam menghadapi kondisi setelah rumah mengalami kerusakan akibat bencana.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ujar Wajir.

Dalam kunjungan tersebut, persoalan lain turut disampaikan kepada jajaran pemerintah daerah. Pangulu Nagori Karang Sari Yuda Muspianto, didampingi Camat Gunung Maligas Ayu Rukiyah Nasution, menyampaikan aspirasi warga terkait kerusakan jaringan irigasi akibat longsor di Huta I Nagori Karang Sari.

Kerusakan jaringan irigasi tersebut disebut berpotensi mengganggu pasokan air bagi lahan pertanian warga. Pemerintah daerah perlu memastikan kondisi dan tingkat kerusakan melalui pemeriksaan teknis untuk menentukan bentuk penanganan yang diperlukan.

“Kami memohon perhatian Bapak Bupati agar irigasi dapat segera diperbaiki sehingga kebutuhan air petani kembali terpenuhi,” kata Yuda.

Aspirasi tersebut menjadi persoalan yang berbeda dari penanganan rumah warga terdampak puting beliung di Nagori Karang Rejo. Namun, keduanya sama-sama berkaitan dengan kebutuhan penanganan pascabencana dan pemulihan fasilitas yang mendukung aktivitas masyarakat.

Penyaluran seng, sembako, dan tali asih menjadi langkah awal dalam membantu warga yang terdampak bencana. Selanjutnya, kondisi kerusakan rumah dan kebutuhan pemulihan perlu didata secara terukur agar bantuan lanjutan dapat diberikan sesuai tingkat kerusakan.

Begitu pula dengan jaringan irigasi di Huta I Nagori Karang Sari. Jika benar kerusakan tersebut berdampak terhadap ratusan hektare lahan pertanian, diperlukan data teknis mengenai panjang jaringan yang rusak, sumber kerusakan, luas areal terdampak, serta estimasi biaya perbaikan.

Dengan data tersebut, tindak lanjut pemerintah daerah dapat lebih terukur dan masyarakat dapat mengetahui sejauh mana penanganan terhadap fasilitas yang mereka gunakan.

Pemkab Simalungun menyatakan akan terus menindaklanjuti kebutuhan masyarakat, baik dalam penanganan pascabencana maupun pemulihan fasilitas umum yang terdampak.(AP/red)

Berita Terkait

Batam Jadi Tuan Rumah Rakernas III PJS, Utusan 25 Provinsi Dijadwalkan Hadir
Praperadilan Apriansyah di PN Bengkulu, Kuasa Hukum Soroti Tak Ada Uji DNA dan Cacat Formil
Rico Waas Ajak Mahasiswa Politeknik Ciptakan Solusi untuk Persoalan Kota Medan
AKBP Dhana Noer Kurniawan Gantikan Sah Udur Sitinjak sebagai Kapolres Pematangsiantar
Bupati Simalungun Teken Komitmen Pencegahan Korupsi, Tata Kelola Perencanaan hingga PBJ Diperkuat
Bersama 33 Kepala Daerah se-Sumut, Bupati Samosir Teken Komitmen Pencegahan Korupsi
Wali Kota dan Ketua DPRD Pematangsiantar Teken Komitmen Pencegahan Korupsi di Sumut
Bupati Asahan Teken Komitmen Bersama Pencegahan Korupsi di Sumut

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 18:44 WIB

Batam Jadi Tuan Rumah Rakernas III PJS, Utusan 25 Provinsi Dijadwalkan Hadir

Jumat, 18 September 2026 - 16:14 WIB

Praperadilan Apriansyah di PN Bengkulu, Kuasa Hukum Soroti Tak Ada Uji DNA dan Cacat Formil

Jumat, 18 September 2026 - 10:38 WIB

Rico Waas Ajak Mahasiswa Politeknik Ciptakan Solusi untuk Persoalan Kota Medan

Jumat, 18 September 2026 - 10:23 WIB

AKBP Dhana Noer Kurniawan Gantikan Sah Udur Sitinjak sebagai Kapolres Pematangsiantar

Jumat, 18 September 2026 - 10:18 WIB

Bupati Simalungun Teken Komitmen Pencegahan Korupsi, Tata Kelola Perencanaan hingga PBJ Diperkuat

Jumat, 18 September 2026 - 09:47 WIB

Wali Kota dan Ketua DPRD Pematangsiantar Teken Komitmen Pencegahan Korupsi di Sumut

Kamis, 17 September 2026 - 22:50 WIB

Bupati Asahan Teken Komitmen Bersama Pencegahan Korupsi di Sumut

Kamis, 17 September 2026 - 21:28 WIB

Pria 23 Tahun Ditemukan Meninggal di Belakang Rumah Warga di Marihat Bandar

Berita Terbaru