Gibran Dorong Metode GASING untuk Percepat Pendidikan di Indonesia Timur

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:25 WIB

4027 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menerima jajaran pengurus Ruang Aksi Pemimpin Indonesia (RAPI) di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2026).

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menerima jajaran pengurus Ruang Aksi Pemimpin Indonesia (RAPI) di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2026).

ATAPKOTA.COM, JAKARTA — Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menerima jajaran pengurus Ruang Aksi Pemimpin Indonesia (RAPI) di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2026).

Pertemuan tersebut membahas upaya mempercepat peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia Timur, termasuk melalui penerapan metode pembelajaran inovatif untuk membantu anak-anak menguasai kemampuan dasar membaca dan berhitung.

Salah satu metode yang dibahas adalah GASING atau Gampang, Asyik, dan Menyenangkan yang dikembangkan oleh Profesor Yohanes Surya. Metode tersebut mengedepankan proses belajar yang menyenangkan melalui aktivitas bermain dan bernyanyi agar materi lebih mudah dipahami peserta didik.

Wapres menilai penerapan metode tersebut dapat menjadi salah satu pendekatan untuk membantu anak-anak yang masih mengalami kesulitan dalam kemampuan dasar membaca dan berhitung. Namun, penerapannya membutuhkan dukungan pelatih dalam jumlah yang memadai.

“Tadi kan dibahas masalah anak-anak yang belum bisa membaca, belum bisa berhitung, saya kira dengan Metode GASING ini mereka bisa cepat masuk. Jadi belajar sambil bernyanyi, bermain game. Tapi membutuhkan coach-coach (pelatih) yang banyak seperti ini dan metodenya memang dibikin se-fun (menyenangkan) mungkin,” ujar Gibran.

Gibran juga membuka peluang kolaborasi dengan RAPI untuk memperluas penerapan metode pembelajaran tersebut, terutama di wilayah yang membutuhkan perhatian dalam peningkatan kualitas pendidikan.

“Ini mungkin ke depan bisa kita kolaborasikan Pak. Profesor Yohanesnya turun langsung ke sini,” ungkapnya.

Selain metode pembelajaran, Wapres menyoroti pentingnya pendekatan pendidikan yang menyesuaikan karakter budaya dan potensi masyarakat di sejumlah wilayah Papua.

Salah satu contoh yang dibahas adalah Sekolah Lapang Sagu di Kabupaten Asmat, Papua Selatan. Model tersebut mengintegrasikan pembelajaran dengan pengetahuan dan praktik masyarakat setempat, sekaligus diarahkan pada pemberdayaan melalui pengembangan hilirisasi sagu.

Usai pertemuan, pendiri sekaligus Ketua Dewan Pembina RAPI, Jimmy Boaz Oentoro, menyampaikan apresiasi atas kesempatan berdiskusi dengan Wapres.

Dalam pertemuan tersebut, RAPI menyerahkan dokumen pemikiran atau white paper yang berisi hasil studi dan rekomendasi terkait percepatan peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di Indonesia Timur.

“Hari ini pertemuan yang sangat hangat dengan Bapak Wapres Mas Gibran Rakabuming Raka untuk memberikan white paper, pemikiran-pemikiran kepada beliau dari tim kami bagaimana akselerasi pendidikan khususnya di Indonesia Timur,” kata Jimmy.

Jimmy menjelaskan, rekomendasi tersebut disusun berdasarkan pengalaman dan studi kasus yang dilakukan RAPI selama hampir tiga tahun. Menurut dia, kegiatan RAPI tidak hanya berkaitan dengan pembangunan sekolah, tetapi juga mencakup penanganan stunting, kesehatan anak sekolah, pemberdayaan keluarga, serta transformasi komunitas.

“Dan kami tidak sekadar memberikan white paper saja, tapi kami telah melakukan case study kurang lebih hampir tiga tahun. Membangun sekolahan, lalu melakukan proses stunting, bagaimana mengatasi stunting. Dan juga kesehatan bagi anak-anak sekolah, keluarga, dan transformasi di komunitasnya. Beliau sangat senang sekali,” pungkas Jimmy.(RE/red)

Berita Terkait

Pemkab Samosir Bersama TNI dan Kementan Bangun 20 Jembatan, Irigasi 680 Hektare
Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Perdalam Pengetahuan Budaya
Galeri Mustika Deli Tarik Perhatian PIA Ardhya Garini, Produk UMKM Medan Terpusat Satu Pintu
Pemko Medan Percepat Rehabilitasi Pascabencana, Pekerjaan Fisik Terus Berjalan
15 Kasus Influenza A di Medan, Dinkes Minta Puskesmas dan Rumah Sakit Siaga
Rico Waas Dukung Revora 2026, Lapangan Merdeka Jadi Ruang Kreativitas Anak Muda
Usai Dilantik Prabowo, Sugiono, Arrmanatha, dan Sarmuji Ungkap Fokus Kerja
Usai Dilantik, Kapolri Suyudi Ungkap Program “Polisi Bersama Masyarakat”

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:21 WIB

Pemkab Samosir Bersama TNI dan Kementan Bangun 20 Jembatan, Irigasi 680 Hektare

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:59 WIB

Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Perdalam Pengetahuan Budaya

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Galeri Mustika Deli Tarik Perhatian PIA Ardhya Garini, Produk UMKM Medan Terpusat Satu Pintu

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Pemko Medan Percepat Rehabilitasi Pascabencana, Pekerjaan Fisik Terus Berjalan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:01 WIB

15 Kasus Influenza A di Medan, Dinkes Minta Puskesmas dan Rumah Sakit Siaga

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Usai Dilantik Prabowo, Sugiono, Arrmanatha, dan Sarmuji Ungkap Fokus Kerja

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:32 WIB

Usai Dilantik, Kapolri Suyudi Ungkap Program “Polisi Bersama Masyarakat”

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Presiden Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Wahyu Hadiningrat Jadi Wakapolri

Berita Terbaru