ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Kapolres Simalungun AKBP Dr. Hendri Nupia Dinka Barus, S.H., S.I.K., M.M., mengajak masyarakat lebih bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Pesan tersebut disampaikan saat kegiatan Safari Minggu Kasih di Gereja Katolik Paroki St. Petrus dan Paulus, Jalan Asahan Km V, Nagori Pantoan Maju, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Minggu (25/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara, untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menjelaskan bahwa kegiatan itu merupakan bentuk pelaksanaan program prioritas Kapolri, “Polisi Bersama Masyarakat”, dengan mengedepankan pelayanan yang humanis.
“Ini wujud Polres Simalungun yang berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat, melindungi, mengayomi, dan melayani,” ujar AKP Verry Purba.
Ibadah Minggu di gereja tersebut dimulai pukul 08.00 WIB dengan pengkhotbah Pastor Immanuel Sembiring, OFM.Cap. Sekitar 700 jemaat mengikuti ibadah yang berakhir pukul 09.45 WIB, kemudian dilanjutkan dengan Safari Minggu Kasih.
Kapolres hadir bersama Wakapolres Kompol Imam Alriyuddin, S.H., M.H., Kabag Sumda Kompol Marnaek Ritonga, S.H., Kabag Ops Kompol Tukkar Simamora, S.H., M.H., Kasat Intelkam AKP Tombor Marbun, S.H., Kasat Binmas AKP D. Pasaribu, Kapolsek Gunung Malela AKP Hengky Siahaan, S.H., serta Kasi Humas AKP VJ Purba. Pastor Immanuel Sembiring bersama pengurus gereja turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Di hadapan jemaat, Kapolres mengingatkan masyarakat agar tidak langsung mempercayai informasi yang sumber dan kebenarannya belum jelas, khususnya berita yang beredar melalui media sosial maupun aplikasi pesan singkat.
Menurutnya, penyebaran hoaks berpotensi menimbulkan keresahan, merusak kerukunan, serta mengganggu situasi kamtibmas.
“Mari bijak bermedia sosial. Periksa kebenaran informasi sebelum dibagikan dan jangan ikut menyebarkannya. Jika ragu, silakan tanyakan atau laporkan kepada kepolisian,” ungkap Kapolres.
Ia mengajak masyarakat membiasakan diri memeriksa sumber informasi, membandingkan pemberitaan dari sumber tepercaya, dan memastikan kebenaran suatu kabar sebelum meneruskannya kepada orang lain.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres memperkenalkan layanan telepon 110 yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan kejadian atau meminta bantuan kepolisian tanpa harus datang langsung ke kantor polisi.
Polres Simalungun juga menyediakan layanan pengaduan Halo Kapolres sebagai sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan informasi, keluhan, kritik, maupun masukan terkait pelayanan dan persoalan kamtibmas.
Kapolres menyampaikan bahwa kehadiran kepolisian di tengah jemaat bertujuan mempererat silaturahmi, membangun rasa aman dan nyaman, serta menjaga situasi tetap kondusif.
Ia juga menegaskan bahwa Polres Simalungun beserta jajaran Polsek berupaya memastikan kegiatan ibadah masyarakat berlangsung aman, tertib, dan lancar. Ia meminta doa dan dukungan masyarakat agar seluruh personel dapat menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab.
“Kami mengharapkan masukan maupun kritik yang membangun. Semua itu akan menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan,” ucapnya.
Kapolres turut mengajak jemaat menjaga keutuhan dan keharmonisan keluarga, meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta berperan aktif dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, tokoh agama, pengurus rumah ibadah, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Simalungun.
Menurut Kapolres, komunikasi yang terbuka antara kepolisian dan masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam mendeteksi serta menindaklanjuti persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan.
Pastor Immanuel Sembiring, OFM.Cap., menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan perhatian Polri kepada jemaat Gereja Katolik Paroki St. Petrus dan Paulus.
Ia menyatakan pihak gereja siap mendukung upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Ia juga mengajak jemaat berpartisipasi menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis.
AKP Verry Purba menambahkan bahwa Safari Minggu Kasih diharapkan memperkuat kemitraan Polres Simalungun dengan tokoh agama, pengurus gereja, dan masyarakat.
“Kegiatan ini bagian dari Safari Bakti Sosial untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat melalui kegiatan keagamaan dan silaturahmi, sesuai program Quick Wins Bapak Kapolri,” jelasnya.
Ia berharap masyarakat memanfaatkan layanan Halo Kapolres untuk menyampaikan informasi maupun permasalahan kamtibmas agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 10.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, lancar, dan kondusif.
Melalui Safari Minggu Kasih, Polres Simalungun berharap hubungan dengan masyarakat semakin erat, kesadaran terhadap bahaya hoaks meningkat, dan kerja sama menjaga kerukunan serta keamanan di lingkungan masyarakat semakin kuat.(AP/red)


































