ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR — Pembangunan Stadion Sangnawaluh di Jalan Stadion, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, masih menyisakan persoalan. Di tengah kondisi gedung stadion yang mangkrak, Pemerintah Kota Pematangsiantar kini memprioritaskan pembangunan lapangan dengan anggaran Rp7,399 miliar dan menargetkan pengerjaan fasilitas stadion secara bertahap hingga 2029.
Sekretaris Dinas Pariwisata dan Olahraga (Dispora) Kota Pematangsiantar, Jan Purba, mengatakan pembangunan lapangan Stadion Sangnawaluh telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Hal itu disampaikannya saat ditemui di depan kantin Dispora, Senin (26/10/2026).
Menurut Jan, anggaran pembangunan lapangan tersebut telah ditampung dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pematangsiantar sebesar Rp 7.399.000.000.
Ia menyebutkan, pelaksanaan pembangunan telah direncanakan dengan mengacu pada mekanisme, prosedur, dan ketentuan yang berlaku.
“Pelaksanaan proyek tetap di dinas kita, tetapi untuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan PPTK, kita memakai Donlikut dari Dinas PUPR. Beliau salah satu yang mempunyai sertifikat dan memenuhi syarat untuk menjadi PPK” ujar Jan.
Namun, pembangunan lapangan tersebut belum menjawab seluruh persoalan Stadion Sangnawaluh, terutama terkait kondisi gedung yang mangkrak. Sebelumnya, anggaran sekitar Rp 22 miliar disebut telah dialokasikan untuk pembangunan stadion pada periode 2017–2021.
Menanggapi persoalan tersebut, Jan menyatakan bahwa masalah gedung stadion telah ditangani melalui proses administrasi penghapusan aset.
“Kalau persoalan pembangunan gedung stadion, sudah tidak ada masalah lagi, karena sudah ada berita acara penghapusan yang dimohonkan oleh Dinas Pariwisata Pematangsiantar ke DPKAD dan disetujui Walikota melalui Sekda, serta telah diperiksa oleh Inspektorat, dengan koordinasi dengan Kejaksaan Negeri Pematangsiantar,” jelasnya.
Meski demikian, nomor dokumen dan isi penghapusan yang disebutkan Jan tidak diperlihatkan
“Berita acaranya nanti saya kasih, saya koordinasi dulu dengan kadis,”ujarnya.
Jan menjelaskan, pembangunan Stadion Sangnawaluh akan dilakukan secara bertahap mulai tahun ini hingga 2029. Untuk tahap saat ini, pemerintah memprioritaskan penyelesaian lapangan sebelum melanjutkan pembangunan fasilitas lainnya.
“Kita lakukan bertahap, saat ini fokus ke lapangannya terlebih dahulu,” katanya.
Dengan demikian, penyelesaian Stadion Sangnawaluh masih membutuhkan waktu beberapa tahun. Publik pun perlu memperoleh informasi yang transparan mengenai tahapan pekerjaan, penggunaan anggaran, kondisi gedung yang sebelumnya telah mangkrak sehingga banyak bagian gedung yang hilang erta rencana pemanfaatan stadion setelah pembangunan selesai.
Laporan : Andrew T Panjaitan,ST


































