Antisipasi Banjir, Pemko Medan Siapkan 200 Lebih Lokasi Pengungsian dan Perkuat Koordinasi

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:10 WIB

4010 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, MEDAN — Pemerintah Kota (Pemko) Medan menginventarisasi lebih dari 200 lokasi pengungsian untuk mengantisipasi potensi banjir pada musim hujan. Setiap lokasi telah dilengkapi data penanggung jawab dan nomor kontak guna mempercepat koordinasi serta penanganan warga apabila bencana terjadi.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengatakan, kesiapsiagaan tersebut diperkuat setelah banjir berdampak pada empat kecamatan di Kota Medan. Saat kejadian, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama perangkat kewilayahan disiagakan, terutama di kawasan permukiman yang berada dekat aliran sungai.

Langkah penanganan awal meliputi evakuasi warga dan penyaluran bantuan pangan sementara bagi masyarakat terdampak. BPBD juga telah menggelar simulasi kebencanaan untuk meningkatkan kesiapan personel menghadapi kemungkinan bencana.

Hal tersebut disampaikan Rico Waas seusai mengambil sumpah dan melantik Erisda Hutasoit sebagai Sekretaris DPRD Medan di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Medan, Jumat (30/10/2026).

“Intinya sudah mulai bagus. Sehingga apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan sudah bisa ready. Tapi yang terpenting adalah bagaimana kesiapan kita,” kata Rico.

Selain menyiagakan personel, Pemko Medan terus melakukan upaya pengurangan risiko banjir melalui perawatan dan pembersihan saluran drainase. Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) secara berkelanjutan membersihkan saluran untuk menjaga kelancaran aliran air.

Menurut Rico, kondisi cuaca yang tidak menentu menuntut seluruh jajaran pemerintah kota meningkatkan kewaspadaan dan memastikan langkah penanganan dapat dilakukan dengan cepat apabila terjadi keadaan darurat.

Pemko Medan juga memperkuat koordinasi lintas instansi melalui rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan berbagai pihak terkait. Unsur yang dilibatkan antara lain Balai Wilayah Sungai (BWS), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Basarnas, BPBD, TNI-Polri, Kejaksaan, relawan, serta unsur kedokteran.

Di sektor kesehatan, Rico menyebut Pemko Medan berencana menggelar pertemuan dengan para kepala rumah sakit. Pertemuan tersebut ditujukan untuk memastikan kesiapan fasilitas dan tenaga medis apabila banjir menimbulkan kondisi darurat yang membutuhkan penanganan segera.

Rico menegaskan, penanggulangan bencana membutuhkan kerja sama berbagai unsur dan dukungan masyarakat, bukan hanya pemerintah. Ia meminta warga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama di tengah peringatan cuaca yang dikeluarkan BMKG pada periode 23–30 Oktober 2026.

“Lebih baik kita prepare, lebih baik kita waspada tinggi dibanding dianggap merasa biasa-biasa. Jadi memang harus memantau terus,” tegasnya.

Terkait lokasi pengungsian, Rico memastikan setiap titik yang telah diinventarisasi memiliki penanggung jawab. Data lebih dari 200 lokasi tersebut mencakup nama dan nomor kontak petugas agar pemerintah kota dapat memantau kondisi setiap tempat, termasuk jumlah warga yang perlu mengungsi apabila banjir terjadi.

Pendataan itu diharapkan mendukung koordinasi dan penyaluran bantuan secara lebih terarah. Dengan kesiapan lokasi pengungsian, personel, drainase, dan layanan kesehatan, Pemko Medan berupaya memperkuat langkah antisipasi terhadap potensi banjir selama musim hujan.

 

Laporan : Mery Bintang-atapkota.

Berita Terkait

Era Baru SMA Taruna Nusantara, Presiden Prabowo Perluas Kampus dan Gratiskan Pendidikan bagi Seluruh Siswa
Prabowo Tekankan Nilai Sumpah Pemuda kepada Siswa Taruna Nusantara, Persatuan Jadi Kunci
Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi, Tekankan Patriotisme dan Integritas
Longsor di Silou Kahean Tutup Akses Warga, Pemkab Simalungun Siapkan Penanganan
Jalan Rusak di Dolok Batu Nanggar Disorot, Pemkab Simalungun Sepakati Empat Langkah Penanganan
Lantik Erisda Hutasoit Jadi Sekwan Medan, Rico Waas Tekankan Pentingnya Jembatan Eksekutif-Legislatif
Bobby Nasution Siapkan Skema Pembiayaan Alternatif untuk Infrastruktur Nelayan Nias Selatan
Plt Kepala SMPN 3 Pematangsiantar Buka Suara soal Dugaan Pelecehan, Guru Dibebastugaskan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:18 WIB

Era Baru SMA Taruna Nusantara, Presiden Prabowo Perluas Kampus dan Gratiskan Pendidikan bagi Seluruh Siswa

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:58 WIB

Prabowo Tekankan Nilai Sumpah Pemuda kepada Siswa Taruna Nusantara, Persatuan Jadi Kunci

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi, Tekankan Patriotisme dan Integritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:59 WIB

Longsor di Silou Kahean Tutup Akses Warga, Pemkab Simalungun Siapkan Penanganan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:40 WIB

Jalan Rusak di Dolok Batu Nanggar Disorot, Pemkab Simalungun Sepakati Empat Langkah Penanganan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Lantik Erisda Hutasoit Jadi Sekwan Medan, Rico Waas Tekankan Pentingnya Jembatan Eksekutif-Legislatif

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Bobby Nasution Siapkan Skema Pembiayaan Alternatif untuk Infrastruktur Nelayan Nias Selatan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Plt Kepala SMPN 3 Pematangsiantar Buka Suara soal Dugaan Pelecehan, Guru Dibebastugaskan

Berita Terbaru