BMPS Sumut Dukung Rencana Penerapan Lima Hari Sekolah, Dukung Pengembangan Karakter Siswa

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 15 Mei 2025 - 00:42 WIB

40309 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga menjawab pertanyaan wartawan usai acara Konsolidasi Wilayah dan Penandatanganan Pakta Integritas dalam rangka mendukung Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Bersih Tahun 2025 Provinsi Sumatera Utara di Hotel Grand Mercure Jalan Sutomo Nomor 1 Medan, Rabu (14/5/2025).

Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga menjawab pertanyaan wartawan usai acara Konsolidasi Wilayah dan Penandatanganan Pakta Integritas dalam rangka mendukung Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Bersih Tahun 2025 Provinsi Sumatera Utara di Hotel Grand Mercure Jalan Sutomo Nomor 1 Medan, Rabu (14/5/2025).

ATAPKOTA, MEDAN – Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Sumatera Utara (Sumut) mendukung rencana penerapan penerapan lima hari sekolah. Hal tersebut dinilai sangat baik untuk pengembangan karakter para siswa. Materi pelajaran yang disampaikan juga lebih padat dengan adanya penambahan jam pelajaran.

Demikian disampaikan Ketua Bidang Organisasi Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Sumut Hasan Basri di sela-sela acara Konsolidasi Wilayah dan Penandatanganan Pakta Integritas dalam Mendukung Penerimaan Siswa Baru yang diselenggarakan di Medan, Rabu (14/05/2025).

“Sekolah lima hari tersebut sebelumnya sudah pernah dilaksanakan di Kota Medan. Ada penambahan jam belajar dengan mamadatkan pelajaran, sehingga lebih terstruktur dan intensif. Menurut saya itu bagus ya, Senin sampai Jumat anak-anak berada di sekolah, dan Sabtu anak-anak bisa mengembangkan dirinya,” katanya.

Dengan adanya penambahan jam belajar, katanya, maka program Presiden RI Prabowo Subianto yakni Makan Bergizi Gratis atau MBG bisa lebih efektif. Anak-anak yang pulang sekolahnya lebih lama, mendapatkan makan siang. Penerapan lima hari sekolah ini juga telah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 23 Tahun 2017 tentang hari sekolah.

“Jadi, pada hari Sabtu itu bukan berarti libur total. Itu bisa sebagai hari Pengembangan diri. Pengembangan diri itu bisa dilakukan bersama ayah, ibu, organisasi intra sekolah, bisa dengan siapa saja yang membangun kemampuan dalam kecapakan hidup. Berinteraksi sosial bersama masyarakat,” ujarnya.

Apalagi, lanjut Hasan, di era saat ini banyak orangtua yang bekerja seharian. Sehingga kebersamaan antara anak dan orangtua juga terbatas. Menurutnya lima hari sekolah ini, bisa dijadikan quality time bagi orangtua dan anak yang sibuk bekerja.

“Lima hari sekolah juga bia mendukung kegiatan non-formal, memberi ruang bagi anak mengikuti kursus, kegiatan seni, olahraga, atau kegiatan keagamaan,” kata Hasan.

Diketahui bahwa Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Nasution merancang pembelajaran Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK) hanya lima hari, baik negeri maupun swasta.

Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga mengatakan, penerapan pembelajaran lima hari itu mulai berlaku pada tahun ajaran 2026/2027. Saat ini pihaknya masih melakukan kajian untuk menerapkan program tersebut.

Dia mengatakan bahwa sekolah lima hari itu merupakan visi misi Gubernur Sumut. Pelaksanaan sekolah lima hari itu berada di Satuan Pendidikan di Dinas Pendidikan Provinsi Sumut.

“Paling cepat pelaksanannya tahun ajaran baru 2026/2027,” ucapnya.

Bagi Nayla, Siswa dari SMA Pengeran Antasari, lima hari sekolah sangat mendukung kegiatannya di luar sekolah. Ia mengikuti kegiatan ekstrakulikuler seperti les Bahasa Inggris, dan ikut latihan bola voli.

“Kalau weekend, sore-sore biasanya latihan bola voly. Kalau ada rencana lima hari sekolah ya bagus,” ucap Nayla.(H21) PR

Berita Terkait

Polda Sumut Kerahkan 2.081 Personel untuk Amankan ASEAN U-19 Boys Bank Sumut Championship 2026
Sejalan dengan Amanat Presiden Prabowo, Rico Waas Pastikan Nilai Pancasila Jadi Dasar Pelayanan Masyarakat
Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Rico Waas Tegaskan Pancasila Harus Hidup dalam Pelayanan Publik
Soal Insentif Kepling Belum Cair, Bapenda Medan Pastikan Insentif Kepling Tetap Dibayarkan Setelah Target PBB Tercapai
Jelang Piala AFF U-19 2026, Timnas Vietnam Gelar Latihan Tertutup di Taman Cadika Medan
Hadiri Festival Seni Budaya Buddhis, Wali Kota Medan Tekankan Pentingnya Harmoni dalam Keberagaman
Jelang Waisak 2570 BE, Gegana Brimob Polda Sumut Sterilisasi Sejumlah Vihara di Medan
Sindikat Penadah Ranmor Terbongkar, Polrestabes Medan Sita 135 Motor dan 1 Mobil

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 20:30 WIB

Dampingi Presiden Prabowo, Wapres Gibran Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila ke-81

Senin, 1 Juni 2026 - 19:53 WIB

Polda Sumut Kerahkan 2.081 Personel untuk Amankan ASEAN U-19 Boys Bank Sumut Championship 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 17:40 WIB

Sejalan dengan Amanat Presiden Prabowo, Rico Waas Pastikan Nilai Pancasila Jadi Dasar Pelayanan Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 17:36 WIB

Guru di Pamekasan Rasakan Manfaat TPG, Pembelajaran Makin Interaktif Berbasis Teknologi

Senin, 1 Juni 2026 - 17:16 WIB

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Rico Waas Tegaskan Pancasila Harus Hidup dalam Pelayanan Publik

Senin, 1 Juni 2026 - 15:56 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Asahan Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Bangsa

Senin, 1 Juni 2026 - 13:56 WIB

Kapolda Sumut Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Persatuan Fondasi Keutuhan Bangsa

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026, Bobby Nasution Ajak ASN Sumut Amalkan Nilai-Nilai Pancasila

Berita Terbaru