ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Kelurahan Bah Sorma di Kecamatan Siantar Sitalasari mewakili Kota Pematangsiantar dalam Evaluasi Lomba Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS) Tingkat Provinsi Sumatera Utara 2025. Kegiatan evaluasi berlangsung di Kantor Lurah Bah Sorma, Jumat (7/11/2025), dan dihadiri Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., serta Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Ny. Liswati Wesly Silalahi.
Dalam sambutannya, Wesly menyambut hangat kedatangan tim evaluasi dari TP PKK Provinsi Sumatera Utara. Ia menyebut kunjungan itu menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara PKK provinsi dan PKK kota. “Semoga kunjungan ini membawa energi positif dan memperkuat gerakan keluarga peduli kesehatan di Sumatera Utara,” ujarnya.
Wesly menegaskan, kebersihan lingkungan harus menjadi tanggung jawab bersama. Ia menjelaskan, banyak penyakit muncul karena lingkungan kotor, seperti air tergenang, sampah menumpuk, atau saluran air tersumbat. Karena itu, menurutnya, menjaga kebersihan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan seluruh warga.
Ia memuji Program LBS yang digerakkan PKK karena terbukti mampu membangun kesadaran masyarakat untuk peduli lingkungan. “Lingkungan bersih mencerminkan masyarakat berbudaya. Jika udara segar dan air jernih, keluarga akan hidup sehat dan bahagia,” ucapnya.
Sementara itu, Ny. Liswati Wesly Silalahi menjelaskan, Kelurahan Bah Sorma masuk nominasi tahap evaluasi Lomba LBS berkat kerja keras masyarakat dan dukungan berbagai pihak. Ia mengapresiasi kontribusi kader PKK, perangkat daerah, serta warga yang kompak menjaga kebersihan.
Liswati mengajak seluruh kader PKK untuk terus menyebarluaskan lima pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) agar masyarakat memiliki akses sanitasi layak dan berperilaku higienis.
Dari TP PKK Provinsi Sumatera Utara, tim Pokja IV yang mewakili Ny. Kahiyang Ayu Bobby Nasution menilai langsung kegiatan LBS di lapangan. Mereka menegaskan pentingnya peran keluarga sebagai ujung tombak menjaga lingkungan bersih dan sehat demi menekan angka penyakit berbasis lingkungan.
Acara ditutup dengan penyerahan laporan, pengalungan stola kepada tim evaluasi, yel-yel PKK Bah Sorma, ekspos program LBS, dan kunjungan lapangan. (Ilham/red)




































