ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Kolaborasi solid lintas instansi memperkuat pelaksanaan Operasi Lilin Toba 2025 di Kabupaten Simalungun. Sinergi antara Kepolisian, BPBD, Dinas PU, hingga pengelola jalan tol disiagakan penuh untuk menjamin kelancaran arus mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
Kapolres Simalungun, AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., mengungkapkan bahwa seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) telah menyiapkan fasilitas mitigasi dan pelayanan bagi masyarakat.
“Dukungan konkret telah siap. BPBD Simalungun mendirikan empat posko siaga darurat, sementara Dinas PU menyiagakan lima unit alat berat di jalur rawan longsor Siantar-Parapat, lengkap dengan operatornya,” ujar AKBP Marganda pada Minggu (21/12/2025).
Kabar baik bagi pemudik, akses Jalan Tol Simpang Panei akan dioperasikan secara gratis mulai pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB, dengan penyesuaian waktu mengikuti kondisi arus lalu lintas di lapangan.
Dalam pengecekan di Pos Pam VI Saribu Dolok dan Pos Terpadu Pelabuhan Tigaras, Kapolres merinci bahwa total 10 pos telah didirikan. Pos tersebut terdiri dari enam Pos Pengamanan (Pam), tiga Pos Pelayanan (Yan), dan satu Pos Terpadu. Sebanyak 327 personel Polres Simalungun dikerahkan, di mana 210 di antaranya disebar khusus di pos-pos tersebut.
“Operasi ini berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Fokus kami adalah kegiatan preventif dan pelayanan prima agar masyarakat dapat beribadah serta berlalu lintas dengan nyaman,” tambahnya.
Terkait potensi kemacetan di kawasan wisata Parapat, Polres Simalungun telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas satu arah (one way). Kendaraan dari arah Pematangsiantar menuju Parapat akan diarahkan melalui Simpang Palang/Simpang Sitahoan, sedangkan arus dari arah Toba menuju Pematangsiantar akan melintasi pusat Kota Wisata Parapat.
“Rekayasa ini bersifat situasional. Jika volume kendaraan masih tertampung untuk dua arah, maka arus tetap normal,” jelas Kapolres.
Selain kesiapan jalur, AKBP Marganda menghimbau masyarakat yang mudik untuk memastikan keamanan rumah yang ditinggalkan. “Pastikan rumah terkunci rapat untuk menghindari potensi kriminalitas. Jika pengemudi merasa lelah, silakan beristirahat di Pos Pelayanan yang telah tersedia, termasuk di tiga pintu Tol Panei Tonga,” pungkasnya.
Turut mendampingi dalam pengecekan tersebut, jajaran pejabat utama Polres Simalungun dan unsur TNI dari Kodim 0207/SML, serta petugas dari Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan Satpol PP Simalungun.(AP)