ATAPKOTA.COM, TAPSEL – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah pada Jumat, 2 Januari 2026, menyebabkan debit air sungai meningkat dan meluap hingga memutus akses jalan dari Kelurahan Sait Kalangan II, Desa Huraba, menuju Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka.
Akibat kondisi tersebut, puluhan warga di Lorong IV Kelurahan Hutanabolon terisolasi dan membutuhkan bantuan evakuasi.
Sekitar pukul 12.30 WIB, seorang warga bernama Mendrofa melaporkan kejadian itu ke Posko Satbrimob Polda Sumatera Utara yang berada di Kelurahan Hutanabolon. Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 13.00 WIB, sebanyak 19 personel Satbrimob di bawah pimpinan Dpp. Brigpol Boy Naibaho segera bergerak menuju lokasi terdampak banjir.
Dengan mengutamakan keselamatan warga, personel Satbrimob melakukan proses evakuasi terhadap masyarakat yang terjebak genangan air. Sebanyak 45 orang warga berhasil dievakuasi dari Lorong IV Kelurahan Hutanabolon menuju posko pengungsian di Kelurahan Tukka, Kecamatan Tukka, serta Desa Hutaraja.
Seluruh warga yang dievakuasi dilaporkan dalam kondisi selamat dan sehat. Proses evakuasi berlangsung lancar meski menghadapi medan yang cukup sulit akibat genangan air dan akses jalan yang terputus. Kegiatan kemanusiaan tersebut berakhir sekitar pukul 17.30 WIB.
Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Ferry Walintukan menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam situasi bencana merupakan bentuk komitmen dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
“Polri hadir untuk memastikan keselamatan masyarakat. Begitu menerima laporan adanya warga yang terisolasi akibat banjir, personel langsung diterjunkan ke lapangan untuk melakukan evakuasi. Alhamdulillah, seluruh warga berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat,” ujar Kombes Pol Ferry Walintukan, Minggu (4/1/2026).
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan segera melaporkan kepada aparat setempat apabila membutuhkan bantuan, sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Kegiatan tersebut menjadi wujud respons cepat dan kepedulian Satbrimob Polda Sumut dalam membantu masyarakat terdampak bencana, sekaligus memperkuat kehadiran Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat dalam situasi darurat. (AP)


































