ATAPKOTA.COM, TAPSEL – Satuan Brimob Polda Sumatera Utara terus memperkuat peran kemanusiaan dalam penanggulangan bencana melalui Operasi Aman Nusa II. Pada Jumat, 9 Januari 2026, sebanyak 1 SSK atau 74 personel diterjunkan untuk melakukan pembersihan pascabanjir dan tanah longsor di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.
Kegiatan pemulihan tersebut menyasar Desa Garoga, Desa Huta Godang, Desa Batu Hula, dan Desa Napa. Fokus utama meliputi pembersihan rumah warga dan lingkungan permukiman, pendirian tenda hunian sementara, serta pembangunan posko pelayanan terpadu.
Operasi kemanusiaan ini melibatkan sinergi TNI–Polri sebagai bagian dari upaya terpadu mempercepat pemulihan kondisi sosial dan lingkungan masyarakat terdampak bencana.
Di Desa Garoga dan Desa Huta Godang, personel Peleton I melaksanakan pembersihan rumah dan halaman warga yang tertimbun lumpur serta material sisa banjir. Sementara itu, Peleton II mendirikan tenda hunian sementara di Desa Batu Hula sebagai langkah awal penyediaan tempat tinggal layak bagi warga terdampak.
Pada lokasi lainnya, Peleton III melakukan pembersihan rumah warga di Desa Huta Godang sekaligus mendirikan tenda posko di Desa Napa. Posko tersebut difungsikan sebagai pusat koordinasi dan pelayanan bagi masyarakat serta personel di lapangan.
Hingga kegiatan berlangsung, sejumlah capaian telah dirasakan masyarakat. Beberapa rumah warga berhasil dibersihkan, tenda hunian sementara berdiri dan siap digunakan, serta posko pelayanan telah beroperasi untuk mendukung kebutuhan darurat warga.
AKP Tahi Parulian Hutagalung menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“Melalui Operasi Aman Nusa II, kami memastikan proses pemulihan berjalan secara bertahap dan terkoordinasi. Kami tidak hanya membersihkan rumah warga, tetapi juga menyiapkan hunian sementara dan posko agar masyarakat merasa aman dan terbantu,” ujarnya.
Kehadiran personel Brimob yang bersinergi dengan TNI dan unsur terkait mendapat apresiasi dari warga Batang Toru. Sinergi lintas instansi ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan lingkungan serta membantu masyarakat kembali menjalani aktivitas secara normal pascabencana.



































