ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0207/Simalungun tidak hanya menyasar pembangunan infrastruktur, tetapi juga berdampak pada aktivitas ekonomi warga di Nagori Bahapal, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, pada Jumat, 13 Februari 2026.
Di sela pengerjaan sasaran fisik, sejumlah personel Satuan Tugas (Satgas) TMMD membeli hasil panen durian milik warga setempat. Salah satu petani yang merasakan dampaknya adalah Emsar Sinaga. Ia mengaku terbantu karena hasil panennya langsung terserap tanpa harus menunggu pembeli datang ke kebun.
“Biasanya kami menunggu pembeli. Sekarang anggota TNI langsung membeli hasil panen kami. Kami merasa terbantu,” ujar Emsar.
Komandan Satgas TMMD ke-127 Kodim 0207/Simalungun, Letnan Kolonel Infanteri Gede Agus Dian Pringgana, mengatakan keterlibatan personel dalam membeli hasil pertanian warga merupakan bentuk dukungan moril sekaligus upaya mendorong perputaran ekonomi lokal.
Menurut dia, kehadiran TMMD tidak sebatas membangun jalan atau fasilitas umum, melainkan juga memperkuat hubungan sosial dengan masyarakat. “Kami ingin keberadaan Satgas memberi manfaat langsung, termasuk membantu petani lokal agar tetap produktif,” ujarnya.
Interaksi antara prajurit dan warga terlihat cair saat proses transaksi berlangsung. Selain jual beli, percakapan ringan di kebun menjadi ruang komunikasi yang mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat desa.
Program TMMD sendiri merupakan kolaborasi TNI dengan pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Di sejumlah daerah, kegiatan ini kerap diiringi aktivitas sosial yang menyentuh kebutuhan ekonomi warga, terutama sektor pertanian.
Langkah pembelian hasil panen tersebut memang sederhana. Namun, bagi petani desa, kepastian pasar—meski dalam skala terbatas—menjadi bagian penting dari keberlanjutan usaha mereka. (AP/red)



































