ATAPKOTA.COM, SUMUT – Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meninjau rumah warga terdampak banjir bandang di Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah, pada Kamis, 19 Februari 2026. Dalam kunjungan tersebut, ia sekaligus melaksanakan buka puasa perdana Ramadan 2026 bersama warga yang menghuni bangunan sementara di sekitar rumah mereka yang rusak.
Sebelum menyambangi permukiman di Kelurahan Sorkam, Bobby lebih dulu meninjau bendungan yang mengalami kerusakan akibat banjir. Bendungan itu menjadi perhatian karena berfungsi mengairi lahan persawahan warga.
Kunjungan dilanjutkan dengan peninjauan hunian terdampak bersama Wakil Bupati Tapanuli Tengah Mahmud Efendi, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah Provinsi Sumatera Utara, serta perwakilan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Di lapangan, sejumlah warga terlihat membangun hunian sementara secara mandiri di atas atau di sekitar tapak rumah mereka yang rusak berat. Bobby berdialog langsung dengan beberapa pemilik rumah untuk mendengar kebutuhan mendesak pascabencana.
“Kita manfaatkan dana yang tersedia untuk membantu membangun hunian tetap bagi Bapak/Ibu yang rumahnya mengalami rusak berat,” ujar Bobby.
Ia menyatakan pemerintah provinsi telah menyiapkan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi rumah warga terdampak. Untuk kategori rusak berat, bantuan disebut sebesar Rp60 juta per unit dengan skema pembangunan mandiri.
“Saya hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan haknya. Apalagi di bulan Ramadan, masyarakat harus tetap nyaman beribadah,” kata Bobby.
Buka puasa bersama digelar di salah satu hunian sementara milik warga. Setelah itu, rombongan melaksanakan Salat Maghrib berjemaah di lokasi, dilanjutkan dengan Salat Isya dan Tarawih di Masjid Al-Azhar Sorkam Kiri.
Sebelum meninggalkan lokasi, Bobby menyapa jemaah dan membagikan bingkisan makanan ringan kepada anak-anak. Ia menyatakan pemerintah daerah berupaya menjangkau seluruh wilayah terdampak bencana di Tapanuli Tengah, meski belum semua lokasi dapat dikunjungi.
“Semoga masyarakat yang terdampak tetap sabar dan kuat menghadapi musibah ini,” ujarnya. (AP)

































