ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten Simalungun bersama TNI Angkatan Darat meresmikan pembangunan Jembatan Garuda di Simpang Sitapulak, Nagori Marubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa. Peresmian jembatan tersebut dilakukan dalam rangka peluncuran program pembangunan 200 titik Jembatan Garuda secara nasional yang berlangsung pada Senin, 9 Maret 2026.
Peresmian jembatan itu dipimpin langsung oleh Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, bersama Komandan Kodim 0207/Simalungun, Letkol Inf. Gede Agus Dian Pringgana. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program TNI AD yang dilaksanakan secara terpusat dan disiarkan secara daring dari berbagai daerah di Indonesia.
Program pembangunan 200 Jembatan Garuda merupakan inisiatif Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., yang dilaksanakan atas arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.
Dalam sambutannya, Bupati Simalungun menyampaikan apresiasi kepada TNI Angkatan Darat atas kontribusinya dalam membantu pemerintah daerah membuka akses infrastruktur bagi masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Simalungun dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan terima kasih kepada Kepala Staf Angkatan Darat beserta jajaran TNI AD. Pembangunan Jembatan Garuda ini menjadi bukti nyata kepedulian TNI dalam membantu masyarakat,” kata Anton.
Menurut dia, keberadaan jembatan tersebut sangat penting karena menjadi penghubung utama aktivitas warga antarwilayah. Pembangunannya juga dinilai mencerminkan semangat gotong royong antara aparat TNI, pemerintah desa, dan masyarakat setempat.
Anton menambahkan, kolaborasi antara Kodim 0207/Simalungun, perangkat desa, serta warga Nagori Marubun Jaya menjadi kunci utama terwujudnya pembangunan jembatan tersebut.
Sementara itu, Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf. Gede Agus Dian Pringgana menjelaskan bahwa sebelumnya warga harus melintasi jembatan kayu yang kondisinya sudah tidak layak dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna.
“Sebagian kayu penyangga jembatan lama sudah rusak. Kondisi ini tentu berisiko bagi masyarakat yang melintas setiap hari,” ujar Gede.
Ia berharap keberadaan jembatan baru dapat mempercepat mobilitas masyarakat sekaligus meningkatkan keamanan transportasi warga. Selain menjadi penghubung antarwilayah, jembatan tersebut juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
“Program pembangunan 200 titik Jembatan Garuda bertujuan membuka keterisolasian desa dan mempermudah aktivitas masyarakat. Kami berharap jembatan ini mendukung akses ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan,” kata Gede.
Menurutnya, program tersebut juga merupakan wujud komitmen TNI AD dalam mendukung pembangunan nasional sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah pedesaan.
Acara peresmian turut dihadiri Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, Kasrem 022/Pantai Timur Letkol Inf. B. Simanjuntak, Kapolsek Tanah Jawa, jajaran Koramil Tanah Jawa, para Babinsa, perangkat desa, serta masyarakat setempat. (AP/red)

































