ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten Simalungun turun langsung menemui warga yang terdampak bencana angin puting beliung di Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Kamis, 2 April 2026.
Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih bersama Sekretaris Daerah Mixnon Andreas Simamora serta sejumlah pimpinan perangkat daerah meninjau lokasi bencana di Nagori Karang Anyar dan Nagori Silau Bayu.
Rombongan pemerintah daerah berjalan menyusuri kawasan permukiman yang masih memperlihatkan bekas kerusakan akibat terjangan angin kencang. Selain melihat langsung kondisi rumah warga yang rusak, bupati juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan material bangunan kepada masyarakat terdampak.
Dalam kesempatan itu, Anton menegaskan pemerintah daerah segera bergerak setelah menerima laporan kejadian.
Ia mengaku langsung menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, serta instansi terkait untuk turun ke lokasi melakukan penilaian kerusakan dan penanganan darurat.
“Begitu laporan masuk, saya langsung meminta BPBD dan dinas terkait segera turun melakukan asesmen serta memberikan penanganan awal bagi masyarakat,” kata Anton.
Bupati juga meminta seluruh kebutuhan dasar warga terdampak segera dipenuhi selama masa pemulihan.
Menurut dia, pemerintah daerah harus memastikan tidak ada warga yang kesulitan mendapatkan makanan maupun kebutuhan pokok lainnya.
“Pastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Jangan sampai ada warga yang mengeluhkan kekurangan makanan selama masa pemulihan,” ujarnya.
Bencana puting beliung tersebut terjadi pada Minggu malam, 29 Maret 2026, hingga Senin dini hari, 30 Maret 2026. Angin kencang yang disertai hujan deras merusak puluhan bangunan di wilayah tersebut.
Data sementara menunjukkan 83 kepala keluarga terdampak, dengan rincian 39 rumah mengalami kerusakan berat dan 44 rumah rusak ringan.
Selain rumah warga, dua fasilitas pendidikan juga terdampak, yakni Gedung SD Negeri 091263 Karang Sari dan perpustakaan SMP Negeri 1 Gunung Maligas. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Pemerintah Kabupaten Simalungun memastikan bantuan perbaikan rumah akan diberikan sesuai dengan tingkat kerusakan yang telah dinilai oleh tim teknis.
Di akhir kunjungan, Anton menyampaikan keprihatinannya kepada warga yang terdampak bencana.
Ia meminta masyarakat tetap tabah menghadapi musibah tersebut dan memastikan pemerintah daerah akan terus mendampingi proses pemulihan hingga selesai.
“Kami berharap masyarakat tetap sabar dan kuat. Pemerintah Kabupaten Simalungun akan terus mendampingi proses pemulihan dan pembangunan kembali rumah warga yang rusak,” kata Anton. (AP/red)
































