ATAPKOTA.COM, MALANG — Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Bantur menggelar kegiatan halal bihalal sebagai upaya mempererat silaturahmi antarpendidik di wilayah tersebut. Kegiatan yang diikuti ratusan guru itu berlangsung di Pendopo SMP Negeri 1 Bantur, Kabupaten Malang, pada Sabtu (4/4/2026).
Sekitar 500 anggota PGRI dari berbagai jenjang pendidikan menghadiri kegiatan tersebut. Para peserta terdiri dari guru tingkat taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar negeri (SDN), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA) yang bertugas di wilayah Kecamatan Bantur.
Acara tersebut menghadirkan KH Zainul Rojikin sebagai penceramah utama. Turut hadir perwakilan Ketua PGRI Kabupaten Malang, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Bantur, Camat Bantur yang diwakili Sukarji, Kapolsek Bantur AKP Totok Suprapto, S.H., M.H., serta Komandan Koramil yang diwakili oleh Babinsa Bantur.
Ketua PGRI Cabang Bantur Sirum, S.Pd. mengatakan kegiatan halal bihalal ini menjadi momentum penting bagi para guru untuk memperkuat kebersamaan sekaligus mempererat hubungan antaranggota organisasi.
Menurut Sirum, solidaritas antarpendidik perlu terus dijaga agar para guru dapat menjalankan tugas pendidikan dengan lebih baik.
“Melalui kegiatan ini kami berharap seluruh anggota PGRI tetap menjaga kekompakan serta semangat dalam menjalankan peran sebagai pendidik bagi generasi penerus bangsa,” ujarnya.
Dalam tausiyahnya, KH Zainul Rojikin mengajak para guru menjadikan momentum halal bihalal sebagai sarana introspeksi diri sekaligus mempererat persaudaraan.
Ia menilai kegiatan seperti ini dapat memperkuat ukhuwah serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
“Halal bihalal tidak hanya menjadi tradisi saling memaafkan, tetapi juga momentum untuk memperbaiki diri dan memperkuat persaudaraan,” katanya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Para peserta mengikuti rangkaian acara dengan khidmat, mulai dari sambutan, tausiyah, hingga sesi saling bersalaman sebagai simbol saling memaafkan setelah Hari Raya Idulfitri.
Melalui kegiatan tersebut, para guru berharap silaturahmi antarpendidik di Kecamatan Bantur semakin kuat serta mampu mendorong semangat bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah tersebut. (Arifpin/red)
































