Prabowo: Museum Ibu Marsinah Jadi Tonggak Pengingat Perjuangan Buruh Indonesia

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WIB

40119 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026.

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026.

ATAPKOTA.COM, NGANJUK — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Peresmian tersebut disebut sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan hak asasi manusia dan hak-hak pekerja yang diperjuangkan Marsinah, sekaligus menjadi simbol perhatian negara terhadap isu perlindungan buruh di Indonesia.

Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo Subianto terlebih dahulu meninjau rumah yang semasa hidup ditempati Marsinah. Kepala Negara juga menyempatkan diri menyapa dan bertemu dengan keluarga besar Marsinah.

Selanjutnya, Presiden meninjau kompleks Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah yang dibangun di atas lahan seluas 938 meter persegi. Kompleks tersebut terdiri atas bangunan museum memorial dan rumah singgah yang dirancang sebagai ruang edukasi serta refleksi sejarah perjuangan buruh.

Di dalam museum, Presiden melihat sejumlah koleksi peninggalan Marsinah, mulai dari seragam kerja pabrik, tas, dompet, sepeda ontel, hingga dokumen pribadi seperti ijazah sekolah. Beberapa piagam penghargaan dari organisasi buruh juga dipamerkan sebagai bagian dari rekam jejak perjuangan Marsinah dalam memperjuangkan hak-hak pekerja.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa peresmian museum tersebut menjadi momentum penting untuk mengenang perjuangan kaum buruh sekaligus menghormati keberanian Marsinah dalam memperjuangkan hak dan keadilan sosial.

“Kehadiran museum ini menjadi momentum untuk mengenang perjuangan seorang perempuan muda yang memperjuangkan hak-hak kaum buruh,” ujar Prabowo.

Presiden juga menilai keberadaan museum yang didedikasikan khusus bagi perjuangan buruh merupakan hal yang jarang ditemukan.

“Ini merupakan peristiwa yang langka. Museum yang secara khusus mengenang perjuangan buruh menjadi simbol penting penghormatan terhadap perjuangan masyarakat kecil,” katanya.

Menurut Presiden, Museum Ibu Marsinah diharapkan menjadi lambang penghormatan terhadap perjuangan rakyat kecil dalam memperjuangkan keadilan dan hak-haknya.

“Saya kira museum ini didirikan sebagai simbol dan tonggak peringatan atas keberanian seorang pejuang perempuan yang memperjuangkan hak-hak kaum buruh,” ujarnya.

Usai menyampaikan sambutan, Presiden menandatangani prasasti sebagai tanda diresmikannya Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah.

Keberadaan museum tersebut diharapkan dapat menjadi destinasi wisata edukasi sejarah di Kabupaten Nganjuk sekaligus sarana pembelajaran bagi generasi muda mengenai pentingnya keadilan sosial, perlindungan hak asasi manusia, dan penghormatan terhadap perjuangan buruh di Indonesia. (Rahmat E/red)

Berita Terkait

PT Socfindo Salurkan 140 Paket Sembako untuk Warga Desa Lae Butar Aceh Singkil melalui Program Jumat Berkah
Ketua Tim Komisi VII DPR RI dan Gubernur Sumut Kunjungi Paviliun Asahan di PRSU 2026, Sepatu Bunut Jadi Sorotan
PT Socfindo Kebun Lae Butar Salurkan Bantuan Alat Panen dan APD kepada Kelompok Tani di Aceh Singkil
Wabup Asahan Hadiri Pembukaan Jambore Daerah XI Pramuka Sumut 2026, Diikuti 5.575 Peserta
Dishub Aceh Singkil Raih Juara II Terbaik Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Aceh 2026
Bobby Nasution Dorong PRSU Masuk Kalender Event Nasional, Komisi VII DPR RI Siap Dukung
SETARA Institute Kunjungi Pematangsiantar, Wesly Silalahi Paparkan Komitmen Perkuat Kota Toleran
Patar Oloan Silitonga Ajukan Perlawanan Eksekusi, Minta PN Pematangsiantar Tunda Pengosongan Lahan

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:30 WIB

PT Socfindo Salurkan 140 Paket Sembako untuk Warga Desa Lae Butar Aceh Singkil melalui Program Jumat Berkah

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:50 WIB

Ketua Tim Komisi VII DPR RI dan Gubernur Sumut Kunjungi Paviliun Asahan di PRSU 2026, Sepatu Bunut Jadi Sorotan

Kamis, 9 Juli 2026 - 22:10 WIB

PT Socfindo Kebun Lae Butar Salurkan Bantuan Alat Panen dan APD kepada Kelompok Tani di Aceh Singkil

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:50 WIB

Wabup Asahan Hadiri Pembukaan Jambore Daerah XI Pramuka Sumut 2026, Diikuti 5.575 Peserta

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:50 WIB

Dishub Aceh Singkil Raih Juara II Terbaik Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Aceh 2026

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:20 WIB

SETARA Institute Kunjungi Pematangsiantar, Wesly Silalahi Paparkan Komitmen Perkuat Kota Toleran

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:59 WIB

Patar Oloan Silitonga Ajukan Perlawanan Eksekusi, Minta PN Pematangsiantar Tunda Pengosongan Lahan

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:55 WIB

DPRD Sumut Kunker ke Samosir, Wabup Dorong Percepatan Infrastruktur, Pariwisata, Pertanian, dan Kesehatan

Berita Terbaru