Laporan Warga Soal Kayu “Gelap”, Pengusaha Somel di Siantar Simarimbun Buka Suara

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 17 April 2026 - 12:00 WIB

40396 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

stri pengelola bermarga Sidabutar.

stri pengelola bermarga Sidabutar.

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Aktivitas usaha penggergajian kayu (somel) di Kelurahan Simarimbun, Kecamatan Siantar Marimbun, Kota Pematangsiantar, menjadi sorotan warga setelah muncul dugaan penggunaan bahan baku yang tidak jelas asal-usulnya.

Dugaan tersebut mengemuka pada Kamis (16 April 2026), berdasarkan laporan masyarakat yang meminta identitasnya dirahasiakan. Warga menyebut aktivitas pengangkutan kayu kerap terjadi pada malam hari.

“Kayu masuknya sering tengah malam. Kami tidak tahu pasti asalnya, tapi diduga dari sumber yang tidak jelas,” ujar seorang warga.

Menindaklanjuti laporan tersebut, awak media mendatangi lokasi usaha yang disebut berada di kawasan eks gilingan padi Simarimbun. Di lokasi, media bertemu dengan seorang perempuan yang mengaku sebagai pihak keluarga pengelola usaha.

Perempuan tersebut, yang memperkenalkan diri sebagai istri pengelola bermarga Sidabutar, membantah dugaan yang disampaikan warga.

Ia menyatakan bahwa bahan baku kayu diperoleh dari wilayah Raya dan Sidamanik serta dilengkapi dokumen dari pemerintah setempat.

“Kami mengambil kayu dari agen, dan surat-suratnya ada, termasuk dari pemerintah setempat,” ujarnya.

Ia juga mengklaim bahwa usaha tersebut telah memiliki dokumen perizinan yang diperlukan. Namun, saat diminta menunjukkan dokumen dimaksud, yang bersangkutan belum dapat memperlihatkannya.

Selain itu, ia menyebut aktivitas usaha saat ini tidak berjalan optimal karena kendala teknis pada peralatan produksi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah daerah maupun instansi terkait mengenai legalitas usaha dan sumber bahan baku kayu tersebut.

Kontributor : Valtin Silitonga/ Martuadin Saragih     |   Editor : Tim Redaksi atapkota.com

Berita Terkait

Tiga Kali Ditolak, Akses Wartawan ke SMKN 3 Pematangsiantar Diduga Dibatasi: Apa Ada yang Disembunyikan?
Nasionalisme Dipertanyakan: SMKN 3 Pematangsiantar Biarkan Tiang Bendera Kosong
Dugaan Pungutan di SDN 091608 Sinaksak, Kepala Sekolah Buka Suara
Pesan Menyentuh Wakil Wali Kota untuk Jamaah Haji Pematangsiantar: Tinggalkan Kesombongan
Tinjau Pelabuhan Nabire, Wapres Gibran Soroti Keterbatasan Dermaga dan Dorong Perencanaan Terintegrasi
Jembatan Gang Damai Ambruk, Pemko Medan Ajukan Pinjam Pakai Lahan ke PT KAI
Gebyar Pajak Sumut Dongkrak PKB 30 Persen, Penerimaan Tembus Rp 125 Miliar
Rugikan Negara Rp 2,57 Miliar, Tersangka JT Diserahkan ke Kejari Medan

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 10:55 WIB

Tiga Kali Ditolak, Akses Wartawan ke SMKN 3 Pematangsiantar Diduga Dibatasi: Apa Ada yang Disembunyikan?

Selasa, 21 April 2026 - 10:12 WIB

Nasionalisme Dipertanyakan: SMKN 3 Pematangsiantar Biarkan Tiang Bendera Kosong

Senin, 20 April 2026 - 19:42 WIB

Dugaan Pungutan di SDN 091608 Sinaksak, Kepala Sekolah Buka Suara

Senin, 20 April 2026 - 18:55 WIB

Pesan Menyentuh Wakil Wali Kota untuk Jamaah Haji Pematangsiantar: Tinggalkan Kesombongan

Senin, 20 April 2026 - 18:42 WIB

Tinjau Pelabuhan Nabire, Wapres Gibran Soroti Keterbatasan Dermaga dan Dorong Perencanaan Terintegrasi

Senin, 20 April 2026 - 17:23 WIB

Gebyar Pajak Sumut Dongkrak PKB 30 Persen, Penerimaan Tembus Rp 125 Miliar

Senin, 20 April 2026 - 16:22 WIB

Rugikan Negara Rp 2,57 Miliar, Tersangka JT Diserahkan ke Kejari Medan

Senin, 20 April 2026 - 16:00 WIB

Dari ATR ke Boeing, Wapres Dorong Upgrade Bandara Nabire demi Konektivitas Papua Tengah

Berita Terbaru