Kelola Keuangan Berbasis Digital, Sumut Sabet Penghargaan Creative Financing

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 29 April 2026 - 17:15 WIB

40314 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) melalui Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sutan Tolang Lubis dan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Timur Tumanggor melakukan Konferensi Pers terkait upaya Pemprov Sumut dalam meningkatkan pendapatan daerah.  Kegiatan ini difasilitasi Dinas Kominfo Sumut berlangsung di Lobby Dekranasda Lantai 1 Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro 30 Kota Medan, Rabu (29/4/2026).

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) melalui Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sutan Tolang Lubis dan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Timur Tumanggor melakukan Konferensi Pers terkait upaya Pemprov Sumut dalam meningkatkan pendapatan daerah. Kegiatan ini difasilitasi Dinas Kominfo Sumut berlangsung di Lobby Dekranasda Lantai 1 Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro 30 Kota Medan, Rabu (29/4/2026).

ATAPKOTA.COM, SUMUT – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara meraih penghargaan nasional di bidang pengelolaan keuangan daerah melalui inovasi digital yang dikembangkan. Penghargaan kategori Creative Financing tersebut diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia pada 25 April 2026 di Palembang.

Selain penghargaan, pemerintah daerah juga menerima insentif sebesar Rp3 miliar sebagai bentuk apresiasi atas inovasi dalam pengelolaan keuangan, optimalisasi pendapatan daerah, serta penerapan skema pembiayaan non-konvensional.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sumut, Timur Tumanggor, menyebut capaian tersebut tidak terlepas dari penerapan digitalisasi dalam tata kelola keuangan daerah.

“Digitalisasi menjadi salah satu faktor utama dalam penilaian. Sistem yang dibangun mempermudah pengelolaan dan pelaporan keuangan,” ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Rabu, 29 April 2026.

Melalui sistem informasi keuangan daerah berbasis daring, pemerintah kabupaten/kota kini dapat menyampaikan laporan tanpa harus hadir secara langsung. Proses seperti laporan pertanggungjawaban APBD, evaluasi rencana anggaran, hingga pelaporan kepala daerah dapat dilakukan secara terintegrasi.

Menurut Timur, penerapan sistem tersebut dinilai mampu meningkatkan efisiensi waktu dan biaya dalam pengelolaan administrasi keuangan daerah.

Selain itu, BKAD Sumut juga mengembangkan aplikasi pengelolaan aset daerah untuk mengoptimalkan pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD). Melalui sistem tersebut, aset yang belum dimanfaatkan dapat ditawarkan kepada pihak ketiga secara terbuka dengan berbagai skema kerja sama.

Data pemerintah daerah mencatat terdapat 114 aset berupa tanah dan bangunan yang telah terdokumentasi namun belum dimanfaatkan secara optimal. Aset tersebut tersebar di sejumlah wilayah, termasuk Medan, Deli Serdang, Langkat, dan Binjai.

Sebagian aset yang dinilai strategis telah melalui proses penilaian dan direncanakan untuk dikelola melalui mekanisme sewa, kerja sama pemanfaatan, atau skema lain yang sesuai ketentuan.

Pemerintah daerah menyatakan langkah digitalisasi dan optimalisasi aset ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus menjaga transparansi pengelolaan keuangan. (AP/red)

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru