Dana Kelurahan Dimanfaatkan, Kader Posyandu Sumber Jaya Dibekali Bimtek untuk Tingkatkan Layanan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 30 April 2026 - 19:44 WIB

4072 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar, mengikuti bimbingan teknis (bimtek) yang berlangsung selama tiga hari dan berakhir pada Kamis (30 April 2026).

kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar, mengikuti bimbingan teknis (bimtek) yang berlangsung selama tiga hari dan berakhir pada Kamis (30 April 2026).

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan berbasis masyarakat terus dilakukan pemerintah daerah melalui penguatan kapasitas kader. Dalam konteks tersebut, kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar, mengikuti bimbingan teknis (bimtek) yang berlangsung selama tiga hari dan berakhir pada Kamis (30 April 2026). Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Lurah Sumber Jaya dan didanai melalui Dana Kelurahan.

Pemerintah Kota Pematangsiantar melalui Camat Siantar Martoba, Rilan Syakban Pohan, yang mewakili Wali Kota Wesly Silalahi, menutup kegiatan tersebut. Program ini disebut sebagai yang pertama di kota tersebut yang secara khusus memanfaatkan Dana Kelurahan untuk pembinaan kader Posyandu.

Dalam kegiatan penutupan, camat bersama Lurah Sumber Jaya, Sofian Saragih, serta perwakilan Dinas Kesehatan menyerahkan sejumlah alat kesehatan secara simbolis kepada para kader sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan layanan di tingkat kelurahan.

Rilan menegaskan, pelaksanaan bimtek ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan kapasitas kader Posyandu agar mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat yang terus berkembang. Ia menilai peningkatan kompetensi kader menjadi kunci dalam memperkuat layanan dasar di lingkungan masyarakat.

Menurutnya, pelatihan yang berlangsung selama tiga hari tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan serta partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan layanan Posyandu. Salah satu indikator keberhasilan, kata dia, dapat dilihat dari meningkatnya jumlah kunjungan masyarakat ke Posyandu.

“Peningkatan kunjungan menjadi indikator bahwa pelayanan semakin dipercaya masyarakat. Ini menjadi tujuan utama dari pelaksanaan bimtek,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa Kelurahan Sumber Jaya akan mewakili Kota Pematangsiantar dalam Lomba Posyandu tingkat Provinsi Sumatera Utara tahun ini. Karena itu, ia mendorong seluruh kader untuk menjaga kekompakan dan meningkatkan kualitas pelayanan guna mendukung capaian tersebut.

Sementara itu, Lurah Sumber Jaya, Sofian Saragih, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut, termasuk narasumber dan kader Posyandu. Ia berharap materi yang telah diberikan dapat diimplementasikan secara langsung di masing-masing Posyandu.

Ketua Kelompok Masyarakat (Pokmas) Sumber Jaya, Sapriudin Purba, menjelaskan bahwa bimtek diikuti oleh 25 peserta yang berasal dari lima Posyandu di wilayah tersebut. Kegiatan berlangsung sejak 28 hingga 30 April 2026 dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Sekretaris Camat Siantar Martoba, Edo Putra Haro Munthe; narasumber Martha Simarmata, Betty Ambarita, serta Yulinda, bersama para kader Posyandu. (AP/red)

Berita Terkait

Wakil Bupati Asahan Tegaskan Pengusaha Kayu Patuhi Tonase
Sat Narkoba Belawan Gerebek Rumah, 7 Orang Diamankan Termasuk Anak di Bawah Umur
Turun ke Sawah, Bupati Samosir Tanam Bawang Putih Bantuan Kementan
Terima Audiensi Yayasan Abdi Sabda, Rico Waas Tekankan Peran Pendidikan Keagamaan
Terima Audiensi Pomparan Raja Silahisabungan, Rico Waas Soroti Ancaman Budaya di Era Digital
Dari “Babad Alas” ke Dunia Nyata: Rico Waas dan Bima Arya Bekali Mahasiswa USU Jadi Pemimpin
Aroma Busuk Diduga dari Limbah Restoran di Jalan Sudirman, Warga Minta Pemerintah Bertindak
Santri Harus Melek Teknologi, Wapres Gibran Tinjau Pelatihan AI di Pondok Tremas

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 22:08 WIB

Wakil Bupati Asahan Tegaskan Pengusaha Kayu Patuhi Tonase

Kamis, 30 April 2026 - 22:02 WIB

Sat Narkoba Belawan Gerebek Rumah, 7 Orang Diamankan Termasuk Anak di Bawah Umur

Kamis, 30 April 2026 - 20:25 WIB

Turun ke Sawah, Bupati Samosir Tanam Bawang Putih Bantuan Kementan

Kamis, 30 April 2026 - 20:15 WIB

Terima Audiensi Yayasan Abdi Sabda, Rico Waas Tekankan Peran Pendidikan Keagamaan

Kamis, 30 April 2026 - 19:44 WIB

Dana Kelurahan Dimanfaatkan, Kader Posyandu Sumber Jaya Dibekali Bimtek untuk Tingkatkan Layanan

Kamis, 30 April 2026 - 19:25 WIB

Dari “Babad Alas” ke Dunia Nyata: Rico Waas dan Bima Arya Bekali Mahasiswa USU Jadi Pemimpin

Kamis, 30 April 2026 - 19:18 WIB

Aroma Busuk Diduga dari Limbah Restoran di Jalan Sudirman, Warga Minta Pemerintah Bertindak

Kamis, 30 April 2026 - 18:32 WIB

Santri Harus Melek Teknologi, Wapres Gibran Tinjau Pelatihan AI di Pondok Tremas

Berita Terbaru

Salah satu truk pengangkut kayu di Desa Suka Damai, Kecamatan Pulo Bandring, Kamis (30 April 2026).

ASAHAN

Wakil Bupati Asahan Tegaskan Pengusaha Kayu Patuhi Tonase

Kamis, 30 Apr 2026 - 22:08 WIB