Ulos Warnai Hardiknas Samosir 2026

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:30 WIB

4071 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang berlangsung pada Jumat (2/5/2026) di Tanah Lapang Pangururan, Kabupaten Samosir.

Upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang berlangsung pada Jumat (2/5/2026) di Tanah Lapang Pangururan, Kabupaten Samosir.

ATAPKOTA.COM, SAMOSIR – Pemerintah Kabupaten Samosir menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang berlangsung pada Jumat (2/5/2026) di Tanah Lapang Pangururan, Kabupaten Samosir.

Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, bertindak sebagai inspektur upacara yang diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Samosir, TNI/Polri, aparatur sipil negara (ASN), tenaga pendidik, serta para pelajar.

Peringatan Hardiknas tahun ini tampil berbeda dengan menghadirkan nuansa kearifan lokal. Seluruh peserta upacara mengenakan ulos, kain tenun khas Batak, sebagai simbol penghormatan terhadap budaya daerah. Sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah juga tampak mengenakan atribut adat seperti sortali dan sortopi.

Penggunaan ulos dalam upacara tersebut mencerminkan upaya pemerintah daerah dalam mengintegrasikan nilai budaya ke dalam pembangunan sektor pendidikan. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari penguatan identitas lokal di tengah arus modernisasi.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti. Dalam pidato tersebut ditegaskan bahwa peringatan Hardiknas menjadi momentum untuk merefleksikan kembali peran pendidikan dalam membangun kualitas sumber daya manusia.

Pendidikan, menurut pidato tersebut, merupakan proses memanusiakan manusia melalui pengembangan potensi, pembentukan karakter, serta penghormatan terhadap martabat individu. Nilai tersebut selaras dengan ajaran Ki Hajar Dewantara melalui konsep sistem among, yakni asah, asih, dan asuh.

Pemerintah pusat, lanjutnya, terus mendorong peningkatan mutu pendidikan melalui pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) serta sejumlah kebijakan strategis. Kebijakan tersebut meliputi pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan, digitalisasi pembelajaran, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, penguatan karakter peserta didik, serta peningkatan literasi dan numerasi.

Selain itu, pemerintah juga berupaya memperluas akses pendidikan yang inklusif dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Menindaklanjuti arah kebijakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Samosir menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di daerah. Wakil Bupati menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

“Pendidikan menjadi investasi jangka panjang. Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat agar layanan pendidikan dapat berjalan optimal,” ujar Ariston Tua Sidauruk.

Sebagai bentuk dukungan, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran untuk program beasiswa yang menyasar peserta didik mulai dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi, khususnya bagi masyarakat kurang mampu.

Melalui momentum Hardiknas 2026, Pemerintah Kabupaten Samosir mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berakar pada nilai-nilai budaya lokal. (AP/red)

Berita Terkait

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Satlantas Polres Simalungun Gelar Patroli Sabuk Kamtibmas
Pasca Kebakaran Pasar Dwikora, Pemko Pematangsiantar Siapkan Kios Darurat, Pedagang Minta Izin Bangun Mandiri
Diduga Curi Kabel Tembaga Senilai Rp 40 Juta, Tiga Operator Boiler di Sei Mangkei Diamankan Polisi
Bobby Nasution Siapkan Dua Akses Baru ke Wisata Air Panas Karo, Targetkan Bebas Pungutan dan Kurangi Macet
Pemko Pematangsiantar Terima Kunker Bapemperda DPRD Sumut Bahas Ranperda UMKM
Korban Kebakaran Pasar Dwikora Dapat Pendampingan Psikologis, Pemko Pematangsiantar Turunkan Tim Dinsos P3A
Tol Listrik Sumatera Masuk Sumut, Pemprov Dukung Proyek 217 Tower Transmisi PLN
Pemasangan Tiang WiFi Linknet di Pematangsiantar Diduga Picu Kebocoran Pipa PDAM Tirtauli, Warga Khawatir Keselamatan

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 22:45 WIB

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Satlantas Polres Simalungun Gelar Patroli Sabuk Kamtibmas

Senin, 22 Juni 2026 - 22:30 WIB

Pasca Kebakaran Pasar Dwikora, Pemko Pematangsiantar Siapkan Kios Darurat, Pedagang Minta Izin Bangun Mandiri

Senin, 22 Juni 2026 - 20:30 WIB

Diduga Curi Kabel Tembaga Senilai Rp 40 Juta, Tiga Operator Boiler di Sei Mangkei Diamankan Polisi

Senin, 22 Juni 2026 - 20:10 WIB

Bobby Nasution Siapkan Dua Akses Baru ke Wisata Air Panas Karo, Targetkan Bebas Pungutan dan Kurangi Macet

Senin, 22 Juni 2026 - 20:00 WIB

Pemko Pematangsiantar Terima Kunker Bapemperda DPRD Sumut Bahas Ranperda UMKM

Senin, 22 Juni 2026 - 19:10 WIB

Tol Listrik Sumatera Masuk Sumut, Pemprov Dukung Proyek 217 Tower Transmisi PLN

Senin, 22 Juni 2026 - 17:57 WIB

Pemasangan Tiang WiFi Linknet di Pematangsiantar Diduga Picu Kebocoran Pipa PDAM Tirtauli, Warga Khawatir Keselamatan

Senin, 22 Juni 2026 - 17:12 WIB

Pemkab Malang Salurkan Bantuan Baznas di Bantur, Penerima Didorong Bangun Usaha Produktif

Berita Terbaru