Prabowo Ajak Seluruh Elemen Bangsa Perkuat Persatuan demi Kemajuan Indonesia

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:50 WIB

40118 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto membuka Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) Tahun 2026 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada Jumat, 26 Juni 2026. Foto: BPMI Setpres

Presiden Prabowo Subianto membuka Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) Tahun 2026 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada Jumat, 26 Juni 2026. Foto: BPMI Setpres

ATAPKOTA.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh elemen bangsa memperkuat persatuan di tengah keberagaman sebagai modal utama mewujudkan kemajuan Indonesia. Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) Tahun 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Jumat (26/6/2026).

Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa Indonesia merupakan bangsa yang dibangun di atas keberagaman suku, agama, budaya, latar belakang, dan profesi. Menurutnya, perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan yang dapat menyatukan apabila seluruh elemen bangsa memiliki kecintaan yang sama terhadap Tanah Air.

“Kita memiliki latar belakang dan pengalaman yang berbeda-beda. Namun, jika setiap anak bangsa mencintai tanah airnya, saya yakin di tengah perbedaan itu kita dapat menemukan titik-titik persamaan,” ujar Presiden.

Prabowo menilai kemampuan membangun kerja sama menjadi faktor penentu kemajuan sebuah negara. Berdasarkan pelajaran sejarah yang dipahaminya, bangsa yang para pemimpinnya mampu bersinergi akan lebih mudah berkembang dibanding bangsa yang terus terjebak dalam perpecahan.

“Dari sejarah yang saya pelajari, bangsa yang para elitnya mampu bekerja sama akan bangkit. Sebaliknya, bangsa yang elitnya terus berselisih akan sulit mencapai potensi terbaiknya,” katanya.

Meski demikian, Presiden menegaskan bahwa semangat persatuan tidak berarti menghilangkan perbedaan pendapat. Sebagai negara demokrasi, Indonesia tetap menjamin kebebasan menyampaikan pandangan dan menghormati keberagaman gagasan.

Namun, ia mengingatkan agar perbedaan politik maupun pandangan tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan yang menghambat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kita boleh saja memiliki perbedaan atau merasa belum puas. Namun, apakah kita ingin terus gaduh setiap selesai pemilihan? Kapan kita bisa fokus mewujudkan kesejahteraan bagi rakyat jika terus terjebak dalam konflik?” tutur Presiden.

Prabowo menekankan bahwa seluruh potensi, pengetahuan, dan kemampuan yang dimiliki para pemimpin maupun kalangan intelektual harus diarahkan untuk kepentingan bangsa, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan.

“Sebagai anak bangsa, pemimpin, dan orang-orang yang diberi kemampuan lebih, sudah menjadi kewajiban kita mengabdikan pengetahuan dan kepintaran untuk membantu rakyat, terutama mereka yang paling miskin dan paling lemah,” tegasnya.

Melalui forum KSTI 2026, Presiden berharap semangat persatuan, kolaborasi, dan gotong royong terus diperkuat sebagai fondasi dalam membangun Indonesia yang maju, berdaya saing, dan mampu menghadapi berbagai tantangan global. (RE/red)

Berita Terkait

Peresmian Aula SMP Bintang Timur, Pemko Pematangsiantar Tekankan Pendidikan Berkarakter
Hadiri Musda XI Golkar Asahan, Bupati Taufik Harapkan Sinergi Pembangunan
Bupati Asahan Sambut Safari Anak Gaza, Serahkan Bantuan Uang Tunai
Sabulan Diusulkan Jadi Kampung Kreatif, Pemkab Samosir Bidik Pengembangan Wisata dan UMKM
Polres Simalungun Salurkan Sembako untuk 70 Warga, Tampung Keluhan soal Narkoba dan Lapangan Kerja
Polsek Dolok Batu Nanggar dan SMK Al Washliyah 7 Serbalawan Teken MoU Cegah Bullying
ISW Adukan Dugaan Ijazah Chairuddin Lubis ke Bareskrim Polri
Wesly Silalahi Dukung Penguatan Literasi Ekonomi Syariah di Pematangsiantar

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Peresmian Aula SMP Bintang Timur, Pemko Pematangsiantar Tekankan Pendidikan Berkarakter

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Hadiri Musda XI Golkar Asahan, Bupati Taufik Harapkan Sinergi Pembangunan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Bupati Asahan Sambut Safari Anak Gaza, Serahkan Bantuan Uang Tunai

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:27 WIB

Sabulan Diusulkan Jadi Kampung Kreatif, Pemkab Samosir Bidik Pengembangan Wisata dan UMKM

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:50 WIB

Polres Simalungun Salurkan Sembako untuk 70 Warga, Tampung Keluhan soal Narkoba dan Lapangan Kerja

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:37 WIB

ISW Adukan Dugaan Ijazah Chairuddin Lubis ke Bareskrim Polri

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Wesly Silalahi Dukung Penguatan Literasi Ekonomi Syariah di Pematangsiantar

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Bobby Nasution Tawarkan Potensi Investasi Sumut ke Jepang, Soroti SDM dan Hasil Laut Nias

Berita Terbaru