Pemkab Asahan Gelar Aksi Bergizi di Sekolah, Fokus Cegah Anemia dan Percepatan Penurunan Stunting Remaja

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:35 WIB

4052 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Asahan menggelar Aksi Bergizi di sekolah untuk mencegah anemia remaja putri dan mempercepat penanggulangan stunting.

Pemkab Asahan menggelar Aksi Bergizi di sekolah untuk mencegah anemia remaja putri dan mempercepat penanggulangan stunting.

ATAPKOTA.COM, ASAHAN– Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan menggelar Gerakan Aksi Bergizi di Sekolah sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan remaja putri sekaligus mempercepat penanggulangan stunting, pada Selasa (28/07/2026) di Yayasan Pendidikan Islamiyah Hessa Air Genting, Kecamatan Air Batu.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembudayaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang diintegrasikan dengan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), khususnya bagi pelajar perempuan usia sekolah.

Gerakan Aksi Bergizi di Sekolah dilaksanakan melalui edukasi penerapan gizi seimbang, pembiasaan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), aktivitas fisik, serta pemeriksaan kesehatan berupa skrining kadar Hemoglobin (Hb) untuk mendeteksi risiko anemia sejak dini.

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Asahan Mohammad Azmy Ismail, A.P., M.Si., Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan dr. Hari Sapna, M.K.M., Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Asahan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Asahan, perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan beserta rombongan, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Asahan, Ketua Yayasan Pendidikan Islamiyah Hessa Air Genting Drs. H. Imran Mahdin, M.Ag., Camat Air Batu beserta Ketua TP PKK Kecamatan Air Batu, kepala puskesmas se-Kabupaten Asahan, Kepala Desa Hessa Air Genting, kepala sekolah, guru, serta tamu undangan lainnya.

Ketua Yayasan Pendidikan Islamiyah Hessa Air Genting, Drs. H. Imran Mahdin, M.Ag., menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh tamu undangan, khususnya jajaran Pemerintah Kabupaten Asahan yang telah memilih yayasan tersebut sebagai lokasi pelaksanaan Gerakan Aksi Bergizi di Sekolah.

Ia berharap perhatian pemerintah daerah terhadap sektor pendidikan dapat terus berlanjut melalui berbagai program pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan akademik, tetapi juga harus memperhatikan pembentukan karakter dan kesehatan peserta didik.

“Yayasan Pendidikan Islamiyah Hessa Air Genting berupaya memberikan keseimbangan antara pembinaan jasmani dan rohani, sehingga diharapkan mampu melahirkan generasi yang sehat, bermental kuat, serta memiliki akhlak yang baik,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan dr. Hari Sapna, M.K.M., dalam laporannya menyampaikan bahwa Gerakan Aksi Bergizi bertujuan meningkatkan kesadaran remaja putri usia sekolah mengenai pentingnya menerapkan pola hidup sehat.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut mencakup edukasi konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) secara rutin setiap minggu, pembiasaan aktivitas fisik, penerapan pola makan bergizi seimbang, serta penguatan komitmen sekolah agar Gerakan Aksi Bergizi dapat dilakukan secara rutin setiap hari Jumat.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap para remaja putri memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan sejak dini, terutama dalam mencegah anemia,” kata Hari.

Ia menyebutkan, kegiatan tersebut menyasar sebanyak 450 siswi yang berasal dari SMP Islamiyah, MTs, dan Madrasah Aliyah Yayasan Pendidikan Islamiyah Hessa Air Genting.

Menurutnya, remaja putri merupakan calon ibu di masa depan yang perlu dipersiapkan dengan kondisi kesehatan dan status gizi yang baik agar mampu melahirkan generasi berkualitas.

Dalam amanat Bupati Asahan yang disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Asahan Mohammad Azmy Ismail, A.P., M.Si., ditegaskan bahwa Gerakan Aksi Bergizi di Sekolah merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas.

Menurutnya, pembiasaan konsumsi gizi seimbang dan pemberian Tablet Tambah Darah kepada remaja putri menjadi langkah strategis dalam mencegah anemia sekaligus mendukung percepatan penurunan stunting.

Selain Gerakan Aksi Bergizi, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) sebagai upaya deteksi dini terhadap kondisi kesehatan para pelajar.

Pemeriksaan tersebut bertujuan mengetahui faktor risiko kesehatan sejak awal sehingga dapat dilakukan tindak lanjut secara tepat.

Disampaikan pula bahwa Pemeriksaan Kesehatan Gratis merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo yang tidak hanya berorientasi pada pemeriksaan kesehatan, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan diri.

“Dengan kondisi tubuh yang sehat, para pelajar diharapkan lebih siap mengikuti proses pembelajaran, berprestasi, dan meraih cita-cita,” ujar Mohammad Azmy menyampaikan amanat Bupati Asahan.

Ia juga mengajak seluruh pelajar, khususnya remaja putri, agar disiplin mengonsumsi Tablet Tambah Darah setiap minggu serta memanfaatkan layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan.

Usai penyampaian amanat, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan plakat dari Pemerintah Kabupaten Asahan kepada Ketua Yayasan Pendidikan Islamiyah Hessa Air Genting.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penampilan yel-yel Gerakan Aksi Bergizi oleh siswa-siswi Yayasan Pendidikan Islamiyah Hessa Air Genting serta pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) secara simbolis oleh Ketua TP PKK Kabupaten Asahan kepada para siswi.

Selanjutnya, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan bersama rombongan melakukan peninjauan pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan skrining anemia melalui pemeriksaan kadar Hemoglobin (Hb) yang dilakukan oleh dokter serta tenaga kesehatan.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan pemeriksaan berjalan dengan baik sebagai bagian dari upaya mendukung percepatan penanggulangan stunting di Kabupaten Asahan. (AP/red)

Berita Terkait

Wesly Silalahi Sambut Calon Pengurus HIPMI Pematangsiantar, Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi
Pemprov Sumut Ajak Masyarakat Kenali Risiko dan Siaga Hadapi Bencana
Listrik Puluhan Rumah Warga Jalan Medan Gang Guppi Padam, Tim PLN Bergerak Cepat
Penetapan Tersangka dan DPO Apriansyah Diuji di PN Bengkulu, Kuasa Hukum Soroti Prosedur
Jembatan Perintis di Mangga Diresmikan, Pemko Medan Dorong Warga Rawat Fasilitas Bersama
Peringati Maulid Nabi 1448 H, Rico Waas Ajak Forum Minang Sati Jaga Persaudaraan
Delli Yudha Tinggalkan Medan, Fernando Batubara Jadi Dandim 0201: Rico Waas Tekankan Sinergi
Pemkab Samosir dan DPRD Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026, Pagu Anggaran Naik Jadi 838 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 13:41 WIB

Wesly Silalahi Sambut Calon Pengurus HIPMI Pematangsiantar, Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

Selasa, 15 September 2026 - 13:00 WIB

Pemprov Sumut Ajak Masyarakat Kenali Risiko dan Siaga Hadapi Bencana

Selasa, 15 September 2026 - 12:55 WIB

Listrik Puluhan Rumah Warga Jalan Medan Gang Guppi Padam, Tim PLN Bergerak Cepat

Selasa, 15 September 2026 - 12:50 WIB

Penetapan Tersangka dan DPO Apriansyah Diuji di PN Bengkulu, Kuasa Hukum Soroti Prosedur

Selasa, 15 September 2026 - 12:33 WIB

Jembatan Perintis di Mangga Diresmikan, Pemko Medan Dorong Warga Rawat Fasilitas Bersama

Selasa, 15 September 2026 - 12:24 WIB

Delli Yudha Tinggalkan Medan, Fernando Batubara Jadi Dandim 0201: Rico Waas Tekankan Sinergi

Selasa, 15 September 2026 - 10:32 WIB

Pemkab Samosir dan DPRD Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026, Pagu Anggaran Naik Jadi 838 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 10:22 WIB

DPD Kamtibmas Indonesia Kepri Ajukan Audiensi ke Polresta Barelang soal Dugaan Kejanggalan Perkara

Berita Terbaru