Manager ULP PLN Kisaran Menanggapi Tuduhan Aliansi Lembaga

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 24 Juni 2025 - 21:00 WIB

40968 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA, ASAHAN – Manager ULP Kisaran, Fadli Umawi menjawab tudingan yang dilontarkan Aliansi Lembaga se-Kabupaten Asahan saat aksi damai yang dilaksanakan pada Jumat, (20/6) lalu.

Fadli Umawi mengatakan jika semua tuntutan massa aksi unjuk rasa sedang dalam proses.

“Informasi ini sudah kami terima dan secara internal PLN sedang dalam proses tindaklanjut,” tulisnya melalui pesan WhatsApp, Senin, (23/6) sekitar pukul 14.28 WIB.

Namun, ketika media ini bertanya tentang proses seperti apa dilaksanakan, Fadli Umawi memilih bungkam dan tidak menjawab pesan Wartawan.

Pada hari Selasa pagi, (24/6), redaksi mendapat informasi tentang rak trafo, ada beberapa yang hilang di seputaran daerah Mutiara , kabel NYM 4×95 hilang padahal kabel tersebut baru dipasang 3 hari di depan Mesjid Raya Jalan Imambonjol, Kisaran Timur, Asahan.

Manager ULP PLN Kisaran kembali dikonfirmasi perihal informasi yang diterima redaksi, namun bukan jawaban sesuai pertanyaan yang diterima redaksi, tapi Manager ULP Kisaran, Fadli Umawi menerangkan tentang dugaan penjualan kabel tembaga yang dituntut Aliansi Lembaga se-Kabupaten Asahan pada aksi Demo, Jumat, (20/6) lalu.

“Kami belum mempunyai Bukti apapun dan sedang proses oleh tim di internal PLN,”sebutnya. Selasa, (24/6) sekitar pukul 12.03 WIB.

Fadli Umawi juga mengatakan jika Dana CSR bukan wewenang dari ULP PLN Kisaran.

“Terkait prosedur kerja itu, adalah petugas vendor PLN, dan itu sudah diklarifikasi sudah aman,” katanya melalui pesan WhatsApp tanpa memberikan keterangan yang lengkap tentang maksud kata aman.

Sebelumnya, Pada Jumat, (20/6), Aliansi Lembaga se-Kabupaten Asahan melontarkan seruan untuk segera mereformasi total di tubuh ULP PLN Kisaran Kota, menyusul sederet dugaan pelanggaran prosedur, penyalahgunaan aset negara, dan minimnya transparansi dalam pelayanan publik.

Dalam dokumen pernyataan sikap mereka, aliansi menuntut pencopotan Kepala ULP PLN Kisaran, Fadly Umawi, atas ketidakmampuan menjalankan fungsi kepemimpinan dan pengawasan terhadap bawahannya.

“Kami menemukan indikasi kuat bahwa perilaku menyimpang di tubuh PLN Kisaran bukan hanya insiden teknis, tapi sistemik, dan Kepala ULP tidak mengambil langkah korektif apa pun,” ujar Koordinator Aksi, Risky Nur Aldiyansyah, saat ditemui usai penyerahan dokumen.

Beberapa poin yang menjadi sorotan dalam tuntutan tersebut antara lain:

Dugaan penjualan kabel tembaga bekas yang merupakan aset negara.

Ketidakterbukaan dana CSR dan anggaran bulanan operasional PLN.

Pelanggaran prosedur kerja, termasuk pencopotan pegawai tanpa mekanisme resmi.

Keberadaan alat dan kabel ilegal di jaringan tiang listrik PLN yang menimbulkan risiko keselamatan.

Dominasi oknum internal yang disebut memiliki peran sentral dalam sejumlah keputusan tanpa transparansi.

Aliansi juga menyoal kerja sama PLN Kisaran dengan pihak ketiga (vendor), yang dinilai tidak berintegritas dan bahkan terlibat langsung dalam praktik penyimpangan.

Lebih jauh, mereka menilai bahwa kondisi ini telah menjauhkan PLN dari semangat pelayanan publik dan prinsip good governance yang digaungkan pemerintah.

“Jika tidak ada tindakan dari jajaran atas PLN maupun penegak hukum, kami siap membawa persoalan ini ke ranah hukum dan mengungkap lebih jauh aktor-aktor di balik kekacauan sistem ini,” tegas Risky.

Aliansi menegaskan bahwa tuntutan ini bukan serangan personal, melainkan panggilan untuk pembenahan sistemik agar PLN bisa kembali pada jalur pelayanan yang profesional dan berpihak pada masyarakat.(And)Pr

Berita Terkait

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Asahan Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Bangsa
Bupati Asahan Hadiri Pelantikan Pengurus GAMKI Asahan 2026–2029, Dorong Sinergi untuk Pembangunan Daerah
Terima LHP BPK, Asahan Kembali Sabet Opini WTP Ke-10 Tahun 2026
Bupati Asahan Saksikan Penyembelihan Sapi Bantuan Presiden Prabowo di Air Batu
Iduladha 2026, Pemkab Asahan Siapkan 84 Sapi dan 17 Kambing untuk Masyarakat
Pemkab Asahan Gelar Pawai Takbiran dan Buka Puasa Bersama Sambut Iduladha 1447 Hijriah
Jelang Iduladha, Dinas Peternakan Asahan Turunkan Tim Periksa Hewan Kurban di 25 Kecamatan
Rakorpem Mei 2026, Pemkab Asahan Fokus Sinkronisasi Program Nasional dan Daerah

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 20:30 WIB

Dampingi Presiden Prabowo, Wapres Gibran Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila ke-81

Senin, 1 Juni 2026 - 19:53 WIB

Polda Sumut Kerahkan 2.081 Personel untuk Amankan ASEAN U-19 Boys Bank Sumut Championship 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 17:40 WIB

Sejalan dengan Amanat Presiden Prabowo, Rico Waas Pastikan Nilai Pancasila Jadi Dasar Pelayanan Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 17:36 WIB

Guru di Pamekasan Rasakan Manfaat TPG, Pembelajaran Makin Interaktif Berbasis Teknologi

Senin, 1 Juni 2026 - 17:16 WIB

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Rico Waas Tegaskan Pancasila Harus Hidup dalam Pelayanan Publik

Senin, 1 Juni 2026 - 15:56 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Asahan Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Bangsa

Senin, 1 Juni 2026 - 13:56 WIB

Kapolda Sumut Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Persatuan Fondasi Keutuhan Bangsa

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026, Bobby Nasution Ajak ASN Sumut Amalkan Nilai-Nilai Pancasila

Berita Terbaru