Bersama Mendikdasmen, Rico Waas Tinjau SMPN 16 Medan, Mebelair Rusak Diganti Tahun Ini

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 14 September 2026 - 19:00 WIB

4067 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rico Waas memastikan mebelair rusak di SMPN 16 Medan diganti tahun ini. Abdul Mu’ti meninjau MBG, IFP, dan ruang kelas pascabanjir.

Rico Waas memastikan mebelair rusak di SMPN 16 Medan diganti tahun ini. Abdul Mu’ti meninjau MBG, IFP, dan ruang kelas pascabanjir.

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu’ti meninjau SMP Negeri 16 Medan pada Senin (14/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, Rico memastikan mebelair yang mengalami kerusakan akan diganti tahun ini untuk mendukung kenyamanan siswa selama mengikuti pembelajaran.

Saat meninjau ruang belajar, Rico melihat sejumlah meja siswa dalam kondisi melengkung sehingga dinilai perlu segera diganti. Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian dalam pembenahan fasilitas pendidikan di sekolah tersebut.

Rico mengatakan peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya berkaitan dengan kondisi bangunan sekolah, tetapi juga fasilitas yang digunakan siswa setiap hari.

Karena itu, Pemerintah Kota Medan memastikan kebutuhan mebelair di SMP Negeri 16 Medan akan dipenuhi melalui pengadaan tahun ini.

“Untuk tahun ini kita akan isi kembali mebelairnya supaya anak-anak lebih nyaman untuk belajar,” tegas Rico.

Kunjungan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan Ahmad Barli Mulia Nasution.

Selain melihat kondisi fasilitas belajar, Abdul Mu’ti meninjau sejumlah program pendidikan yang berjalan di SMP Negeri 16 Medan.

Salah satunya pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Abdul Mu’ti melihat langsung pelaksanaan program tersebut dan menyebut kegiatan berjalan lancar serta aman.

Ia juga berdialog dengan para siswa mengenai pelaksanaan MBG. Dalam dialog tersebut, para siswa menyampaikan harapan agar program tersebut dapat terus dilanjutkan sekaligus menyampaikan apresiasi kepada Presiden atas pelaksanaannya.

Abdul Mu’ti kemudian meninjau penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) atau papan interaktif digital dalam proses pembelajaran.

Perangkat tersebut telah dimanfaatkan guru sebagai media pembelajaran, termasuk untuk menyampaikan materi matematika. Penggunaan teknologi tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan metode pembelajaran yang lebih interaktif di ruang kelas.

Perhatian lain dalam kunjungan tersebut tertuju pada ruang kelas yang sebelumnya terdampak banjir.

Abdul Mu’ti meninjau ruang kelas yang telah selesai direhabilitasi. Menurutnya, pembangunan ruang kelas tersebut rampung pada Agustus 2026 sehingga proses pembelajaran kini kembali berlangsung sepenuhnya secara tatap muka.

“Semua kegiatan pembelajaran sekarang sudah berlangsung 100 persen, tidak perlu ada lagi yang melalui pembelajaran daring. Mudah-mudahan ke depan sekolah bisa lebih baik lagi, anak-anak bisa belajar lebih semangat lagi, dan mudah-mudahan ke depan tidak terjadi banjir,” ujar Abdul Mu’ti.

Pernyataan tersebut sekaligus menyoroti dua hal yang perlu mendapat perhatian, yakni keberlanjutan kualitas sarana pendidikan dan upaya mencegah persoalan banjir kembali mengganggu kegiatan belajar mengajar.

Abdul Mu’ti berharap hasil rehabilitasi dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi siswa. Ia juga meminta pihak sekolah menjaga dan merawat fasilitas yang telah diperbaiki.

Termasuk, kata dia, melakukan pengecatan pada bagian bangunan yang masih membutuhkan pembenahan agar lingkungan sekolah tetap aman, sehat, bersih, dan nyaman.

Dengan demikian, kunjungan Mendikdasmen dan Wali Kota Medan ke SMP Negeri 16 Medan tidak hanya menjadi momentum melihat proses pembelajaran, tetapi juga menyoroti kebutuhan fasilitas dasar siswa, keberlanjutan program MBG, pemanfaatan teknologi pembelajaran, serta kondisi sekolah setelah terdampak banjir.(MB/red)

Berita Terkait

Asahan Jalani Penilaian Akhir Kabupaten Ber-Aksi 2026, KPK Soroti Implementasi di Lapangan
Bukan Pidato, Dua Puisi Alias Wello Justru Curi Perhatian di Rakernas III PJS
Zulkifli Hasan Lantik Pengurus DPP PJS 2026–2027, Tantangan Konsolidasi Nasional Menanti
Samuel Silaen Ungkap Perannya Hanya Survei Harga Komputer
16 Orang Diperiksa, Tersangka Belum Ada: Ada Apa di Balik Dugaan Korupsi Komputer Dinkes Pematangsiantar
Wesly Silalahi Luncurkan PESONA BABANG QRIS TAMPAN, Pembayaran PBB-P2 Kini Makin Digital
Wali Kota Wesly Silalahi Terima Pengurus Wanita Islam, Bahas Sinergi dan Pemberdayaan Perempuan
TP PKK Pematangsiantar Raih Dua Penghargaan di Jambore Kader PKK Sumut 2026

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:24 WIB

Asahan Jalani Penilaian Akhir Kabupaten Ber-Aksi 2026, KPK Soroti Implementasi di Lapangan

Rabu, 4 November 2026 - 21:30 WIB

Bukan Pidato, Dua Puisi Alias Wello Justru Curi Perhatian di Rakernas III PJS

Rabu, 4 November 2026 - 20:59 WIB

Zulkifli Hasan Lantik Pengurus DPP PJS 2026–2027, Tantangan Konsolidasi Nasional Menanti

Rabu, 4 November 2026 - 16:34 WIB

Samuel Silaen Ungkap Perannya Hanya Survei Harga Komputer

Rabu, 4 November 2026 - 16:30 WIB

16 Orang Diperiksa, Tersangka Belum Ada: Ada Apa di Balik Dugaan Korupsi Komputer Dinkes Pematangsiantar

Rabu, 4 November 2026 - 14:40 WIB

Wali Kota Wesly Silalahi Terima Pengurus Wanita Islam, Bahas Sinergi dan Pemberdayaan Perempuan

Rabu, 4 November 2026 - 14:40 WIB

TP PKK Pematangsiantar Raih Dua Penghargaan di Jambore Kader PKK Sumut 2026

Rabu, 4 November 2026 - 14:17 WIB

Kejari Anambas Tetapkan Kades Lingai Tersangka Korupsi APBDes, Kerugian Negara Rp 1,14 Miliar

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Samuel Silaen Ungkap Perannya Hanya Survei Harga Komputer

Rabu, 4 Nov 2026 - 16:34 WIB