ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Puluhan rumah warga di kawasan pinggiran rel kereta api, Jalan Medan Gang Guppi, Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba, sempat mengalami pemadaman listrik secara mendadak, Selasa (15/9/2026).
Gangguan tersebut langsung dilaporkan warga kepada pihak PLN. Tim teknis kemudian bergerak ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan terhadap jaringan listrik yang mengalami gangguan.
Informasi awal mengenai pemadaman disampaikan salah seorang warga, Nary Simatupang, yang melaporkan bahwa aliran listrik di rumahnya dan sejumlah rumah di sekitarnya tiba-tiba terputus.
Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada Janno Marbun selaku Manager Unit Layanan Pelanggan (MULP) PLN Siantar Kota.
Mendapat laporan tersebut, Janno Marbun menginstruksikan tim teknis untuk segera melakukan pengecekan ke lokasi.
Tim yang dipimpin Maruli Pandapotan Siahaan bersama Risky Sipayung dan sejumlah siswa PKL kemudian mendatangi kawasan tersebut untuk melakukan pemeriksaan terhadap jaringan listrik.
Dari hasil pemeriksaan di lapangan, petugas menemukan bagian kabel jaringan yang mengalami kerusakan pada tiang listrik.
Menurut keterangan petugas, kabel tersebut diduga bersentuhan dengan kandang ternak milik warga. Kondisi tersebut diduga memicu gangguan pada jaringan hingga menyebabkan aliran listrik ke rumah-rumah warga terputus.
Petugas kemudian melakukan perbaikan sekaligus pengamanan terhadap jaringan yang mengalami gangguan.
“Kami segera melakukan perbaikan, pengamanan jaringan, hingga berhasil memulihkan kembali aliran listrik ke seluruh rumah warga di sana,” ungkap Maruli Pandapotan Siahaan saat ditemui di lokasi.
Setelah proses perbaikan dilakukan, aliran listrik ke rumah warga kembali normal.
Selain memperbaiki gangguan, petugas PLN juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga jarak aman antara jaringan listrik dengan bangunan maupun kandang ternak.
Maruli mengimbau warga untuk memperhatikan posisi kabel yang berada di sekitar bangunan agar tidak terjadi kontak yang berpotensi menimbulkan gangguan maupun membahayakan keselamatan.
“Sangat disarankan warga memasang tiang penyangga tambahan jika kabel melewati kandang ternak atau bangunan lain. Hal ini bisa sangat membahayakan keselamatan dan meminimalisir gangguan tak terduga,” jelasnya.
Imbauan tersebut menjadi penting karena keberadaan bangunan atau struktur tambahan yang terlalu dekat dengan jaringan listrik dapat meningkatkan risiko gangguan apabila tidak memenuhi ketentuan jarak aman.
Nary Simatupang mewakili warga sekitar menyampaikan apresiasi kepada petugas PLN yang dinilai cepat merespons laporan mengenai pemadaman listrik.
Menurut warga, pemulihan aliran listrik tersebut membantu masyarakat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari setelah sempat terganggu akibat pemadaman.
Respons cepat terhadap gangguan jaringan menjadi bagian penting dalam pelayanan kelistrikan, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan kepastian pasokan listrik untuk aktivitas rumah tangga.
Di sisi lain, kejadian ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak menempatkan bangunan, kandang ternak, maupun benda lainnya terlalu dekat dengan jaringan listrik.
Dengan pemulihan yang telah dilakukan, warga kembali mendapatkan pasokan listrik. Namun, aspek keselamatan jaringan tetap perlu menjadi perhatian bersama agar gangguan serupa tidak kembali terjadi.
Laporan : Larsen Simatupang-atapkota.
































